Jelang Puasa, 200 Desainer Siap Pamer Karya di Muslim Fashion Festival
Arina Yulistara - wolipop
Rabu, 30 Mar 2016 14:45 WIB
Jakarta
-
Indonesia memiliki cita-cita menjadi kiblat fashion muslim dunia di 2020. Untuk mewujudkan impian tersebut, para desainer hijab Indonesia terus menginovasi karya mereka agar semakin modern dan bisa menciptakan tren baru sehingga sektor busana muslim dalam negeri berjalan dinamis.
Selain terus meningkatkan karya para desainer lokal, beberapa pelaku mode juga bekerjasama untuk menggelar pagelaran busana demi mempromosikan fashion muslim Indonesia. Di 2016, persatuan desainer Tanah Air, Indonesia Fashion Chamber (IFC) bersama Hijabers Mom Community (HMC) menggelar Muslim Fashion Festival (Muffest) pada Mei mendatang yang akan menjadi wadah para perancang busana muslim memamerkan karya terbaru mereka.
Dewan Penasihat IFC, Taruna Kusmayadi mengatakan bahwa Muffest ini diselenggarakan dengan tujuan mempromosikan busana muslim karya desainer bangsa ini agar bisa menembus pasar dunia. Menurutnya, bila para desainer hijab bersatu dalam sebuah pagelaran bisa menarik perhatian masyakarat internasional untuk melihat bagaimana keindahan karya-karya busana muslim perancang Indonesia. Tak hanya itu, Muffest juga diharapkan dapat membuat perkembangan fashion muslim Indonesia lebih terarah.
"Busana muslim di Indonesia itu kan beraneka ragam nah pembangunannya ini sebenarnya ke arah mana sih? Kalau kita bicara merek sendiri ya kita sibuk masing-masing ini nanti nggak ada gaungnya. Nah bagaimana kita bisa bersatu sebagai wadah yang menyatukan energi kita untuk membangun kekuatan besar sehingga dunia itu engeh Indonesia sebagai pusat busana muslim. Kalau Muffest tahun ini sukses mungkin dua atau tiga tahun mendatang bisa menjadi fashion week internasional," papar Taruna saat berbincang di Ruang Garuda, Kementerian Perindustrian, Jakarta Selatan, Rabu (30/3/2016).
Terdapat sekitar 200 desainer busana muslim yang akan pamer karya di Muffest Indonesia. Desainer ternama seperti Dian Pelangi, Irna Mutiara, Monika Jufry, Ria Miranda, Zaskia Adya Mecca, Nur Zahra, Hannie Hananto, dan masih banyak perancang lain yang akan menampilkan rancangan terbaru mereka di ajang pagelaran fashion muslim tersebut.
Tak hanya desainer, ratusan brand lokal juga turut berpartisipasi dalam Muffest Indonesia. Muffest diselenggarakan selama lima hari mulai 25 hingga 29 Mei 2016 di Plaza Senayan, Jakarta Pusat. Ada pula beberapa desainer busana muslim internasional dari berbagai negara yang akan menampilkan rancangan terbaru mereka.
Irna Mutiara sebagai salah satu anggota IFC sekaligus Ketua HMC mengatakan bahwa IFC juga menggandeng Islamic Fashion and Design Council (IFDC) untuk memamerkan koleksi lebaran di Muffest Indonesia. IFDC memiliki jaringan busana muslim global yang desainernya berasal dari berbagai negara seperti Turki, Afrika Selatan, Rusia, Italia, Inggris, Timur Tengah, hingga Amerika.
"Akan ada dari Malaysia, Singapura, Brunei, Turki, kita tunggu juga dari Asosiasi Muslim Fashion Jepang," tambah Irna.
Selain label busana, ragam kuliner serta agensi travel umrah juga mewarnai acara yang merupakan hasil kerjasama dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) itu.
Ali Charisma selaku Ketua IFC mengharapkan Muffest Indonesia juga bisa memperkuat bisnis para perancang serta pelaku mode Indonesia terutama generasi muda. Menurutnya, generasi muda tentu akan mempengaruhi perkembangan industri fashion ke depannya.
"Semua desainer apalagi pelaku mode itu harus punya bisnis yang kuat, di sini kita berusaha bantuin desainer muda. Makanya saya dan teman-teman semangat membangun asosiasi ini untuk generasi muda, kita percaya generasi muda bisa membangun industri fashion dunia," ujarnya sebelum acara ditutup. (ays/ays)
Selain terus meningkatkan karya para desainer lokal, beberapa pelaku mode juga bekerjasama untuk menggelar pagelaran busana demi mempromosikan fashion muslim Indonesia. Di 2016, persatuan desainer Tanah Air, Indonesia Fashion Chamber (IFC) bersama Hijabers Mom Community (HMC) menggelar Muslim Fashion Festival (Muffest) pada Mei mendatang yang akan menjadi wadah para perancang busana muslim memamerkan karya terbaru mereka.
Dewan Penasihat IFC, Taruna Kusmayadi mengatakan bahwa Muffest ini diselenggarakan dengan tujuan mempromosikan busana muslim karya desainer bangsa ini agar bisa menembus pasar dunia. Menurutnya, bila para desainer hijab bersatu dalam sebuah pagelaran bisa menarik perhatian masyakarat internasional untuk melihat bagaimana keindahan karya-karya busana muslim perancang Indonesia. Tak hanya itu, Muffest juga diharapkan dapat membuat perkembangan fashion muslim Indonesia lebih terarah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terdapat sekitar 200 desainer busana muslim yang akan pamer karya di Muffest Indonesia. Desainer ternama seperti Dian Pelangi, Irna Mutiara, Monika Jufry, Ria Miranda, Zaskia Adya Mecca, Nur Zahra, Hannie Hananto, dan masih banyak perancang lain yang akan menampilkan rancangan terbaru mereka di ajang pagelaran fashion muslim tersebut.
Tak hanya desainer, ratusan brand lokal juga turut berpartisipasi dalam Muffest Indonesia. Muffest diselenggarakan selama lima hari mulai 25 hingga 29 Mei 2016 di Plaza Senayan, Jakarta Pusat. Ada pula beberapa desainer busana muslim internasional dari berbagai negara yang akan menampilkan rancangan terbaru mereka.
Irna Mutiara sebagai salah satu anggota IFC sekaligus Ketua HMC mengatakan bahwa IFC juga menggandeng Islamic Fashion and Design Council (IFDC) untuk memamerkan koleksi lebaran di Muffest Indonesia. IFDC memiliki jaringan busana muslim global yang desainernya berasal dari berbagai negara seperti Turki, Afrika Selatan, Rusia, Italia, Inggris, Timur Tengah, hingga Amerika.
"Akan ada dari Malaysia, Singapura, Brunei, Turki, kita tunggu juga dari Asosiasi Muslim Fashion Jepang," tambah Irna.
Selain label busana, ragam kuliner serta agensi travel umrah juga mewarnai acara yang merupakan hasil kerjasama dengan Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) itu.
Ali Charisma selaku Ketua IFC mengharapkan Muffest Indonesia juga bisa memperkuat bisnis para perancang serta pelaku mode Indonesia terutama generasi muda. Menurutnya, generasi muda tentu akan mempengaruhi perkembangan industri fashion ke depannya.
"Semua desainer apalagi pelaku mode itu harus punya bisnis yang kuat, di sini kita berusaha bantuin desainer muda. Makanya saya dan teman-teman semangat membangun asosiasi ini untuk generasi muda, kita percaya generasi muda bisa membangun industri fashion dunia," ujarnya sebelum acara ditutup. (ays/ays)
Health & Beauty
Secret Garden Extrait de Parfum, Wangi Mewah yang Tahan Lama dan Bikin Kesan Lebih Berkelas!
Health & Beauty
Rambut Lebih Halus & Anti Ngembang, Ini 3 Hair Care Andalan untuk Rambut yang Susah Diatur!
Hobbies & Activities
Main Badminton Lebih Stabil, Ini Rekomendasi 3 Shuttlecock yang Nyaman Dipakai Latihan Rutin
Hobbies & Activities
American Tourister Argyle Cabin 20 Inch jadi Solusi Ringkas dan Aman untuk Travel Singkat
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Eksplorasi Bordir dan Motif Floral untuk Baju Lebaran 2026 dari Bwbyaz
Kaleidoskop 2025
Ini 7 Tren Hijab 2025: Pashmina Meleyot, Motif hingga Menjuntai
Kaleidoskop 2025
Ini Brand Hijab yang Menguasai Tren 2025, dari Lafiye hingga Na The Label
Bank Mega Syariah Resmi Luncurkan Program Loyalitas MPC Points
Juara Emeron Hijab Hunt Nakeisha Rilis Single Nanti, Ini Kisah di Baliknya
Most Popular
1
Ramalan Zodiak 8 Januari: Capricorn Harus Tegas, Pisces Hadapi Tantangan
2
Momen Miley Cyrus Ngomel ke Fotografer, Disuruh Lepas Kacamata di Red Carpet
3
Penampilan Terbaru Vidi Aldiano Bikin Pangling, Kini Berkumis Tebal
4
Kate Middleton Jadi Korban Kekejaman AI, Tersebar Gambar Sensual
5
Kisah Cinta Sesama Idol Jepang, Mantan AKB48 Akan Dinikahi Anggota BOYS & MEN
MOST COMMENTED











































