Sunsilk Hijab Hunt 2016
Desy Ratnasari: Tidak Mudah Menentukan Pemenang Sunsilk Hijab Hunt
Intan Kemala Sari - wolipop
Senin, 13 Jun 2016 07:15 WIB
Jakarta
-
Desy Ratnasari menjadi salah satu juri utama pada malam grand final Sunsilk Hijab Hunt 2016. Ia bersama aktris Laudya Cynthia Bella dan desainer muslimah Dian Pelangi turut memberikan komentar sekaligus menanyakan pertanyaan seputar pengetahuan agama Islam kepada delapan grand finalist yang terpilih.
Diakui pelantun 'Tenda Biru' itu, menentukan pemenang utama, kedua, dan ketiga tidaklah mudah. Mereka harus melalui perdebatan yang cukup 'alot' dalam mempertahankan jagoannya masing-masing.
"Pastinya perdebatan antara juri, polling SMS, dan Sunsilk sebagai sponsor utama jadi perjalanan panjang pengambilan keputusan dan hal itu tidak mudah. Tapi kami sebagai juri 70 persen keputusan ada di kami, dan inilah keputusan terbaik yang kami berikan," tutur Desy saat diwawancara Wolipop setelah acara di Britama Sports Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (12/6/2016).
Wanita 42 tahun itu berharap bahwa para pemenang yang terpilih bisa membawa nama baik Sunsilk Hijab Hunt sekaligus nama baik wanita muslimah. Ia berharap jika para pemenang nantinya bisa merepresentasikan apa yang dimaksud dengan wanita muslimah dengan berbagai talenta dan karya serta bermanfaat bagi orang lain.
"Jadi tidak hanya euforianya saja, kemudian mereka juara, lalu tugasnya selesai. Tidak bisa begitu. Semoga ini merupakan pintu gerbang untuk memperbaiki diri sehingga lebih bermanfaat," lanjut wanita asal Sukabumi itu.
Desy berpesan kepada para pemenang, yang terpenting adalah tanggung jawab yang akan diembang oleh para pemenang. Lewat ajang pencarian berskala nasional itu, ia berharap bahwa Sunsilk Hijab Hunt bisa menjadi pintu gerbang untuk memperbaiki diri dan menjadikan diri lebih bermanfaat bagi orang lain.
"Pesan saya yang penting adalah tanggung jawab. Karena itu adalah komitmen untuk memperbaiki diri dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain," pungkasnya.
(itn/ami)
Diakui pelantun 'Tenda Biru' itu, menentukan pemenang utama, kedua, dan ketiga tidaklah mudah. Mereka harus melalui perdebatan yang cukup 'alot' dalam mempertahankan jagoannya masing-masing.
"Pastinya perdebatan antara juri, polling SMS, dan Sunsilk sebagai sponsor utama jadi perjalanan panjang pengambilan keputusan dan hal itu tidak mudah. Tapi kami sebagai juri 70 persen keputusan ada di kami, dan inilah keputusan terbaik yang kami berikan," tutur Desy saat diwawancara Wolipop setelah acara di Britama Sports Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (12/6/2016).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi tidak hanya euforianya saja, kemudian mereka juara, lalu tugasnya selesai. Tidak bisa begitu. Semoga ini merupakan pintu gerbang untuk memperbaiki diri sehingga lebih bermanfaat," lanjut wanita asal Sukabumi itu.
Desy berpesan kepada para pemenang, yang terpenting adalah tanggung jawab yang akan diembang oleh para pemenang. Lewat ajang pencarian berskala nasional itu, ia berharap bahwa Sunsilk Hijab Hunt bisa menjadi pintu gerbang untuk memperbaiki diri dan menjadikan diri lebih bermanfaat bagi orang lain.
"Pesan saya yang penting adalah tanggung jawab. Karena itu adalah komitmen untuk memperbaiki diri dan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain," pungkasnya.










































