ADVERTISEMENT

Sunsilk Hijab Hunt 2018

Cerita Hijabers Tentang Indahnya Toleransi Beragama di Maluku

silm - wolipop Jumat, 13 Apr 2018 17:10 WIB
#CeritaHijabku Sunsilk Hijab Hunt 2018. Toleransi di Maluku. Foto: Dian Resti
Jakarta - Indonesia memiliki keberagaman budaya, suku, dan agama yang indah. Hal ini dirasakan oleh salah satu peserta Sunsilk Hijab Hunt 2018, Dian Resti saat melakukan KKN (Kuliah Kerja Nyata) di kawasan Maluku Tengah.

Dian bersama teman-temannya dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan KKN selama 2 bulan di Desa Lesluru, Kecamatan Teon Nila Serua, Kabupaten Maluku Tengah pada tahun 2017. Satu kelompok terdiri dari lima orang, dua orang di antaranya wanita berhijab.

Cerita Hijabers Tentang Indahnya Toleransi Beragama di Maluku#CeritaHijabku Tentang Indahnya Toleransi Beragama di Maluku. Foto: Dian Resti

Desa tersebut merupakan tempat berkumpulnya warga yang dievakuasi dari tiga pulau kecil, yaitu Pulau Teon, Pulau Nila, dan Pulau Serua. Desa kecil ini didominasi oleh umat Katolik taat.

Dian bersama teman-temannya banyak melakukan kegiatan yang berhubungan dengan sosialisasi kesehatan. Mahasiswi Jurusan Farmasi UGM ini bekerja sama dengan teman-temannya dari jurusan Kedokteran Gigi dan Kebidanan.

Kegiatan yang ia lakukan di sana cukup bervariasi, seperti sosialisasi cuci tangan dan sikat gigi dengan benar kepada anak-anak, pemeriksaan gigi dan mulut, dan sosialisasi obat tanaman keluarga. Mereka bertemu dan bermain langsung dengan anak-anak.

Cerita Hijabers Tentang Indahnya Toleransi Beragama di Maluku#CeritaHijabku Indahnya Toleransi Beragama di Maluku. Foto: Dian Resti
Didominasi oleh umat Katolik, banyak anak-anak yang bertanya kepada Dian tentang hijab yang dikenakannya. Sebagian dari mereka masih merasa awam dengan bentuk kerudung yang dikenakan Dian.

Meski begitu, Dian mengaku masyarakat di sana sangat menghormatinya. Hijab justru membuat warga di sana lebih merasa segan padanya, sehingga Dian diperlakukan dengan sangat baik.

"Kami sempat menghabiskan satu minggu puasa Ramadhan di sana. Subhanallah, mereka malah ikut bangun dini hari untuk menyiapkan makanan sahur untuk kami. Toleransi di sana sangat indah," ungkap Dian kepada Wolipop via telepon pada Kamis (13/04/2018).

Cerita Hijabers Tentang Indahnya Toleransi Beragama di Maluku#CeritaHijabku Toleransi Beragama di Maluku. Foto: Dian Resti
Dian bersama-sama temannya juga mengisi materi tentang kesehatan di kegiatan gereja. "Setiap minggu di gereja ada kegiatan rohani bernama Rabu Gembira untuk anak-anak. Saya dan teman-teman mengisi materi tentang kesehatan saja. Para guru di sana, yang kalau di Islam itu ustadzah gitu ya, tidak merasa takut mengenalkan kami yang berkerudung kepada anak-anak," tutur Dian.

Kegiatan itu mengingatkan Dian tentang indahnya kebudayaan di Indonesia. Ia merasa senang hijabnya tidak jadi penghalang untuk bisa berteman dan bersaudara dengan siapa saja. Ia siap berbagi inspirasi ini melalui #CeritaHijabku Sunsilk Hijab Hunt 2018.

Bagi yang belum mendaftar audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018, kesempatan masih terbuka lebar. Daftarkan dirimu secara online di website resmi Sunsilk Hijab Hunt 2018 DI SINI. Atau bisa juga datang langsung saat audisi.

Untuk Anda yang berada di Yogyakarta, hadiri audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018 tanggal 14-15 April 2018 di Atrium Hartono Mall. Akan ada bintang spesial yang akan meramaikan audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018. Siapa dia? Simak selengkapnya DI SINI.

(sil/sil)
Breaking News
×
Ledakan di Bandung
Ledakan di Bandung Selengkapnya