Pengakuan Miss Canada Sembuyikan Kehamilan di Panggung Miss Universe
Ketika Jaime VandenBerg melangkah anggun mewakili Kanada di ajang Miss Universe 2025 di Bangkok November lalu, hampir tidak ada yang menyadari bahwa ia sedang membawa sebuah rahasia kecil. Saat itu VandenBerg sedang hamil empat bulan.
Rahasia itu baru terkuak beberapa bulan kemudian, tepatnya pada 2 Maret 2026, saat sang Ratu Kecantikan mengunggah sebuah video Instagram Reel. Video tersebut menampilkan cuplikan penampilannya di panggung Miss Universe yang dipadukan dengan momen singkat yang memperlihatkan baby bump-nya yang kian membesar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jaime VandenBerg tampil di Miss Universe saat hamil 4 bulan. Ia sengaja merahasiakannya agar dinilai atas kerja keras dan advokasinya, bukan kehamilannya. Foto: Dok. Instagram @missjaimeyvonne. |
Meski Organisasi Miss Universe telah melonggarkan aturan kelayakan sejak 2023 untuk mengizinkan ibu dan wanita menikah berkompetisi, wanita berusia 29 tahun ini mengungkapkan alasannya memilih untuk bungkam selama kompetisi.
"Kami tidak memberi tahu keluarga maupun pihak organisasi Miss Universe Canada saat itu. Kami memilih untuk menyimpannya sendiri cukup lama. Saya sangat bersyukur kami melakukannya karena itu membuat masa kehamilan ini terasa jauh lebih intim di tengah periode hidup saya yang begitu disorot publik," ujar VandenBerg kepada People baru-baru ini.
Jaime VandenBerg tampil di Miss Universe saat hamil 4 bulan. Ia sengaja merahasiakannya agar dinilai atas kerja keras dan advokasinya, bukan kehamilannya. Foto: Dok. Instagram @missjaimeyvonne. |
Jaime VandenBerg pertama kali mengetahui kehamilannya saat menjalani kontrak pemotretan model di Mexico City. Meski kabar tersebut datang lebih cepat dari yang diperkirakan bersama kekasihnya, Aaron Hernandez, hal itu bukanlah sesuatu yang tidak pernah mereka bahas.
"Meskipun kami tidak secara khusus merencanakan untuk segera memulai keluarga, Aaron dan saya sudah sering berdiskusi tentang kemungkinan hamil. Saya tidak menggunakan alat kontrasepsi apa pun, dan saya merasa sangat siap. Jika itu terjadi, saya merasa sangat bahagia dan terberkati," ungkapnya.
Sebelum berangkat ke Thailand, VandenBerg menjalani pemeriksaan USG pertamanya. Saat itulah ia dan Hernandez sepakat untuk tidak mencari tahu jenis kelamin sang bayi hingga hari kelahirannya tiba. Di saat yang sama, mereka juga berkomitmen menjaga kerahasiaan kehamilan tersebut.
Jaime VandenBerg tampil di Miss Universe saat hamil 4 bulan. Ia sengaja merahasiakannya agar dinilai atas kerja keras dan advokasinya, bukan kehamilannya. Foto: Dok. Instagram @missjaimeyvonne. |
Namun, keputusan ini berarti ia harus tiba di Thailand tanpa ada seorang pun yang tahu mulai dari sesama kontestan hingga panitia penyelenggara. Ia khawatir status kehamilannya akan mengaburkan kerja keras dan advokasi yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.
Sebagai seorang penyintas kekerasan yang hampir merenggut nyawanya pada tahun 2021, VandenBerg telah mendedikasikan platformnya untuk menyuarakan kesadaran tentang kekerasan berbasis gender sebuah advokasi yang membuatnya dianugerahi Medali Yubileum Platinum Ratu Elizabeth II.
"Saya merasa kuat bahwa jika saya mengumumkan kehamilan ini secara terbuka, saya berisiko hanya dipandang sebagai 'kontestan yang sedang hamil', bukannya dinilai atas kerja keras advokasi, ketangguhan, dan dedikasi satu dekade yang membawa saya ke panggung itu. Saya takut tidak ada lagi yang memperhatikan aksi kemanusiaan saya, dan saya hanya akan dilihat dari balik tabir kehamilan saya," jelas VandenBerg.
Jaime VandenBerg tampil di Miss Universe saat hamil 4 bulan. Ia sengaja merahasiakannya agar dinilai atas kerja keras dan advokasinya, bukan kehamilannya. Foto: Dok. Instagram @missjaimeyvonne. |
Kehamilan ini sempat membuatnya ragu untuk melanjutkan kompetisi. Namun, sang kekasih menjadi sosok terdepan yang meyakinkannya untuk terus melangkah.
"Aaron adalah orang yang paling mendorong saya untuk terus mengejar mimpi ini. Dia mengingatkan saya bahwa dia akan mendukung saya melewati setiap tantangan, dan bertanding akan membuat saya menutup babak kehidupan ini tanpa penyesalan atau rasa penasaran 'bagaimana jika'," kenangnya.
Sebelum terbang ke luar negeri, VandenBerg berkonsultasi dengan dokternya untuk memastikan kompetisi Miss Universe tersebut aman bagi janinnya.
"Pertama, dokter berkata, 'Kehamilan bukanlah sebuah penyakit. Kamu tidak sakit, kamu sehat.' Kedua, dia menjelaskan bahwa tubuh saya sudah terbiasa dengan iklim kompetisi kecantikan selama bertahun-tahun. Dia mengumpamakannya seperti lari maraton, jika seseorang tidak pernah berlatih, dia akan melarangnya. Namun karena ini adalah hal yang sudah dilakukan tubuh saya bertahun-tahun, dia mendorong saya untuk percaya pada diri sendiri dan mendengarkan sinyal tubuh," tutur VandenBerg.
Memasuki trimester kedua saat tiba di Thailand, VandenBerg merasa beruntung karena tidak mengalami morning sickness. Untuk menyembunyikan perubahan fisiknya, ia mengatur strategi busana, memakai pakaian yang pas badan di awal jadwal dan menyimpan gaun berbahan elastis untuk hari-hari berikutnya.
Uniknya, ketimbang dicurigai hamil, perubahan fisiknya justru memicu rumor lain. Pertumbuhan payudarnya di trimester kedua membuat beberapa orang berspekulasi bahwa ia telah melakukan operasi pembesaran payudara, sebuah dugaan yang hanya ia tanggapi dengan senyuman.
Pengalaman mewakili Kanada di Miss World 2024 dan berdiri di panggung Miss Universe 2025 dalam keadaan hamil setahun kemudian memberikan apresiasi mendalam bagi VandenBerg atas dua fase hidupnya yang berbeda. "Satu versi dari diri saya didefinisikan oleh puncak kedisiplinan fisik dan atletisme, sementara versi lainnya merangkul keindahan serta kekuatan dari kehamilan dan peran sebagai ibu. Dan sejujurnya, saya mencintai kedua versi diri saya itu secara setara," ucapnya.
Pada 14 Mei 2026, VandenBerg dan Hernandez resmi menyambut kelahiran putri pertama mereka, Charlotte Nicole Hernandez-VandenBerg. Pasca melahirkan, VandenBerg memutuskan pensiun dari dunia pageant. Ia mengukir sejarah sebagai wanita Kanada pertama yang berhasil memenangkan empat gelar nasional utama: Miss Universe Canada, Miss World Canada, Miss International Canada, dan Miss Earth Canada.
Meskipun masih berencana untuk menjadi mentor bagi para kontestan masa depan, fokus utamanya kini telah bergeser sepenuhnya pada keluarga. Dia pun menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh wanita di luar sana.
"Satu hal yang saya renungkan secara mendalam adalah betapa seringnya wanita merasa tertekan untuk memilih antara ambisi dan peran sebagai ibu. Saya berharap para wanita memahami bahwa kehamilan dan menjadi ibu bukanlah akhir dari babak kehidupan yang muda dan penuh ambisi; melainkan sebuah evolusi. Peran sebagai ibu dapat memperdalam sudut pandang Anda, memperkuat tujuan hidup, dan memotivasi Anda untuk mengejar mimpi dengan tekad yang jauh lebih besar," tutup VandenBerg.
(gaf/eny)














































