Sunsilk Hijab Hunt 2016
Berkenalan dengan Kanya Cittasara, Grand Finalis Sunsilk Hijab Hunt Asal Bali
Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 09 Jun 2016 18:09 WIB
Jakarta
-
Kanya Cittarasa menyalurkan hobinya bernyanyi dengan mengikuti audisi Sunsilk Hijab Hunt 2016 di kota Mataram, Lombok. Berangkat dari Bali menuju lokasi audisi, perjuangannya tak sia-sia. Kanya kini menjadi salah satu grand finalis ajang pencarian hijabers berbakat itu.
Melongok pada akun jejaring sosialnya, Kanya suka bernyanyi lagu-lagu Disney. Sehingga tak mengherankan jika kini dia meraih sukses di Sunsilk Hijab Hunt 2016 berkat kesukaannya menyanyikan lagu-lagu dari kisah dongeng tersebut.
Mahasiswi 22 tahun itu berhasil terbang ke Jakarta untuk menjadi 15 besar finalis Sunsilk Hijab Hunt 2016 berkat kemampuannya bercerita dalam bahasa Inggris dan bernyanyi. Musical storytelling begitulah Kanya menyebut bakat yang ditampilkannya di malam final Sunsilk Hijab Hunt 2016 pada Minggu (5/6/2016). Dia membawakan cerita Aladdin pada malam itu, tentu dengan bahasa Inggris.
Penampilan Kanya dikomentari oleh juri utama Desy Ratnasari. Desy mengatakan konsep storytelling yang dibawakan sudah bagus. Penampilan finalis asal Bali itu sudah aman. Namun pelantun 'Tenda Biru' itu menyarankan agar Kanya membawakan cerita rakyat Indonesia jika berhasil lolos dari eliminasi.
Sebelumnya saat audisi di Lombok, Kanya juga mendapatkan pujian juri. Ketika itu wanita lulusan Teknik Arsitektur Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut mendongeng sambil bernyanyi cerita Frozen.
Kini Kanya tengah mempersiapkan penampilannya di babak grand final Sunsilk Hijab Hunt. Dia mengaku bersyukur bisa sampai ke tahap yang istimewa di ajang pencarian bakat yang berhadiah umrah ini.
"Dari awal audisi, nggak ekspektasi tinggi. Saya menampilkan yang terbaik saja," ujarnya. Dan pada grand final nanti, Kanya akan menampilkan musical stroytelling yang mengangkat cerita rakyat Indonesia sesuai saran Desy.
Jangan lewatkan penampilan Kanya di malam grand final Sunsilk Hijab Hunt 2016 di Trans7 pada Minggu (12/6/2016) malam.
(eny/eny)
Melongok pada akun jejaring sosialnya, Kanya suka bernyanyi lagu-lagu Disney. Sehingga tak mengherankan jika kini dia meraih sukses di Sunsilk Hijab Hunt 2016 berkat kesukaannya menyanyikan lagu-lagu dari kisah dongeng tersebut.
Mahasiswi 22 tahun itu berhasil terbang ke Jakarta untuk menjadi 15 besar finalis Sunsilk Hijab Hunt 2016 berkat kemampuannya bercerita dalam bahasa Inggris dan bernyanyi. Musical storytelling begitulah Kanya menyebut bakat yang ditampilkannya di malam final Sunsilk Hijab Hunt 2016 pada Minggu (5/6/2016). Dia membawakan cerita Aladdin pada malam itu, tentu dengan bahasa Inggris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya saat audisi di Lombok, Kanya juga mendapatkan pujian juri. Ketika itu wanita lulusan Teknik Arsitektur Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut mendongeng sambil bernyanyi cerita Frozen.
Kini Kanya tengah mempersiapkan penampilannya di babak grand final Sunsilk Hijab Hunt. Dia mengaku bersyukur bisa sampai ke tahap yang istimewa di ajang pencarian bakat yang berhadiah umrah ini.
"Dari awal audisi, nggak ekspektasi tinggi. Saya menampilkan yang terbaik saja," ujarnya. Dan pada grand final nanti, Kanya akan menampilkan musical stroytelling yang mengangkat cerita rakyat Indonesia sesuai saran Desy.
Jangan lewatkan penampilan Kanya di malam grand final Sunsilk Hijab Hunt 2016 di Trans7 pada Minggu (12/6/2016) malam.
(eny/eny)











































