Halima Aden, Hijabers Pertama yang Pakai Burkini di Kontes Kecantikan AS
Arina Yulistara - wolipop
Senin, 28 Nov 2016 09:31 WIB
Jakarta
-
Hijab tidaklah menghalangi impian wanita untuk menjadi sukses sekalipun di dunia kecantikan. Beberapa wanita berhijab yang tinggal di negara minoritas pun mampu menunjukkan bahwa dirinya bisa berpartisipasi dalam berbagai bidang.
Seperti yang dilakukan oleh Halima Aden, hijabers pertama yang mengikuti kontes kecantikan di Amerika Serikat (AS). Ya, Halima berhasil menjadi salah satu peserta di kontes kecantikan Miss Minnesota USA.
Para wanita yang 'bertarung' dalam Miss Minnesota USA harus mempersiapkan diri baik secara fisik maupun mental. Mereka perlu menyiapkan busana yang wajib dipakai nanti serta mengasah kemampuan berbicara di muka publik.
Halima pun sudah melakukan hal tersebut. Wanita 19 tahun itu menyiapkan segala keperluannya untuk bisa berkompetisi dalam memperebutkan mahkota Miss Minnesota USA, termasuk koleksi jilbab hitamnya. Halima tak lupa membawa burkini (busana renang tertutup) serta gaun malam yang dimodifikasi.
Wanita yang berdomisili di St. Cloud itu berharap bisa menjadi pemenang agar dapat memerangi kesalahpahaman tentang hijab di mata masyarakat. Halima menuturkan kalau ia pernah menjadi korban bullying karena berhijab. Hal tersebut dikarenakan ketidaktahuan sejumlah masyarakat tentang agama dan budaya dalam Islam.
"Kontes ini tidak hanya berbicara soal kecantikan. Tapi bagaimana kita menjadi percaya diri. Aku tidak pernah berpikir aku akan berpartisipasi dalam kontes ini tapi sekarang aku bisa. Ini menjadi platform yang besar untuk menunjukkan ke dunia siapa aku," papar Halima seperti dilansir dari MPR News.
Baca juga: Wanita Ini Jadi Hijabers Pertama yang Tampil di Majalah Playboy
Wanita lulusan Apollo High School itu juga sedikit bercerita bahwa ketegangan dengan komunitas Somalia telah meningkat selama beberapa tahun belakangan ini. Belum lagi banyaknya pesan kebencian terhadap umat Islam dan kelompok etnis lainnya di Minnesota sejak Donald Trump terpilih menjadi Presiden AS awal bulan ini.
Meski demikian, Halima mengaku tidak gentar untuk tetap mengikuti kontes Miss Minnesota USA. Ia tidak berpikir tentang Trump ketika mengikuti kontes tersebut. Ia menuturkan kalau kontes ini digelar pada waktu yang tepat, ketika komunitasnya butuh representasi positif terlepas dari retorika pemilu.
"Apa yang aku lakukan hanya untuk memberikan perspektif berbeda. Ini adalah aksi kecil tapi aku merasa bisa mempunyai gelar Miss Minnesota USA walaupun Anda seorang Somalia-Amerika, wanita muslim, dan aku pikir ini akan membuka mata masyarakat," pungkasnya.
Ketika berpartisipasi dalam Miss Minnesota USA, Halima akan tampil mengenakan burkini ketika para peserta lain tampil seksi memakai bikini. Ia mengaku tidak malu untuk memakainya. Namun disebut sebagai hijabers pertama yang berbukini di ajang ratu kecantikan tersebut, Halima seperti tidak mau diklaim sebagai pencetak sejarah.
"Hanya karena belum pernah melihat seorang wanita mengenakan burkini di kontes ini tidak berarti bahwa aku menjadi yang pertama," tambahnya.
Ketika kontes kecantikan berlangsung pada akhir pekan kemarin, Halima mengenakan burkini warna biru tua dengan cetakan motif bernuansa gold di depannya. Penampilannya dilengkapi pashmina panjang bernuansa keemasan yang menutupi bagian kepalanya.
Kepercayaan dirinya untuk tampil beda dengan kontestan lain membuat Halima terpilih menjadi satu dari 45 peserta yang masuk ke babak berikutnya. Jika ia berhasil menang maka Halima akan mewakili Minnesota untuk berjuang di Miss USA 2017.
Baca juga: Ariska Putri dari Indonesia Menang Kontes Miss Grand International 2016
Saksikan video 20detik di sini:
(ays/ays)
Seperti yang dilakukan oleh Halima Aden, hijabers pertama yang mengikuti kontes kecantikan di Amerika Serikat (AS). Ya, Halima berhasil menjadi salah satu peserta di kontes kecantikan Miss Minnesota USA.
Para wanita yang 'bertarung' dalam Miss Minnesota USA harus mempersiapkan diri baik secara fisik maupun mental. Mereka perlu menyiapkan busana yang wajib dipakai nanti serta mengasah kemampuan berbicara di muka publik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wanita yang berdomisili di St. Cloud itu berharap bisa menjadi pemenang agar dapat memerangi kesalahpahaman tentang hijab di mata masyarakat. Halima menuturkan kalau ia pernah menjadi korban bullying karena berhijab. Hal tersebut dikarenakan ketidaktahuan sejumlah masyarakat tentang agama dan budaya dalam Islam.
"Kontes ini tidak hanya berbicara soal kecantikan. Tapi bagaimana kita menjadi percaya diri. Aku tidak pernah berpikir aku akan berpartisipasi dalam kontes ini tapi sekarang aku bisa. Ini menjadi platform yang besar untuk menunjukkan ke dunia siapa aku," papar Halima seperti dilansir dari MPR News.
Baca juga: Wanita Ini Jadi Hijabers Pertama yang Tampil di Majalah Playboy
Wanita lulusan Apollo High School itu juga sedikit bercerita bahwa ketegangan dengan komunitas Somalia telah meningkat selama beberapa tahun belakangan ini. Belum lagi banyaknya pesan kebencian terhadap umat Islam dan kelompok etnis lainnya di Minnesota sejak Donald Trump terpilih menjadi Presiden AS awal bulan ini.
Meski demikian, Halima mengaku tidak gentar untuk tetap mengikuti kontes Miss Minnesota USA. Ia tidak berpikir tentang Trump ketika mengikuti kontes tersebut. Ia menuturkan kalau kontes ini digelar pada waktu yang tepat, ketika komunitasnya butuh representasi positif terlepas dari retorika pemilu.
"Apa yang aku lakukan hanya untuk memberikan perspektif berbeda. Ini adalah aksi kecil tapi aku merasa bisa mempunyai gelar Miss Minnesota USA walaupun Anda seorang Somalia-Amerika, wanita muslim, dan aku pikir ini akan membuka mata masyarakat," pungkasnya.
Ketika berpartisipasi dalam Miss Minnesota USA, Halima akan tampil mengenakan burkini ketika para peserta lain tampil seksi memakai bikini. Ia mengaku tidak malu untuk memakainya. Namun disebut sebagai hijabers pertama yang berbukini di ajang ratu kecantikan tersebut, Halima seperti tidak mau diklaim sebagai pencetak sejarah.
"Hanya karena belum pernah melihat seorang wanita mengenakan burkini di kontes ini tidak berarti bahwa aku menjadi yang pertama," tambahnya.
Foto: Twitter |
Ketika kontes kecantikan berlangsung pada akhir pekan kemarin, Halima mengenakan burkini warna biru tua dengan cetakan motif bernuansa gold di depannya. Penampilannya dilengkapi pashmina panjang bernuansa keemasan yang menutupi bagian kepalanya.
Kepercayaan dirinya untuk tampil beda dengan kontestan lain membuat Halima terpilih menjadi satu dari 45 peserta yang masuk ke babak berikutnya. Jika ia berhasil menang maka Halima akan mewakili Minnesota untuk berjuang di Miss USA 2017.
Baca juga: Ariska Putri dari Indonesia Menang Kontes Miss Grand International 2016
Saksikan video 20detik di sini:
(ays/ays)
Kesehatan
Resolusi 2026 yang Paling Penting! Rutin Cek Kesehatan Tanpa Harus ke Lab
Olahraga
Skuter Elektrik e-Buy: Pilih yang Tangguh Jarak Jauh atau Ringkas Buat Mobilitas Santai?
Olahraga
Walking Pad atau Treadmill Multifungsi? Ini Panduan Memilih Treadmill yang Pas Buat di Rumah
Pakaian Wanita
Tampil Keren di 2026! Ini 3 Rekomendasi Belt Wanita yang Bikin Outfit Makin Standout dan Elegan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Rompi Lepas Pasang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Raup Cuan Ratusan Juta
Cara Tak Terduga Klamby Rilis Koleksi Lebaran 2026, Dibungkus Film Musikal
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Most Popular
1
Kendall Jenner Geram Dituding Operasi Plastik, Tegaskan Wajahnya Alami
2
Ramalan Zodiak 10 Januari: Libra Lebih Teliti, Scorpio Masih Boros
3
Ramalan Zodiak Cinta 10 Januari: Pisces Lebih Tegas, Libra Singkirkan Ego
4
Heboh Wanita 'Nyemplung' di Kolam Tetangga Tanpa Busana, Ingin Jadi Mermaid
5
Penampilan Terbaru Zheng Shuang, Aktris China yang Diboikot karena Sewa Rahim
MOST COMMENTED












































Foto: Twitter