Pengakuan Influencer Sashfir: Jadi Korban Pelecehan di Toilet Restoran
Influencer hijab Fira Assegaf atau akrab dikenal dengan nama Sashfir membagikan pengakuan mengejutkan mengenai pengalaman traumatis yang dialaminya. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @sashfir, ia mengungkapkan telah menjadi korban pelecehan seksual berupa perekaman secara diam-diam (voyeurism) saat berada di area toilet perempuan sebuah restoran di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, pada April 2026.
"Selama beberapa bulan terakhir, aku memendam sesuatu yang mengubah hidupku. Pada bulan April lalu, aku menjadi korban pelecehan seksual berupa perekaman diam-diam (voyeurism) di area toilet perempuan sebuah restoran di Senopati. Dan hari ini, untuk pertama kalinya, aku merasa siap untuk bersuara," tulis Sashfir.
Setelah memendam kejadian tersebut selama beberapa bulan, Sashfir akhirnya memutuskan untuk berani bersuara demi memberikan kesadaran sekaligus mendorong keadilan bagi para korban pelecehan. Ia mengaku sangat prihatin setelah mengetahui latar belakang sosok pelaku perekaman tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang paling membuatku miris adalah kenyataan bahwa pelakunya merupakan seorang suami sekaligus ayah dari seorang anak perempuan. Sebagai seorang suami dan ayah, ia seharusnya memahami betapa pentingnya memberikan rasa aman dan nyaman bagi perempuan. Namun, ia justru melakukan tindakan tersebut terhadap perempuan lain," ungkap Sashfir dalam unggahan tertulisnya.
Sashfir menyatakan bahwa kasus ini telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. Dia berharap pelaku pelecehan tersebut mendapat tindakan tegas agar ada efek jera.
"Aku berharap pelaku dapat ditindak dengan tegas agar memberikan efek jera dan tidak ada lagi korban selanjutnya. Aku juga ingin mengapresiasi pihak restoran yang sudah kooperatif dan turut menindak pegawainya karena menyadari bahwa tindakan tersebut merupakan sesuatu yang salah. Semoga langkah mereka menjadi contoh bahwa kasus seperti ini merupakan persoalan yang serius," tulisnya.
Ia juga mengapresiasi sikap kooperatif pihak restoran yang telah menindak tegas pegawainya yang terlibat. Melalui perjalanannya menuju pemulihan, pemilik brand fashion Lafiye itu berharap keberaniannya bersuara dapat menjadi dukungan moral bagi sesama korban agar tidak merasa berjuang sendirian.
"Aku percaya, keberanian untuk bersuara adalah salah satu langkah untuk melindungi diri sendiri, sekaligus harapan agar tidak ada yang mengalami hal serupa. Untuk siapa pun yang pernah mengalaminya, semoga kamu tahu bahwa kamu tidak sendirian," tulisnya dalam keterangan unggahan tersebut.
Wolipop sudah menghubungi dan mengirimkan daftar pertanyaan kepada Sashfir. Ia juga sudah memberikan izin untuk mengutip postingannya. Unggahan Sashfir sendiri mendapatkan dukungan dari warganet.
"Sorry to hear that Sash bismillah segera mendapatkan titik terang dan keadilan untuk kamu. Di mudahkan segala jalan prosesnya ya," ujar akun @elsyandria.
"Ihh marah bgttt bacanyaaa fa fa f Firaaa Yaallah sorry to hear that. Pelukkkkk," saut akun @henandrya.
"I'm so sorry to hear this.. km kuat bgt bs share ini fir.. sending you hug and love," timpal akun @tiqasya.
(gaf/eny)









































