Cerita Calon Dokter Muda Peraih Wild Card ke Final Sunsilk Hijab Hunt 2019

Hestianingsih - wolipop Selasa, 14 Mei 2019 13:38 WIB
Foto: Hestianingsih/Wolipop Foto: Hestianingsih/Wolipop

Jakarta - Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2019 telah selesai digelar, baik secara offline di tujuh kota Indonesia, maupun online. Delapan pemenang dari audisi offline dan online telah ditemukan dan resmi menjadi finalis ajang pencarian bakat yang digelar Sunsilk dan detikcom tahun ini.

Dua peserta lainnya, mendapatkan wild card sebagai tiket istimewa untuk ikut juga berkompetisi di Grand Final Sunsilk Hijab Hunt 2019. Sehingga untuk tahun ini, finalis genap berjumlah 10 orang. Salah satu hijabers berbakat yang dipilih juri sebagai wild card adalah Nalaria Prakusya.

Mengikuti audisi di Bandung pada 6 Maret 2019, Nalaria hanya menjadi juara tiga. Namun kini calon dokter gigi ini siap beraksi kembali menampilkan bakatnya.

Memiliki passion yang kuat di bidang story telling dan stage performing membuat Nalaria Prakusya memberanikan diri untuk ikut audisi Sunsilk Hijab Hunt 2019. Wanita 21 tahun ini pun menampilkan tiga bakat sekaligus di hari pertama audisi di Bandung, yakni story telling, menyanyi dan bermain keyboard.

Nalaria unjuk bakat di panggung Sunsilk Hijab Hunt 2019 Bandung yang bertempat di Ballroom Masjid Trans Studio Mall, kawasan Gatot Subroto. Ia membawakan kisah terinspirasi dari Mulan.
Cerita Calon Dokter Muda Peraih Wild Card ke Final Sunsilk Hijab Hunt 2019Nalaria Prakusya. Foto: Hestianingsih/Wolipop

"Aku sangat suka story telling. Waktu masih mahasiswa S1 sering beri penyuluhan kesehatan gigi dan mulut ke anak-anak di sekitar Jawa Barat. Nah supaya nggak bosan aku sampaikan dengan story telling," kata Nalaria kepada Wolipop.

Wanita yang baru menyelesaikan kuliah S1 jurusan Kedokteran Gigi Universitas Maranata ini juga mengungkapkan ia sempat didiskriminasi karena berhijab. Sebagai stage performer, ia sering kali tidak diikutkan.

"Kalau perform show mereka bilang, sisihkan saja yang berhijab karena susah perform-nya. Sementara yang nggak berhijab lebih gampang. Jadi kadang merasa diskriminasinya di situ," cerita Nalaria.

Oleh karena itu bagi Nalaria, audisi Sunsilk Hijab Hunt 2019 dilihatnya menjadi kesempatan besar untuk menunjukkan bakat dan hobinya. Sekaligus menjadi ajang latihan untuk mengasah bakat story telling, saat dia nanti menjadi dokter muda.

"Sekarang lagi nunggu koas. Nanti kalau ditugaskan ke pedalaman kan bisa share pengalaman saya di Sunsilk Hijab Hunt ini ke anak-anak di sana," tutup calon dokter gigi muda ini.
(hst/hst)