Sunsilk Hijab Hunt 2017
Hijabers Ini Habiskan 18 Jam di Jalan Demi Audisi Sunsilk Hijab Hunt Medan
Arina Yulistara - wolipop
Sabtu, 08 Apr 2017 10:23 WIB
Jakarta
-
Sunsilk Hijab Hunt 2017 menggelar audisinya hari ini, Sabtu (8/4/2017) di Medan, Sumatera Utara. Bertempat di Four Points, Jl. Gatot Subroto, para hijabers yang berdomisili di Medan dan sekitarnya berbondong-bondong untuk mengikuti audisinya. Tepat pukul 09.00, hampir seratus hijabers sudah memenuhi area audisi.
Dari semua yang hadir, beberapa peserta berasal dari luar Medan. Mereka rela menempuh perjalanan jauh demi mengikuti audisi kontes unjuk bakat tingkat nasional tersebut. Seperti yang diakui oleh slaah satu peserta bernama Fania Rahmadita.
Fania yang berasal dari Bukittinggi, Padang menghabiskan waktu 18 jam lewat jalur darat untuk bisa audisi hari ini. Wanita 24 tahun itu ditemani sang ibunda dan kakak tercinta ketika datang ke Four Points. Ia mengatakan berangkat dari Bukittinggi sejak Kamis sore (6/4/2017) dan baru tiba di Medan pada Jumat siang (7/4/2017).
"Karena jalanan rusak jadi perjalanan cukup lama sekitar 18 jam naik mobil. Di Medan aku sama mama dan abang nginap di hotel," ujar wanita yang berprofesi sebagai perawat gigi itu saat diwawancara Wolipop, Sabtu (8/4/2017).
Meski lelah menghabiskan waktu belasan jam di jalan namun Fania tetap semangat. Ia berharap dengan bakat menyanyi dan menulis puisi bisa lolos ke tahap berikutnya sehingga dapat menginspirasi muslimah lainnya.
Selain Fania, ada peserta lain yang butuh waktu belasan jam untuk sampai di lokasi audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017 Medan. Dia adalah Tri Mayasari. Hijabers 18 tahun asal Riau itu mengatakan pergi menggunakan bus umum untuk sampai di Medan. Perjalanan yang ditempuh sekitar 13 jam.
"Aku naik bus sama abang, perjalanan dari Riau 13 jam. Aku tiba di Medan hari Selasa, nginap di rumah temannya abang," kata Tri.
Remaja berhijab yang akan mengambil kuliah jurusan Farmasi itu rencananya ingin menampilkan bakatnya di bidang tari. Ia akan menari Kun Anta, tari campura antara tradisional dan Arab.
(aln/kik)
Dari semua yang hadir, beberapa peserta berasal dari luar Medan. Mereka rela menempuh perjalanan jauh demi mengikuti audisi kontes unjuk bakat tingkat nasional tersebut. Seperti yang diakui oleh slaah satu peserta bernama Fania Rahmadita.
Foto: Foto: Arina Yulistara/Wolipop |
Fania yang berasal dari Bukittinggi, Padang menghabiskan waktu 18 jam lewat jalur darat untuk bisa audisi hari ini. Wanita 24 tahun itu ditemani sang ibunda dan kakak tercinta ketika datang ke Four Points. Ia mengatakan berangkat dari Bukittinggi sejak Kamis sore (6/4/2017) dan baru tiba di Medan pada Jumat siang (7/4/2017).
"Karena jalanan rusak jadi perjalanan cukup lama sekitar 18 jam naik mobil. Di Medan aku sama mama dan abang nginap di hotel," ujar wanita yang berprofesi sebagai perawat gigi itu saat diwawancara Wolipop, Sabtu (8/4/2017).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Fania, ada peserta lain yang butuh waktu belasan jam untuk sampai di lokasi audisi Sunsilk Hijab Hunt 2017 Medan. Dia adalah Tri Mayasari. Hijabers 18 tahun asal Riau itu mengatakan pergi menggunakan bus umum untuk sampai di Medan. Perjalanan yang ditempuh sekitar 13 jam.
"Aku naik bus sama abang, perjalanan dari Riau 13 jam. Aku tiba di Medan hari Selasa, nginap di rumah temannya abang," kata Tri.
Remaja berhijab yang akan mengambil kuliah jurusan Farmasi itu rencananya ingin menampilkan bakatnya di bidang tari. Ia akan menari Kun Anta, tari campura antara tradisional dan Arab.
(aln/kik)











































Foto: Foto: Arina Yulistara/Wolipop