Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Wanita dari Berbagai Dunia Ramai-ramai Pakai Hijab di World Hijab Day

Hestianingsih - wolipop
Kamis, 02 Feb 2017 13:52 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Nazma Khan, Founder World Hijab Day. Foto: Twitter
Jakarta - Setiap 1 Februari diperingati sebagai World Hijab Day atau Hari Hijab Sedunia. Saat ini para wanita di berbagai belahan dunia memperingatinya dengan beramai-ramai mengenakan hijab dan mem-posting foto-foto mereka di social media sebagai bentuk solidaritas untuk wanita muslim yang mengenakan hijab.

Gerakan memakai hijab sehari ini diprakarsai oleh Nazma Khan, seorang wanita keturunan Bangladesh yang berdomisili di New York, Amerika Serikat. World Hijab Day ia usung pertama kali pada 2013 dengan tujuan mendorong toleransi beragama dan pemahaman tentang wanita muslim berhijab di negara yang mayoritas penduduknya bukan penganut Islam.
Foto: Twitter

Gerakan yang diusung Nazma adalah mengajak wanita non-Muslim dan Muslim yang sehari-harinya tidak memakai jilbab, untuk merasakan pengalaman berhijab selama sehari. Ajaka Nazma pun disambut dengan baik hingga World Hijab Day rutin dilaksanakan tiap tahun baik di daratan Eropa maupun Amerika.
Foto: Twitter

Salah seorang partisipan, Robyn Blodgett menulis pada caption foto di Instagram, "Ada sesuatu yang sangat sangat berdaya dan memberi kedamaian yang aku rasakan ketika menutup dengan cara seperti ini. Perasaan yang banyak orang tidak akan memahami."




ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia melanjutkan seperti dikutip dari abc.net.au, "Saat aku keluar rumah memakai hijab, aku merasa berjalan lebih percaya diri dan secara otomatis merasa diriku jadi versi yang lebih baik dalam berinteraksi ataupun berperilaku."

Menurut Nazma, gerakan yang sudah kelima kalinya diadakan ini diharapkan bisa mengubah persepsi kebanyakan orang terhadap wanita berhijab. Bahwa wanita berhijab juga melek teknologi, bisa bersosialisasi dan juga berpikiran terbuka. Dengan begitu diskriminasi dan Islamophobia yang kerap dialami wanita berhijab bisa diminimalisir.




"Menurutku kalau aku bisa mengajak wanita dari berbagai latar belakang agama -Muslim dan non-Muslim untuk merasakan seperti diriku untuk sehari saja, mungkin segalanya akan berubah," ujar Nazma, seperti dikutip dari Time.

Hasilnya? Kini setiap 1 Februari Instagram maupun Twitter banyak diramaikan postingan wanita memakai penutup kepala dengan hashtag, #iStand4Hijab. (hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads