Laporan dari Melbourne
Foto: Cantiknya Hijabers dari Melbourne yang Menginspirasi
Alissa Safiera - wolipop
Jumat, 17 Mar 2017 14:15 WIB
Jakarta
-
Nama Susan Carland tak asing lagi sebagai tokoh muslim yang berpengaruh di dunia. Wanita berhijab asal Australia ini adalah sosok feminist inspiratif yang tak ragu mengungkapkan pandangannya mengenai Islam di negeri barat. Wolipop berkesempatan bertemu langsung dengan Susan di Melbourne, Australia Kamis (16/3/2017). Susan pun berbagi cerita kepada dua host desainer asal Indonesia, Dian Pelangi dan Barli Asmara dalam agenda Wardah Fashion Journey.
Penggerak Komunitas Muslim
Wanita yang bekerja sebagai dosen Politik dan Sosial di Monash University, Australia itu merupakan tokoh penggerak komunitas muslim Australia yang baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di media massa setelah berusaha mengubah kebencian menjadi sesuatu yang berguna bagi masyarakat.
Agama
Ibu dua anak ini tidak terlahir sebagai seorang muslimah. Susan berasal dari keluarga Kristen yang taat. Di usia 17 tahun, Susan memiliki resolusi salah satunya ingin mencari tahu tentang agama lain karena ia tidak pernah diberikan pelajaran oleh kedua orangtua mengenai keyakinan lain di luar Kristen. Namun di usia 19 tahun ia memilih masuk Islam. Istri presenter ternama Australia, Waleed Aly, itu memutuskan pindah sebagai muslim setelah belajar tentang banyak agama selama dua tahun.
Minoritas
Memeluk agama Islam yang notabene masih menjadi minoritas di Kota Melbourne, Susan mengakui sering menemui tantangan. Namun halangan yang terbesar bagi Susan adalah persepsi orang di sana.
"Hijab tak pernah membuat saya mundur atau menarik diri. Satu-satunya yang bisa melakukan itu adalah asumsi yang diletakkan orang-orang pada saya. Saya masih bisa melakukan scuba diving, ke universitas, traveling dengan hijab. Hijab adalah hubungan dengan Religius yang menjadi dresscodd muslimah untuk keluar ke masyarakat dan melakukan hal berguna," kata Susan.
Muslimah Berpengaruh
Nama Susan masuk dalam daftar masuk dalam kategori '500 Most influential Muslims' oleh PBB di 2009 dan '20 Most Influential Australian Female Voices dari surat kabar The Age.
"Mudah mendapat sebuah label atau status, itu bagus tapi saya tidak terlalu memikirkannya. Saya memberi yang terbaik dari yang bisa dilakukan," lanjut Susan.
Inspirasi
Menjadi inspirasi banyak orang di dunia, ternyata Susan mendapat inspirasinya bukan dari tokoh wanita terkenal, justru ia melihat dari orang-orang biasa yang ada di sekitarnya.
"Bukan wanita dalam sejarah yang melakukan hal luar biasa pada eranya masing-masing. Saya kini memandang wanita yang pekerjaannya tak dilirik atau dihiraukan masyarakat, namun mereka membuat sesuatu yang besar untuk masyarakat, dan mereka hanya bekerja sepenuh hati dari hari ke hari," pungkasnya.
Busana
Saat pemotretan bersama Wardah Fashion Journey, Susan Carland memakai koleksi teranyar dari Dian Pelangi dengan warna putih keemasan. Lalu berganti tampilan yang lebih kasual dengan busana monokrom rancangan Barli Asmara. (asf/kik)
Penggerak Komunitas Muslim
Foto: Alissa Safiera |
Wanita yang bekerja sebagai dosen Politik dan Sosial di Monash University, Australia itu merupakan tokoh penggerak komunitas muslim Australia yang baru-baru ini menjadi perbincangan hangat di media massa setelah berusaha mengubah kebencian menjadi sesuatu yang berguna bagi masyarakat.
Agama
Foto: Alissa Safiera |
Ibu dua anak ini tidak terlahir sebagai seorang muslimah. Susan berasal dari keluarga Kristen yang taat. Di usia 17 tahun, Susan memiliki resolusi salah satunya ingin mencari tahu tentang agama lain karena ia tidak pernah diberikan pelajaran oleh kedua orangtua mengenai keyakinan lain di luar Kristen. Namun di usia 19 tahun ia memilih masuk Islam. Istri presenter ternama Australia, Waleed Aly, itu memutuskan pindah sebagai muslim setelah belajar tentang banyak agama selama dua tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Alissa Safiera |
Memeluk agama Islam yang notabene masih menjadi minoritas di Kota Melbourne, Susan mengakui sering menemui tantangan. Namun halangan yang terbesar bagi Susan adalah persepsi orang di sana.
"Hijab tak pernah membuat saya mundur atau menarik diri. Satu-satunya yang bisa melakukan itu adalah asumsi yang diletakkan orang-orang pada saya. Saya masih bisa melakukan scuba diving, ke universitas, traveling dengan hijab. Hijab adalah hubungan dengan Religius yang menjadi dresscodd muslimah untuk keluar ke masyarakat dan melakukan hal berguna," kata Susan.
Muslimah Berpengaruh
Foto: Alissa Safiera |
Nama Susan masuk dalam daftar masuk dalam kategori '500 Most influential Muslims' oleh PBB di 2009 dan '20 Most Influential Australian Female Voices dari surat kabar The Age.
"Mudah mendapat sebuah label atau status, itu bagus tapi saya tidak terlalu memikirkannya. Saya memberi yang terbaik dari yang bisa dilakukan," lanjut Susan.
Inspirasi
Foto: Alissa Safiera |
Menjadi inspirasi banyak orang di dunia, ternyata Susan mendapat inspirasinya bukan dari tokoh wanita terkenal, justru ia melihat dari orang-orang biasa yang ada di sekitarnya.
"Bukan wanita dalam sejarah yang melakukan hal luar biasa pada eranya masing-masing. Saya kini memandang wanita yang pekerjaannya tak dilirik atau dihiraukan masyarakat, namun mereka membuat sesuatu yang besar untuk masyarakat, dan mereka hanya bekerja sepenuh hati dari hari ke hari," pungkasnya.
Busana
Foto: Alissa Safiera |
Saat pemotretan bersama Wardah Fashion Journey, Susan Carland memakai koleksi teranyar dari Dian Pelangi dengan warna putih keemasan. Lalu berganti tampilan yang lebih kasual dengan busana monokrom rancangan Barli Asmara. (asf/kik)
Home & Living
Solusi Dapur Kinclong Setelah Lebaran! Tips Membersihkan Alat Dapur dengan 3 Produk Ini
Home & Living
Anak Kos Wajib Punya! Rice Cooker Mini Philips Ini Praktis & Multifungsi
Elektronik & Gadget
Cari Laptop Gaming dan Kerja? ASUS Gaming V16 RTX 4050 Bisa Jadi Pilihan
Pakaian Pria
Nike Pegasus 5 Khaki, Sepatu Trail Stylish dan Tangguh
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
60 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 Islami yang Penuh Doa
Rekomendasi Hijab Pashmina Viscose untuk Lebaran 2026, Harga Mulai Rp 60 Ribu
Baju Lebaran 2026
7 Rekomendasi Setelan Lebaran 2026: Koleksi Baju One Set Ala Gen Z
40 Ucapan Selamat Idul Fitri 2026 untuk Kartu & Bingkisan Lebaran
Buttonscarves Rilis Koleksi Lebaran 2026, Eksplorasi Budaya Mesir dan Maroko
Most Popular
1
Tak Hanya Gen Z, Milenial Kini Adopsi Tren 'Soft Living' karena Burnout
2
Gaya 'Kembar' Alyssa Daguise, Tissa Biani & Mulan Jameela Rayakan Lebaran
3
Foto: Gaya Nostalgia Miley Cyrus yang Edgy di Perayaan 20 Tahun Hannah Montana
4
Aksi Dua Model Seksi Beda Generasi di Iklan Tas Terbaru Gucci Era Demna
5
Cara Zodiak Habiskan THR, Siapa Paling Boros? (Part 2)
MOST COMMENTED












































Foto: Alissa Safiera
Foto: Alissa Safiera
Foto: Alissa Safiera
Foto: Alissa Safiera
Foto: Alissa Safiera
Foto: Alissa Safiera