4 Atlet Berhijab yang Menjadi Sorotan di Olimpiade 2016
Arina Yulistara - wolipop
Selasa, 16 Agu 2016 12:41 WIB
Jakarta
-
Banyak wanita berhijab dunia yang berhasil menuai prestasi di bidangnya, termasuk olahraga. Bahkan beberapa hijabers dari berbagai negara dipercaya untuk mewakili bangsanya dalam pertandingan olahraga dunia, Olimpiade 2016.
Meski masuk ke babak pertandingan internasional namun mereka tetap setia dengan jilbabnya. Seperti Ibtihaj Muhammad, atlet berhijab pertama yang wakili Amerika di Olimpiade. Ibtihaj pun menjadi sorotan karena ia mampu meraih medali perunggu dalam cabang olahraga anggar di Olimpiade 2016. Selain Ibtihaj, ada atlet berhijab lain yang juga menjadi sorotan dunia. Siapa saja mereka?
1. Ibtihaj Muhammad
Ibtihaj Muhammad menjadi hijabers yang paling disorot karena mewakili Amerika Serikat (AS). Prestasi wanita 30 tahun itu di cabang olahraga anggar memang bisa dibanggakan. Wanita berdarah Afrika itu pernah memenangkan medali perunggu di Women's Sabre World Cup yang berlangsung di Athens, Yunani, pada awal 2016 lalu. Di Olimpiade 2016 yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brazil, hijabers asal New Jersey itu kembali meraih medali perunggu di Olimpiade 2016.
Ibtihaj berharap bisa menunjukkan kepada dunia bahwa perempuan muslim dapat unggul dalam olahraga. ""Aku suka kenyataan bahwa aku berbeda dari lainnya. Tapi itu tidak akan menghalangi jalanku, aku selalu percaya kalau kerja keras, ketekunan akan membuahkan hasil yang baik," ujar wanita yang pernah meraih medali emas di World Fencing Championships, Kazan, Russia, pada 2014 itu.
2. Kariman Abuljadayel
Selain Ibtihaj, ada pula atlet sprint atau pelari jarak pendek yang juga mengenakan jilbab selama pertandingan di Olimpiade 2016. Dia adalah Kariman Abuljadayel.
Kariman merupakan atlet sprint yang mewakili Arab Saudi. Ketika bertanding di Olimpiade 2016, Kariman tidak berhasil membawa pulang medali. Ia harus puas hanya sampai peringkat 23 dengan hasil akhir 14,6 detik. Namun wanita 22 tahun ini menjadi sorotan dan menuai banyak pujian dari netizen. Banyak pengguna sosial yang terus memberikan pujian serta dukungan mereka kepada Kariman.
3. Doaa Elghobashy
Seperti Ibtihaj, Doaa Elghobashy juga menjadi atlet berhijab yang sama-sama mencetak sejarah di Olimpiade 2016. Doaa disebut-sebut sebagai atlet voli pantai berhijab pertama yang berkompetisi di Olimpiade. Sosok Doaa saat berlaga bersama tim voli pantai Mesir di Pantai Copacabana, Rio de Janeiro, Brazil memang menarik perhatian. Pada pertandingan melawan tim Jerman itu, dia menjadi satu-satunya wanita berhijab.
Penampilannya tampak kontras dengan tim Jerman yang ketika bertanding mengenakan bikini, seragam yang umumnya dipakai para atlet voli pantai. Sementara wanita kelahiran 8 November 1996 itu mengenakan busana tertutup, celana panjang, baju lengan panjang dan hijab. Doaa mengaku sudah mengenakan hijab sejak 10 tahun terakhir.
"Hijabku tidak menghalangiku melakukan hal-hal yang aku sukai dan voli pantai adalah salah satunya," ujar wanita berusia 19 tahun itu.
4. Sarah Attar
Sarah Attar merupakan salah satu atlet marathon berhijab yang menarik perhatian di Olimpiade 2016. Sebelumnya, wanita 23 tahun itu memang sudah mencetak sejarah dengan menjadi hijabers pertama asal Arab Saudi yang bersaing di Olimpiade 2012 ketika Saudi Olympic Committee mencabut larangan wanita terjun ke pertandingan olahraga.
Di 2016, Attar kembali dipercaya mewakili Arab Saudi. Ia memiliki misi ingin menginspirasi perempuan Arab lainnya agar terjun ke dunia olahraga. Attar mengaku bangga bisa kembali dipercaya mewakili Arab Saudi di Olimpiade. Meski tidak menang di Olimpiade 2016 namun Attar tetap mengaku senang karena bisa bertemu dengan atlet lain dari berbagai negara.
"Kita saling berbagi saran satu sama lain bagaimana menjadi pelari yang baik," ujarnya. (ays/ays)
Meski masuk ke babak pertandingan internasional namun mereka tetap setia dengan jilbabnya. Seperti Ibtihaj Muhammad, atlet berhijab pertama yang wakili Amerika di Olimpiade. Ibtihaj pun menjadi sorotan karena ia mampu meraih medali perunggu dalam cabang olahraga anggar di Olimpiade 2016. Selain Ibtihaj, ada atlet berhijab lain yang juga menjadi sorotan dunia. Siapa saja mereka?
1. Ibtihaj Muhammad
![]() |
Ibtihaj Muhammad menjadi hijabers yang paling disorot karena mewakili Amerika Serikat (AS). Prestasi wanita 30 tahun itu di cabang olahraga anggar memang bisa dibanggakan. Wanita berdarah Afrika itu pernah memenangkan medali perunggu di Women's Sabre World Cup yang berlangsung di Athens, Yunani, pada awal 2016 lalu. Di Olimpiade 2016 yang berlangsung di Rio de Janeiro, Brazil, hijabers asal New Jersey itu kembali meraih medali perunggu di Olimpiade 2016.
![]() |
Ibtihaj berharap bisa menunjukkan kepada dunia bahwa perempuan muslim dapat unggul dalam olahraga. ""Aku suka kenyataan bahwa aku berbeda dari lainnya. Tapi itu tidak akan menghalangi jalanku, aku selalu percaya kalau kerja keras, ketekunan akan membuahkan hasil yang baik," ujar wanita yang pernah meraih medali emas di World Fencing Championships, Kazan, Russia, pada 2014 itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Selain Ibtihaj, ada pula atlet sprint atau pelari jarak pendek yang juga mengenakan jilbab selama pertandingan di Olimpiade 2016. Dia adalah Kariman Abuljadayel.
Kariman merupakan atlet sprint yang mewakili Arab Saudi. Ketika bertanding di Olimpiade 2016, Kariman tidak berhasil membawa pulang medali. Ia harus puas hanya sampai peringkat 23 dengan hasil akhir 14,6 detik. Namun wanita 22 tahun ini menjadi sorotan dan menuai banyak pujian dari netizen. Banyak pengguna sosial yang terus memberikan pujian serta dukungan mereka kepada Kariman.
3. Doaa Elghobashy
![]() |
Seperti Ibtihaj, Doaa Elghobashy juga menjadi atlet berhijab yang sama-sama mencetak sejarah di Olimpiade 2016. Doaa disebut-sebut sebagai atlet voli pantai berhijab pertama yang berkompetisi di Olimpiade. Sosok Doaa saat berlaga bersama tim voli pantai Mesir di Pantai Copacabana, Rio de Janeiro, Brazil memang menarik perhatian. Pada pertandingan melawan tim Jerman itu, dia menjadi satu-satunya wanita berhijab.
![]() |
Penampilannya tampak kontras dengan tim Jerman yang ketika bertanding mengenakan bikini, seragam yang umumnya dipakai para atlet voli pantai. Sementara wanita kelahiran 8 November 1996 itu mengenakan busana tertutup, celana panjang, baju lengan panjang dan hijab. Doaa mengaku sudah mengenakan hijab sejak 10 tahun terakhir.
"Hijabku tidak menghalangiku melakukan hal-hal yang aku sukai dan voli pantai adalah salah satunya," ujar wanita berusia 19 tahun itu.
4. Sarah Attar
![]() |
Sarah Attar merupakan salah satu atlet marathon berhijab yang menarik perhatian di Olimpiade 2016. Sebelumnya, wanita 23 tahun itu memang sudah mencetak sejarah dengan menjadi hijabers pertama asal Arab Saudi yang bersaing di Olimpiade 2012 ketika Saudi Olympic Committee mencabut larangan wanita terjun ke pertandingan olahraga.
Di 2016, Attar kembali dipercaya mewakili Arab Saudi. Ia memiliki misi ingin menginspirasi perempuan Arab lainnya agar terjun ke dunia olahraga. Attar mengaku bangga bisa kembali dipercaya mewakili Arab Saudi di Olimpiade. Meski tidak menang di Olimpiade 2016 namun Attar tetap mengaku senang karena bisa bertemu dengan atlet lain dari berbagai negara.
"Kita saling berbagi saran satu sama lain bagaimana menjadi pelari yang baik," ujarnya. (ays/ays)
Pakaian Pria
Upgrade Gaya Lebaran dengan BOSTANTEN Dompet Lipat Pria Bahan Kulit Sapi Asli yang Elegan & Bikin Penampilan Makin Berkelas!
Pakaian Pria
Upgrade Outfit Lebaran dengan Sentuhan Modern Smartwatch dan Shoulder Bag yang Bikin Penampilan Makin Naik Level!
Pakaian Pria
Ngabuburit Makin Nyaman dengan Pilihan Kaos Pria Santai yang Tetap Stylish Saat Berburu Takjil!
Hobi dan Mainan
Menikmati Waktu Setelah Bukber Bareng Keluarga dengan Pilihan Karaoke Set Bluetooth Portable Andalan!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Ramadan, Wardah Luncurkan 'Global Quran Movement' Lintas Benua
Wardah Ajak Perempuan Temukan Ketenangan Lewat 'Journey to Ramadan 2026'
Anaknya Divonis 7 Kelainan Jantung, Kisah Shinta Dirikan Brand Heart Troops
Diskon Heboh! Belanja 72 Jam Nonstop Buttonscarves-Benang Jarum di ICE BSD
Koleksi Busana Diduga Diplagiat, Brand Lokal Heart Troops Ambil Langkah Hukum
Most Popular
1
Kate Middleton Tampil Dreamy di BAFTA 2026 dengan Gaun Gucci Lama
2
Jojo Siwa Jual Pita Ikonik Rp 260 Ribuan, Sold Out Kurang dari 1 Jam
3
Orientasi Seksualnya Sempat Disorot, Rob Jetten Resmi Jadi PM Belanda Termuda
4
7 Mukena Travel Cantik untuk Mudik dan Lebaran, Bisa Jadi Hampers
5
9 Fakta Bae In Hyuk, Pemain Drama Korea Our Universe
MOST COMMENTED

















































