Sunsilk Hijab Hunt 2017
Indah Sundari, Psikolog Cantik Jago Lyrical Dance Finalis Sunsilk Hijab Hunt
Arina Yulistara - wolipop
Selasa, 30 Mei 2017 16:17 WIB
Jakarta
-
Bakat yang dimiliki finalis Sunsilk Hijab Hunt 2017 cukup beragam, salah satunya menari. Indah Sundari Jayanti merupakan finalis ajang pencarian hijabers berbakat tingkat nasional itu dengan bakat menari. Yuk mengenal lebih dekat dengan Indah.
Saat berbincang dengan Wolipop, Indah ternyata seorang psikolog. Namun ia belum aktif sebagai psikolog karena sedang melanjutkan pendidikannya di Magister Profesi Psikolog di Universitas Padjadjaran. Selain itu, Indah berprofesi sebagai model. Bahkan ia merupakan salah satu pendiri sekolah modeling ID Modeling School di Bandung, Jawa Barat.
Meski menempuh pendidikan psikologi dan besar di dunia modeling, Indah memiliki satu minat yang sangat disukainya sampai saat ini yaitu menari. Indah menekuni tari sejak duduk di bangku sekolah. Ia pun sering menjadi juara di berbagai lomba tari sejak SMA. Mojang Bnadung itu mengaku pernah menjadi juara satu dan dua dalam lomba tari antar SMA di Bandung. Indah juga pernah menduduki peringkat satu dalam ajang Nasional Cover Dance Competition pada 2012.
Mulai dari SMA sampai 2012, Indah mengaku lebih sering menampilkan modern dance baik saat sekolah hingga kuliah. Sampai ketika di 2012 ia memutuskan berhijab. Setelah berhijab, Indah bingung bagaimana ya caranya agar tetap bisa mengikuti passion tanpa terhalang jilbabnya. Menurutnya, banyak gerakan tari yang perlu dibatasi ketika sudah memutuskan berhijab agar tidak terlihat terlalu meliukkan tubuh. Kemudian ia menemukan kalau lyrical dance menjadi salah satu alternatif untuk tetap menari dan berhijab.
"Setelah berhijab aku berpikir gimana ya caranya agar aku bisa tetap dance karena banyak gerakan yang harus dibatasi. Terinsprasid dari Ardhy Dwiki IMB (Indonesia Mencari Bakat), aku lihat oh ada ya lyrical dance, terus aku cari di YouTube, aku pelajar. Oh ternyata lyrical dance ini perpaduan balet, jazz, kontemporer, gerakan yang kita lakukan mencerminkan intrepetasi dari lagunya, makna dari liriknya," papar Indah kepada Wolipop di Hotel Diradja, Tendean, Jakarta Selatan, Senin (29/5/2017).
Indah pun mulai belajar lyrical dance sejak 2012. Terkadang ia suka diminta tampil di acara kampusnya. Meski sudah berusaha untuk membatasi gerakan tari setelah berhijab namun ternyata masih ada saja yang berkomentar buruk kepadanya.
Indah bercerita kalau ia pernah mendapat beberapa komentar negatif di Instagram. "Aku sering latihan di komunitas Padja Dance sama alumni atau junior aku. Biasaya kalau latihan selalu kita videoin dan masukin ke Instagram. Terkadang aku suka pakai kupluk dan ciput doang, kadang aku pakai jilbab juga. Nah suka ada yang komen nggak baik misalnya yang aku inget itu ada yang bilang 'Kok berhijab lenggak-lenggok malu-maluin Islam saja'," tambahnya.
Ketika ada komentar buruk, Indah memilih mendiamkannya saja. Brand ambassador Zoya Bandung itu memilih fokus terhadap apa yang akan dilakukannya. Dengan ikut Sunsilk Hijab Hunt, ia pun berusaha membuktikan kalau hijab tidaklah menjadi penghalang untuk menekuni passion.
Dalam rangka mempersiapkan malam final Sunsilk Hijab Hunt 2017 pada Minggu (28/5/2017), Indah berusaha untuk tetap latihan di sela-sela waktu senggang. Meski demikian, ia juga tidak terlalu memaksakan diri untuk terus latihan supaya kesehatannya tetap terjaga hingga malam final nanti.
"Yang penting bagiku fisik karena nanti aku menari full empat menit dari awal sampaiakhir tanpa bantuan dr dancer lain. Sebenarnya sebelum karantina aku sudah latihan tapi pas coaching kemarin ada beberapa gerakan yang lebih didinamikain saja. Aku tetap terus latihan kadang sendiri di kamar mandi tapi tetap jaga fisik ya, ini saja dari kemarin sudah batuk terus," kata Indah.
Di akhir kata, Indah berharap bisa memberikan penampilan terbaik. Baginya menang itu bonus, yang penting ia ingin membuktikan bahwa menari sudah bagian dari dirinya sejak dulu baik sebelum maupun setelah berhijab.
"Masuk sepuluh besar ini saja aku sudah senang banget alhamdulillah. Dulu soalnya mau ikut di 2015 tapi bentrok sama kontrak. DI 2017 ini pun banyak keraguan untuk ikut, aku daftar last minute jadi peserta tiga terakhir di Bandung eh nggak nyangka bisa jadi juara satu favorit juri Bandung. Untuk final kalau menang bonus dari usahaku yang penting bisa menampilkan yang terbaik, pengen banggain teman-teman, sahabat, yang sudah dukung aku, pengen nunjukin sama semua orang kalau dance itu sudah nyatu banget didiriku," tutupnya.
(ays/ays)
Saat berbincang dengan Wolipop, Indah ternyata seorang psikolog. Namun ia belum aktif sebagai psikolog karena sedang melanjutkan pendidikannya di Magister Profesi Psikolog di Universitas Padjadjaran. Selain itu, Indah berprofesi sebagai model. Bahkan ia merupakan salah satu pendiri sekolah modeling ID Modeling School di Bandung, Jawa Barat.
Foto: dok. Arina Yulistara/Wolipop |
Meski menempuh pendidikan psikologi dan besar di dunia modeling, Indah memiliki satu minat yang sangat disukainya sampai saat ini yaitu menari. Indah menekuni tari sejak duduk di bangku sekolah. Ia pun sering menjadi juara di berbagai lomba tari sejak SMA. Mojang Bnadung itu mengaku pernah menjadi juara satu dan dua dalam lomba tari antar SMA di Bandung. Indah juga pernah menduduki peringkat satu dalam ajang Nasional Cover Dance Competition pada 2012.
Mulai dari SMA sampai 2012, Indah mengaku lebih sering menampilkan modern dance baik saat sekolah hingga kuliah. Sampai ketika di 2012 ia memutuskan berhijab. Setelah berhijab, Indah bingung bagaimana ya caranya agar tetap bisa mengikuti passion tanpa terhalang jilbabnya. Menurutnya, banyak gerakan tari yang perlu dibatasi ketika sudah memutuskan berhijab agar tidak terlihat terlalu meliukkan tubuh. Kemudian ia menemukan kalau lyrical dance menjadi salah satu alternatif untuk tetap menari dan berhijab.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indah pun mulai belajar lyrical dance sejak 2012. Terkadang ia suka diminta tampil di acara kampusnya. Meski sudah berusaha untuk membatasi gerakan tari setelah berhijab namun ternyata masih ada saja yang berkomentar buruk kepadanya.
Foto: Instagram @sundariindah |
Indah bercerita kalau ia pernah mendapat beberapa komentar negatif di Instagram. "Aku sering latihan di komunitas Padja Dance sama alumni atau junior aku. Biasaya kalau latihan selalu kita videoin dan masukin ke Instagram. Terkadang aku suka pakai kupluk dan ciput doang, kadang aku pakai jilbab juga. Nah suka ada yang komen nggak baik misalnya yang aku inget itu ada yang bilang 'Kok berhijab lenggak-lenggok malu-maluin Islam saja'," tambahnya.
Ketika ada komentar buruk, Indah memilih mendiamkannya saja. Brand ambassador Zoya Bandung itu memilih fokus terhadap apa yang akan dilakukannya. Dengan ikut Sunsilk Hijab Hunt, ia pun berusaha membuktikan kalau hijab tidaklah menjadi penghalang untuk menekuni passion.
Dalam rangka mempersiapkan malam final Sunsilk Hijab Hunt 2017 pada Minggu (28/5/2017), Indah berusaha untuk tetap latihan di sela-sela waktu senggang. Meski demikian, ia juga tidak terlalu memaksakan diri untuk terus latihan supaya kesehatannya tetap terjaga hingga malam final nanti.
"Yang penting bagiku fisik karena nanti aku menari full empat menit dari awal sampaiakhir tanpa bantuan dr dancer lain. Sebenarnya sebelum karantina aku sudah latihan tapi pas coaching kemarin ada beberapa gerakan yang lebih didinamikain saja. Aku tetap terus latihan kadang sendiri di kamar mandi tapi tetap jaga fisik ya, ini saja dari kemarin sudah batuk terus," kata Indah.
Di akhir kata, Indah berharap bisa memberikan penampilan terbaik. Baginya menang itu bonus, yang penting ia ingin membuktikan bahwa menari sudah bagian dari dirinya sejak dulu baik sebelum maupun setelah berhijab.
"Masuk sepuluh besar ini saja aku sudah senang banget alhamdulillah. Dulu soalnya mau ikut di 2015 tapi bentrok sama kontrak. DI 2017 ini pun banyak keraguan untuk ikut, aku daftar last minute jadi peserta tiga terakhir di Bandung eh nggak nyangka bisa jadi juara satu favorit juri Bandung. Untuk final kalau menang bonus dari usahaku yang penting bisa menampilkan yang terbaik, pengen banggain teman-teman, sahabat, yang sudah dukung aku, pengen nunjukin sama semua orang kalau dance itu sudah nyatu banget didiriku," tutupnya.
(ays/ays)
Elektronik & Gadget
Suara Lebih Jernih dengan MISENI Q8 Mic Kecil Jepit Clip on yang Wajib Dimiliki Content Creator!
Elektronik & Gadget
Review Anker Nano 10.000mAh 45W Powerbank Canggih Beda dari yang Lain!
Perawatan dan Kecantikan
Rambut Auto Fresh Tanpa Keramas dengan Dry Shampoo Andalan dari Batiste yang Praktis Banget!
Perawatan dan Kecantikan
Bibir Auto On Point, Duo Timephoria yang Bikin Tampilan Makin Fresh & Glowing!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Brand Hijab Buttonscarves hingga Benang Jarum Gelar Amal Saat Ramadan
Viral Pria Jahit Sendiri 30 Baju Lebaran, Penampilannya Ziarah Jadi Sorotan
60 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 Islami yang Penuh Doa
Rekomendasi Hijab Pashmina Viscose untuk Lebaran 2026, Harga Mulai Rp 60 Ribu
Baju Lebaran 2026
7 Rekomendasi Setelan Lebaran 2026: Koleksi Baju One Set Ala Gen Z
Most Popular
1
Fakta Ngeri Model yang Dibunuh Eks Kekasih, Kini Kepalanya Hilang dari Peti
2
Lee Hi dan DOK2 Go Public, Persahabatan 10 Tahun Berubah Jadi Kisah Cinta
3
8 Jam Mewah Georgina Rodriguez, Pacar Ronaldo, Setara Rumah Miliaran
4
Rambut Putih Bukan karena Usia, Ini Kisah Wanita dengan Kondisi Genetik Langka
5
5 Rekomendasi Drama China Terbaru 2026 yang Lagi Populer dan Wajib Ditonton
MOST COMMENTED












































Foto: dok. Arina Yulistara/Wolipop
Foto: Instagram @sundariindah