Hijabers Ini Ngunyah Silet di Panggung Sunsilk Hijab Hunt, Berani Banget!

Silmia Putri - wolipop Minggu, 05 Mei 2019 17:09 WIB
Foto: Foto: Silmia/Wolipop Foto: Foto: Silmia/Wolipop

Jakarta - Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2019 Jakarta hari kedua tengah berlangsung di Trans Studio Mall Cibubur, Minggu (5/5/2019). Dari sekitar 500 peserta, terpilih 20 kontestan untuk tampil di babak selanjutnya.

Beragam bakat ditampilkan, mulai dari berdakwah hingga musikalisasi puisi. Di antara sekian banyak penampilan, satu hijabers berhasil membuat para juri merinding dan takjub.

Dia adalah Cindy Febria Ghozaliani, hijabers asal Banten. Cindy telah mendalami ilmu debus dalam satu tahun terakhir bersama pelatih di bawah organisasi Purna Prakarya Muda Indonesia. Bersama teman-temannya, ia belajar debus dengan teknik pernafasan.

Hijabers Ini Ngunyah Silet di Panggung Sunsilk Hijab Hunt, Berani Banget!Foto: Foto: Silmia/Wolipop


Tak tanggung-tanggung, ia menampilkan empat jenis debus di hadapan Nycta Gina dan Bella Almira. Pertama, ia memukul kepalanya dengan batu bata keras tanpa kesakitan ataupun luka. Kedua, ia berhasil memecahkan batako berukuran besar di pahanya.

Kemudian ia bermain dengan silet yang masih sangat tajam. Cindy menyilet tangan dan lidahnya tanpa membuatnya terluka. Silet tersebut kemudian ia kunyah hingga hancur lebur tanpa menyakiti mulutnya.

Aksi berlanjut saat Cindy memanggil rekannya untuk membengkokkan besi panjang. Ia berhasil membuat besi menjadi bengkok hanya dengan pengaturan nafas dan tekanan dari dadanya.

Setelah dua besi ia bengkokkan. Cindy memecahkan lampu LED panjang di kepalanya. Tak berhenti sampai di situ, ia mengunyah lampu tersebut hingga hancur berserakkan.

Aksi ini tentu membuat juri tercengang. Nycta dan Bella sempat memalingkan wajah karena merasa takut. Keduanya kompak memuji keberanian Cindy.

"Kamu mencerminkan tagline Hijab Hunt 2019 banget ya, Hijab Berani! Tapi kamu kelewat berani ya, haha," ujar Nycta Gina.

Di akhir penampilannya, Cindy berpesan kepada seluruh wanita khususnya hijabers untuk lebih berani. Debus merupakan kesenian daerah yang harus dilestarikan. Selama tidak menggunakan ilmu hitam, debus aman dilakukan dan dipelajari oleh siapa saja.
(sil/kik)