Aktivis Berhijab Ini Ingin Hijabers Dunia Bisa Berprestasi di Tempat Kerja
Arina Yulistara - wolipop
Selasa, 30 Agu 2016 16:51 WIB
Jakarta
-
Banyak wanita berhijab yang mengalami diskriminasi di tempat kerja. Bahkan beberapa di antaranya baru melamar kerja saja sudah ditolak oleh perusahaan karena ia mengenakan jilbab. Untuk membuat wanita berhijab tidak lagi menjadi korban diskriminasi di lingkungan kerja, aktivis ini menyarankan para hijabers meraih prestasi dalam profesinya.
Aktivis berhijab asal Inggris, Heena Khaled mengungkapan bahwa wanita muslim menjadi kelompok yang paling dirugikan secara ekonomi di Inggris. Hal tersebut dikarenakan banyak muslimah yang mendapatkan perlakukan diskriminatif di tempat kerja.
Berdasarkan laporan dari Women and Equalities Committee, wanita muslim khususnya yang berjilbab tiga kali lebih banyak yang menganggur daripada tanpa non-muslim. Heena juga mengatakan kalau wanita berhijab sering bermasalah di tempat kerja terkait bersentuhan dengan pria.
"Mereka melihatnya sebagai masalah ketika wanita muslim tidak bisa berjabat tangan dengan pria yang bukan muhrimnya. Namun saat wanita dengan 'iman' yang lain menolak berjabat tangan dengan pria maka itu tidak jadi masalah. Ini tidak adil," ujar Heena.
Sebagai salah satu cara untuk menurunkan kasus diskriminasi di lingkungan kerja terhadap wanita muslim, Heena menyarankan hijabers agar berprestasi di bidangnya. Ia juga berusaha membantah mitos yang mengatakan kalau wanita muslim tidak diizinkan bekerja di luar rumah.
"Aku pikir itu adalah mitos. Wanita muslim dalam hal pendidikan lebih mungkin lulus dibandingkan pria," tambah wanita asal Walthamstow itu.
Heena juga merasa miris dengan wanita muslim yang harus mengubah nama mereka agar terdengar kebarat-baratan agar mendapatkan pekerjaan. Meski demikian, ia tidak berpikir kalau sikap diskriminasi tidak akan terjadi lagi pada wanita muslim khususnya yang berhijab.
"Beberapa mengubah nama mereka dan menerima banyak tawaran kerja. Aku juga tidak berpikir sikap mereka akan berubah terhadap wanita muslim. Kita tidak ingin diberikan perlakukaan khusus cukup menjadi wanita biasa pada umumbya," ujarnya.
(ays/ays)
Aktivis berhijab asal Inggris, Heena Khaled mengungkapan bahwa wanita muslim menjadi kelompok yang paling dirugikan secara ekonomi di Inggris. Hal tersebut dikarenakan banyak muslimah yang mendapatkan perlakukan diskriminatif di tempat kerja.
Berdasarkan laporan dari Women and Equalities Committee, wanita muslim khususnya yang berjilbab tiga kali lebih banyak yang menganggur daripada tanpa non-muslim. Heena juga mengatakan kalau wanita berhijab sering bermasalah di tempat kerja terkait bersentuhan dengan pria.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai salah satu cara untuk menurunkan kasus diskriminasi di lingkungan kerja terhadap wanita muslim, Heena menyarankan hijabers agar berprestasi di bidangnya. Ia juga berusaha membantah mitos yang mengatakan kalau wanita muslim tidak diizinkan bekerja di luar rumah.
"Aku pikir itu adalah mitos. Wanita muslim dalam hal pendidikan lebih mungkin lulus dibandingkan pria," tambah wanita asal Walthamstow itu.
Heena juga merasa miris dengan wanita muslim yang harus mengubah nama mereka agar terdengar kebarat-baratan agar mendapatkan pekerjaan. Meski demikian, ia tidak berpikir kalau sikap diskriminasi tidak akan terjadi lagi pada wanita muslim khususnya yang berhijab.
"Beberapa mengubah nama mereka dan menerima banyak tawaran kerja. Aku juga tidak berpikir sikap mereka akan berubah terhadap wanita muslim. Kita tidak ingin diberikan perlakukaan khusus cukup menjadi wanita biasa pada umumbya," ujarnya.
(ays/ays)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Juara Emeron Hijab Hunt Nakeisha Rilis Single Nanti, Ini Kisah di Baliknya
Most Popular
1
Potret George Clooney dan Istri yang Kini Jadi WN Prancis, Disindir Trump
2
7 Foto Mesra Manohara Dengan Pacar Baru YouTuber Asal Denmark
3
5 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Pencernaan, Atasi Perut Kembung
4
6 Artis Libur Tahun Baru 2026 ke Luar Negeri Bareng Pacar, Makin Lengket
5
Ramalan Zodiak Pisces 2026: Kesempatan Emas Terbuka, Jangan Salah Langkah
MOST COMMENTED











































