Desainer Hijab Indonesia 'KAMI' Kembali Tampil di Korea
Silmia Putri - wolipop
Rabu, 07 Mar 2018 18:47 WIB
Jakarta
-
Satu persatu, desainer modest Indonesia mulai dikenal dunia. Setelah Vivi Zubedi memamerkan koleksinya di New York Fashion Week 2018 lalu, kini giliran label modest fashion KAMI menyapa Korea Selatan.
KAMI yang digawangi tiga wanita cantik; Istafiana Candarini, Nadya Karina, dan Afina Candarini akan memamerkan koleksi terbarunya di Seoul Fashion KODE 2018. Perhelatan tersebut akan dilaksanakan pada 15-17 Maret 2018 bertempat di S-Factory, Seoul, Korea Selatan.
Bukan pertama kalinya desainer Indonesia melenggang di acara itu. Sudah tiga tahun kerjasama terjalin antara Indonesia Fashion Forward dan Korea Creative Agency.
"Setiap tahunnya, desainer Korea tampil di Jakarta Fashion Week. Ini pun tahun ketiga desainer Indonesia tampil di Seoul Fashion KODE Korea," ungkap Lenni Tedja sebagai Direktur Jakarta Fashion Week pada acara press conference di Fashionlink, Senayan City, Jakarta.
Baca Juga: Go International, Brand Busana Muslim NurZahra Disukai di Jepang
Tahun ini Indonesia diwakili oleh KAMI dan Bateeq. Masing-masing brand akan memamerkan 15 look.
Sesuai DNA desainnya, Bateeq akan kembali mengenalkan motif batik khas Indonesia ke pasar Korea. Bateeq pun akan membawa busana dengan kain ramah lingkungan. Sebagian kainnya terbuat dari bambu.
Sementara KAMI akan membawa tema 'The Lazy Sunday Morning' di panggung tersebut. Para desainer KAMI terinspirasi dari busana 'rumah' yang nyaman dikenakan.
Mereka pun mengaku antusias menyambut pergelaran ini. "Ini pertama kalinya kami show di Asia Timur, kita excited sekaligus penasaran pasarnya di mana bagaimana. Kita pengennya tidak hanya fashion show saja, tapi benar benar berlanjut bisa berjualan di sana, seperti yang kami lakukan di Malaysia," ungkap Nadya Karina.
Bahan-bahan yang diangkat dalam koleksinya kali ini cukup kompleks, mulai dari organza, knit wear, hingga kaos. KAMI akan memulas kainnya dengan motif marble atau marmer yang kekinian.
Baca Juga: Kendala Desainer Go International: Anggapan Brand Indonesia Pasti Jelek
Berbicara tentang modest fashion, KAMI memprediksi jenis busana ini mulai diterima oleh pasar Korea. Semakin banyak wanita berhijab di sana.
Hal ini diamini oleh Lenni Tadja. "Pihak agensi Korea mengaku kalau pasar modest fashion ini masih baru, tapi sangat potensial. Untuk itu, mereka sangat antusias."
Namun, KAMI sendiri belum memutuskan apakah penampilan para model akan full mengenakan hijab atau tidak. Bagi KAMI, modest wear yang dia bawa sebenarnya lebih luas dan bisa dikenakan siapa saja. (sil/ami)
KAMI yang digawangi tiga wanita cantik; Istafiana Candarini, Nadya Karina, dan Afina Candarini akan memamerkan koleksi terbarunya di Seoul Fashion KODE 2018. Perhelatan tersebut akan dilaksanakan pada 15-17 Maret 2018 bertempat di S-Factory, Seoul, Korea Selatan.
Bukan pertama kalinya desainer Indonesia melenggang di acara itu. Sudah tiga tahun kerjasama terjalin antara Indonesia Fashion Forward dan Korea Creative Agency.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca Juga: Go International, Brand Busana Muslim NurZahra Disukai di Jepang
Tahun ini Indonesia diwakili oleh KAMI dan Bateeq. Masing-masing brand akan memamerkan 15 look.
Foto: Silmia Putri |
Sementara KAMI akan membawa tema 'The Lazy Sunday Morning' di panggung tersebut. Para desainer KAMI terinspirasi dari busana 'rumah' yang nyaman dikenakan.
Mereka pun mengaku antusias menyambut pergelaran ini. "Ini pertama kalinya kami show di Asia Timur, kita excited sekaligus penasaran pasarnya di mana bagaimana. Kita pengennya tidak hanya fashion show saja, tapi benar benar berlanjut bisa berjualan di sana, seperti yang kami lakukan di Malaysia," ungkap Nadya Karina.
Bahan-bahan yang diangkat dalam koleksinya kali ini cukup kompleks, mulai dari organza, knit wear, hingga kaos. KAMI akan memulas kainnya dengan motif marble atau marmer yang kekinian.
Baca Juga: Kendala Desainer Go International: Anggapan Brand Indonesia Pasti Jelek
Berbicara tentang modest fashion, KAMI memprediksi jenis busana ini mulai diterima oleh pasar Korea. Semakin banyak wanita berhijab di sana.
Hal ini diamini oleh Lenni Tadja. "Pihak agensi Korea mengaku kalau pasar modest fashion ini masih baru, tapi sangat potensial. Untuk itu, mereka sangat antusias."
Namun, KAMI sendiri belum memutuskan apakah penampilan para model akan full mengenakan hijab atau tidak. Bagi KAMI, modest wear yang dia bawa sebenarnya lebih luas dan bisa dikenakan siapa saja. (sil/ami)
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Fresh dalam 15 Menit, Rahasia Glow Alami dengan SKINFOOD Food Mask!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Bebas Jerawat Saat Lebaran dengan Numbuzin No.1 Pantothenic B5 Active Soothing Cream, Skincare Favorit dari Korea!
Elektronik & Gadget
Lari, Gowes, atau Workout? Tetap Dengar Sekitar dengan JOVITECH Wireless BC61 Bone Conduction Runfree Earphone!
Perawatan dan Kecantikan
Review Cushion Lokal Favorit untuk Makeup Lebaran yang Flawless dan Tahan Seharian!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
8 Amalan Lailatul Qadar yang Bisa Dilakukan Wanita Saat Haid
Baju Lebaran 2026
7 Inspirasi Baju Tunik Lebaran 2026 yang Kece dan Modis
Baju Lebaran 2026
Baju Lebaran Diskon 50% di GlamLocal Ramadan Grand Metropolitan Mall Bekasi
40 Ucapan Lebaran Bahasa Inggris untuk Parcel Lebaran, Simple tapi Bermakna
Jenna Kaia & Bath & Body Works Kolaborasi Hadirkan Modest Wear dan Aroma Mewah
Most Popular
1
Adu Gaya Personel BLACKPINK di Paris Fashion Week 2026, Lisa Pamer Pusar
2
8 Amalan Lailatul Qadar yang Bisa Dilakukan Wanita Saat Haid
3
Gaya Effortless Sherina Munaf di Acara One Piece Live Action, Banjir Pujian
4
Pramugari Ungkap Kelakuan Miliuner di Superyacht: Cincin Kawin Hanya Dekorasi
5
Gaya Fuji & Felicya Angelista Kompak Tampil Bak Artis Bollywood Pakai Lehenga
MOST COMMENTED












































Foto: Silmia Putri