Tips Pakai Jilbab Saat Naik Motor
Arina Yulistara - wolipop
Selasa, 16 Agu 2016 10:36 WIB
Jakarta
-
Tak sedikit wanita berjilbab yang suka berpergian naik motor untuk menghindari kemacetan. Beberapa di antaranya bahkan berkendara menggunakan motor sendiri demi menghemat waktu. Ketika beraktivitas menggunakan motor atau memanfaatkan layanan ojek online, wanita yang memakai jilbab perlu memperhatikan beberapa hal. Penempatan jarum pentul bisa membuat Anda kurang nyaman bila tidak tepat. Berikut tips memakai jilbab untuk Anda yang suka berkendara naik motor atau ojek.
- Penempatan jarum pentul harus diperhatikan. Penempatan jarum yang tidak tepat bisa membuat Anda tidak nyaman. Ingat ketika berkendara menggunakan motor tentu Anda akan memakai helm. Bila pemakaian jarum asal saja, tidak menutup kemungkinan jarum bisa tersangkut di helm hingga melukai Anda. Penempatan jarum di kanan dan kiri juga tidak disarankan karena bisa melukai Anda atau mengganjal saat pakai helm. Lebih baik menggunakan jarum satu saja di bawah dagu dengan cara yang konvensional.
- Kreasi jilbab turban juga kurang tepat diterapkan ketika berpergian dengan motor. Mengapa? Jilbab turban membuat kepala lebih 'berisi' sehingga kurang nyaman saat menggunakan helm. Penggunaan jilbab turban juga akan membuat penempatan helm tidak nyaman karena tak pada tempatnya.
Pakailah kerudung yang nyaman, tidak terlalu ketat atau kelonggaran. Kerudung yang terlalu ketat akan mengganggu perjalanan Anda terutama bila jaraknya jaruh. Kerudung ala wanita Turki lebih disarankan karena nyaman dan aman digunakan ketika pakai helm. Anda juga bisa memilih jilbab instan yang tidak kebesaran.
- Bawalah kerudung ganti untuk mengantisipasi jilbab Anda basah terkena keringat karena cuaca panas atau lembab akibat pemakaian helm. Mengganti kerudung setelah naik motor juga akan membuat Anda merasa lebih merasa segar dan meningkatkan mood.
- Aksesori kerudung sebaiknya diaplikasikan setelah sampai tujuan. Hindari menggunakan aksesori kerudung saat memakai helm karena bisa melukai dan membuat Anda tidak nyaman. Selain itu, aksesori seperti bros atau anting juga bisa rusak bila dipaksakan saat memakai helm.
(aln/eny)
- Penempatan jarum pentul harus diperhatikan. Penempatan jarum yang tidak tepat bisa membuat Anda tidak nyaman. Ingat ketika berkendara menggunakan motor tentu Anda akan memakai helm. Bila pemakaian jarum asal saja, tidak menutup kemungkinan jarum bisa tersangkut di helm hingga melukai Anda. Penempatan jarum di kanan dan kiri juga tidak disarankan karena bisa melukai Anda atau mengganjal saat pakai helm. Lebih baik menggunakan jarum satu saja di bawah dagu dengan cara yang konvensional.
- Kreasi jilbab turban juga kurang tepat diterapkan ketika berpergian dengan motor. Mengapa? Jilbab turban membuat kepala lebih 'berisi' sehingga kurang nyaman saat menggunakan helm. Penggunaan jilbab turban juga akan membuat penempatan helm tidak nyaman karena tak pada tempatnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Bawalah kerudung ganti untuk mengantisipasi jilbab Anda basah terkena keringat karena cuaca panas atau lembab akibat pemakaian helm. Mengganti kerudung setelah naik motor juga akan membuat Anda merasa lebih merasa segar dan meningkatkan mood.
- Aksesori kerudung sebaiknya diaplikasikan setelah sampai tujuan. Hindari menggunakan aksesori kerudung saat memakai helm karena bisa melukai dan membuat Anda tidak nyaman. Selain itu, aksesori seperti bros atau anting juga bisa rusak bila dipaksakan saat memakai helm.
(aln/eny)











































