Sunsilk Hijab Hunt 2018
Cinta Indonesia, Hijabers Ini Ajarkan Orang Asing Kebudayaan Lokal
wolipop
Sabtu, 19 Mei 2018 19:01 WIB
Jakarta
-
Mencintai Indonesia bisa ditunjukkann dengan cara apapun, di antaranya mengenalkan budaya lokal ke mata dunia. Begitulah yang dilakukan seorang hijabers bernama Astri.
Astri menceritakan kisahnya yang kini menyibukkan diri dengan mengajarkan budaya Indonesia kepada orang-orang asing. Ia pun tergabung dalam komunitas bernama Indonesian Heritage Society, di mana 90 persen anggotanya adalah orang asing yang tinggal di Indonesia.
"Aku merasa aku adalah anak daerah yang bangga sama budayaku sendiri. Pernah dulu mengajar di sekolah internasional, aku infuse budayaku kepada murid-muridku dengan cara menyenangkan," ujar Astri di tengah audisi Sunsilk Hijab Hunt Jakarta.
Murid Astri di komunitas ini beragam. Ada yang merupakan istri duta besar negara asing yang tengah bertugas di Indonesia, ada pula pengajar di sekolah-sekolah internasional.
Dalam komunitas, Astri mengenalkan budaya Indonesia dengan saling berbagi pengetahuan soal budaya. Ada kalanya membatik, ada waktunya juga membahas film dokumenter budaya, bahkan tur bersama ke museum.
Menurutnya, mengajarkan budaya Indonesia ke orang asing tidak dimulai dengan mudah. Astri yang ikut komunitas Indonesia Heritage sejak awal tahun itu tak langsung disambut hangat. Alasannya, ia mengenakan hijab di kepalanya.
"Di hari pertama kita nonton film dokumenter, aku menyapa mereka dengan riang tapi mereka seperti menjaga jarak," lanjutnya.
Walau sempat mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan, justru itu tak mematahkan semangatnya. Karakternya pun kini sukses membuat ia disukai, bahkan sekaligus mengenalkan budaya lewat hijab.
"Aku pingin nunjukin hijab bisa bergaul, jangan takutlah, kita fun kok. Sekarang mereka malah seneng kalo hijabku ada sentuhan batiknya," imbuh peserta asal Tasikmalaya ini.
Di audisi Sunsilk Hijab Hunt Jakarta, Astri menunjukkan bakatnya menyanyi. Tak hanya senang nyanyi, ia juga menciptakan lagu sendiri. Salah satu single bahkan sudah ia daftarkan ke aplikasi musik seperti iTunes dan Spotify. (/)
Astri menceritakan kisahnya yang kini menyibukkan diri dengan mengajarkan budaya Indonesia kepada orang-orang asing. Ia pun tergabung dalam komunitas bernama Indonesian Heritage Society, di mana 90 persen anggotanya adalah orang asing yang tinggal di Indonesia.
"Aku merasa aku adalah anak daerah yang bangga sama budayaku sendiri. Pernah dulu mengajar di sekolah internasional, aku infuse budayaku kepada murid-muridku dengan cara menyenangkan," ujar Astri di tengah audisi Sunsilk Hijab Hunt Jakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam komunitas, Astri mengenalkan budaya Indonesia dengan saling berbagi pengetahuan soal budaya. Ada kalanya membatik, ada waktunya juga membahas film dokumenter budaya, bahkan tur bersama ke museum.
Menurutnya, mengajarkan budaya Indonesia ke orang asing tidak dimulai dengan mudah. Astri yang ikut komunitas Indonesia Heritage sejak awal tahun itu tak langsung disambut hangat. Alasannya, ia mengenakan hijab di kepalanya.
"Di hari pertama kita nonton film dokumenter, aku menyapa mereka dengan riang tapi mereka seperti menjaga jarak," lanjutnya.
Walau sempat mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan, justru itu tak mematahkan semangatnya. Karakternya pun kini sukses membuat ia disukai, bahkan sekaligus mengenalkan budaya lewat hijab.
"Aku pingin nunjukin hijab bisa bergaul, jangan takutlah, kita fun kok. Sekarang mereka malah seneng kalo hijabku ada sentuhan batiknya," imbuh peserta asal Tasikmalaya ini.
Di audisi Sunsilk Hijab Hunt Jakarta, Astri menunjukkan bakatnya menyanyi. Tak hanya senang nyanyi, ia juga menciptakan lagu sendiri. Salah satu single bahkan sudah ia daftarkan ke aplikasi musik seperti iTunes dan Spotify. (/)











































