World Hijab Day, Ini 5 Kesalahpahaman Tentang Hijabers Menurut Riset
Silmia Putri - wolipop
Jumat, 01 Feb 2019 17:20 WIB
Jakarta
-
Meski industri fashion muslim menggaung beberapa waktu terakhir ini, pandangan orang tentang hijab masih penuh kontroversi. Di balik perayaan World Hijab Day, masih banyak orang dari berbagai negara yang menganggap hijab sebagai penindasan.
Menghadapi pemikiran tersebut, organisasi World Hijab Day (WHD) melakukan sruvey melalui media sosial. Hasil riset ini dikeluarkan pada World Hijab Day yang dirayakan setiap tanggal 1 Februari 2019.
Riset sederhana itu dilakukan di media sosial. Instagram World Hijab Day memiliki 40.000 followers, sedangkan Facebook-nya memiliki 790.000 followers. Dari survey yang dilakukan, ada lima negara yang menjadi responden terbanyak yaitu dari Pakistan, Malaysia, India, Nigeria, dan Indonesia. Berikut hasilnya.
Kesalahpahaman 1: Hijab adalah Penindasan
Tak sedikit orang yang menganggap hijab adalah sebuah penindasan. Hasil survey yang dilakukan WHD di Instagram menyimpulkan 97% hijabers merasa tidak tertindas dengan hijab, dan hanya 6% yang menyetujui pemikiran tersebut. Sedangkan di Facebook, ada 81% hijabers yang tidak merasa hijab adalah penindasan dan 19% yang setuju.
Pertanyaan lain yang diajukan adalah, apakah para hijabers perya diri dengan hijabnya? Di Instagram, ada 94% hijabers yang menjawab percaya diri diri, dan 6% menjawab tidak percaya diri. Di Facebook, ada 87% orang percaya diri dengan hijab dan 13% orang yang menjawab tidak percaya diri.
Kesalahpahaman 2: Wanita Dipaksa Pakai Hijab
Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah para hijabers dipaksa memakai hijab? Ada 93% orang menjawab tidak dan 7% menjawab ya di Instagram. Sedangkan di Facebook, ada 87% menjawab ya dan 13% menjawab tidak.
Salah satu responden berpendapat, justru banyak wanita yang merasa terpaksa harus kurus, langsing, dan tinggi, karena tuntutan media sosial. Hijab adalah kesadaran diri akan kewajiban terhadap Allah.
Kesalahpahaman 4: Wanita Dipaksa Pakai Hijab oleh Ayah atau Saudara Laki-laki
Pemikiran ini sangat lazim ditemukan di Timur Tengah. Banyak yang mengira wanita berhijab ditindas oleh kaum pria. Namun, hasil polling di Instagram menyimpulkan bahwa 94% orang tidak merasa dipaksa oleh orang lain dan hanya 6% yang merasa seperti itu. Sedangkan di Facebook, ada 86% yang menjawab tidak, dan 14% yang menjawab iya.
Kesalahpahaman 5: Hijab Membuat Wanita Terpenjara
Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah para hijabers merasa bebas dengan pakai hijab? Ada 98% menjawab ya dan 2% menjawab tidak di Instagram. Adapun di Facebook, ada 93% menjawab ya dan 7% menjawab tidak.
Banyak hijabers yang berpendapat masih bisa berdaya dengan hijab yang dipakai. Hijab tidak menghalangi karirnya. Bahkan, di beberapa negara seperti Indonesia, bisnis hijab cukup menjanjikan. (sil/sil)
Menghadapi pemikiran tersebut, organisasi World Hijab Day (WHD) melakukan sruvey melalui media sosial. Hasil riset ini dikeluarkan pada World Hijab Day yang dirayakan setiap tanggal 1 Februari 2019.
Riset sederhana itu dilakukan di media sosial. Instagram World Hijab Day memiliki 40.000 followers, sedangkan Facebook-nya memiliki 790.000 followers. Dari survey yang dilakukan, ada lima negara yang menjadi responden terbanyak yaitu dari Pakistan, Malaysia, India, Nigeria, dan Indonesia. Berikut hasilnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kesalahpahaman 1: Hijab adalah Penindasan
Tak sedikit orang yang menganggap hijab adalah sebuah penindasan. Hasil survey yang dilakukan WHD di Instagram menyimpulkan 97% hijabers merasa tidak tertindas dengan hijab, dan hanya 6% yang menyetujui pemikiran tersebut. Sedangkan di Facebook, ada 81% hijabers yang tidak merasa hijab adalah penindasan dan 19% yang setuju.
Pertanyaan lain yang diajukan adalah, apakah para hijabers perya diri dengan hijabnya? Di Instagram, ada 94% hijabers yang menjawab percaya diri diri, dan 6% menjawab tidak percaya diri. Di Facebook, ada 87% orang percaya diri dengan hijab dan 13% orang yang menjawab tidak percaya diri.
Ilustrasi hijab. Foto: Dok. Unsplash/AldyRkhanov |
Kesalahpahaman 2: Wanita Dipaksa Pakai Hijab
Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah para hijabers dipaksa memakai hijab? Ada 93% orang menjawab tidak dan 7% menjawab ya di Instagram. Sedangkan di Facebook, ada 87% menjawab ya dan 13% menjawab tidak.
Salah satu responden berpendapat, justru banyak wanita yang merasa terpaksa harus kurus, langsing, dan tinggi, karena tuntutan media sosial. Hijab adalah kesadaran diri akan kewajiban terhadap Allah.
Kesalahpahaman 4: Wanita Dipaksa Pakai Hijab oleh Ayah atau Saudara Laki-laki
Pemikiran ini sangat lazim ditemukan di Timur Tengah. Banyak yang mengira wanita berhijab ditindas oleh kaum pria. Namun, hasil polling di Instagram menyimpulkan bahwa 94% orang tidak merasa dipaksa oleh orang lain dan hanya 6% yang merasa seperti itu. Sedangkan di Facebook, ada 86% yang menjawab tidak, dan 14% yang menjawab iya.
Kesalahpahaman 5: Hijab Membuat Wanita Terpenjara
Pertanyaan selanjutnya adalah, apakah para hijabers merasa bebas dengan pakai hijab? Ada 98% menjawab ya dan 2% menjawab tidak di Instagram. Adapun di Facebook, ada 93% menjawab ya dan 7% menjawab tidak.
Banyak hijabers yang berpendapat masih bisa berdaya dengan hijab yang dipakai. Hijab tidak menghalangi karirnya. Bahkan, di beberapa negara seperti Indonesia, bisnis hijab cukup menjanjikan. (sil/sil)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Most Popular
1
Jessie Buckley Ungkap Alasan Suami Tak Pernah Menemaninya di Karpet Merah
2
50 Ucapan Selamat Tidur Bahasa Inggris Romantis, Bikin Pacar Senyum Meleleh
3
Beauty Influencer China Lunasi Utang Rp 900 Juta, Dituduh Pura-pura Lumpuh
4
Istri Ceraikan Suami Usai Lihat Bukti Perselingkuhan Dari Promosi di TikTok
5
Foto: Adu Gaya Han So Hee Hingga Mingyu SEVENTEEN, Eksis di Acara DIOR
MOST COMMENTED












































Ilustrasi hijab. Foto: Dok. Unsplash/AldyRkhanov