Sunsilk Hijab Hunt 2017
Kisah Guru TK yang Naik Motor 5 Jam Demi Ikut Audisi Sunsilk Hijab Hunt
Rahmi Anjani - wolipop
Sabtu, 18 Mar 2017 12:36 WIB
Jakarta
-
Hijabers yang antusias ikut audisi Sunsilk Hijab Hunt hari ini, Sabtu (18/11/2017) bukan hanya berasal dari Yogyakarta saja. Mereka yang berdomisili di sekitar Jawa Tengah juga banyak yang ingin jadi ikon muslimah berbakat selanjutnya. Tengok saja kontestan bernama Rada Najmah Saidah Fais Chanda. Ia berasal dari kota Semarang dan rela naik motor hingga lima jam lamanya.
Najmah memang bertekad bulat untuk ikut audisi tahun ini. Mahasiswa berusia 20 tahun tersebut bahkan rela mengarungi perjalanan panjang dengan kendaraan roda dua. Bukan hanya itu saja, ia juga sempat menerjang hujan lebat.
"Kemarin malam, Yogyakarta hujan lebat. Aku kehujanan, sempat beli jas hujan dulu karena nggak bawa. Terus bingung mau buka helm atau nggak karena kalau iya nanti sakit tapi kalau nggak kaca berembun," kata Rada di J-Walk, Babarsari 2, Caturtunggal, Depok Sleman, DI Yogyakarta.
Perjuangan Rada pun tidak berhenti sampai situ saja. Di pagi hari ketika menuju tempat audisi, ia juga sempat terjatuh. Untungnya, wanita yang juga model dan guru TK ini tidak mengalami luka berarti yang menghalanginya menampilkan bakat menari Rateb Maseukat dari Aceh.
"Aku nggak lihat ada rel di perumahan jadi sempat kepleset," tutur Rada.
"Sebenarnya capek sekali. Apalagi kami (Rada dan temannya) berdua perempuan naik motor melewati jalur Pantura. Apalagi hujan semalam jadi jalannya harus hati-hati," ungkapnya lagi.
Sedangkan untuk bakat, Rada tampaknya cukup berprestasi. Selain bisa menari, ia juga merupakan model dari agensi Azuharra Model Semarang. Mahasiswa di UIN Walisongo Semarang tersebut juga pernah memenangkan kompetisi permainan alat edukatif untuk anak TK tingkat nasional. Selain jadi pelajar, ia pun kerap menjadi guru TK paruh waktu.
"Aku ingin orangtua bangga dengan prestasiku. Aku juga ingin umroh," tutur wanita yang pernah jadi model Ria Miranda itu mengenai motivasi ikut Sunsilk Hijab Hunt 2017.
(ami/kik)
Foto: Rahmi Anjani/Wolipop |
Najmah memang bertekad bulat untuk ikut audisi tahun ini. Mahasiswa berusia 20 tahun tersebut bahkan rela mengarungi perjalanan panjang dengan kendaraan roda dua. Bukan hanya itu saja, ia juga sempat menerjang hujan lebat.
"Kemarin malam, Yogyakarta hujan lebat. Aku kehujanan, sempat beli jas hujan dulu karena nggak bawa. Terus bingung mau buka helm atau nggak karena kalau iya nanti sakit tapi kalau nggak kaca berembun," kata Rada di J-Walk, Babarsari 2, Caturtunggal, Depok Sleman, DI Yogyakarta.
Perjuangan Rada pun tidak berhenti sampai situ saja. Di pagi hari ketika menuju tempat audisi, ia juga sempat terjatuh. Untungnya, wanita yang juga model dan guru TK ini tidak mengalami luka berarti yang menghalanginya menampilkan bakat menari Rateb Maseukat dari Aceh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebenarnya capek sekali. Apalagi kami (Rada dan temannya) berdua perempuan naik motor melewati jalur Pantura. Apalagi hujan semalam jadi jalannya harus hati-hati," ungkapnya lagi.
Foto: Rahmi Anjani/Wolipop |
Sedangkan untuk bakat, Rada tampaknya cukup berprestasi. Selain bisa menari, ia juga merupakan model dari agensi Azuharra Model Semarang. Mahasiswa di UIN Walisongo Semarang tersebut juga pernah memenangkan kompetisi permainan alat edukatif untuk anak TK tingkat nasional. Selain jadi pelajar, ia pun kerap menjadi guru TK paruh waktu.
"Aku ingin orangtua bangga dengan prestasiku. Aku juga ingin umroh," tutur wanita yang pernah jadi model Ria Miranda itu mengenai motivasi ikut Sunsilk Hijab Hunt 2017.
(ami/kik)












































Foto: Rahmi Anjani/Wolipop
Foto: Rahmi Anjani/Wolipop