Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Sunsilk Hijab Hunt 2016

Jenahara Ungkap Kesalahan Berbusana Saat Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2016

Rahmi Anjani - wolipop
Selasa, 22 Mar 2016 09:32 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Mohammad Abduh
Jakarta - Jenahara pertamakalinya menjadi juri Sunsilk Hijab Hunt 2016 di audisi kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (20/3/2016) lalu. Sesuai dengan profesinya sebagai desainer fashion, ia pun bertugas untuk menilai penampilan para peserta dari segi mode. Lalu bagaimana pendapatnya mengenai cara berpakaian kontestan saat melakukan audisi Sunsilk Hijab Hunt?

"Sebenarnya mereka sudah oke, sudah mulai standout. Tapi mungkin stand out-nya ini yang perlu diperhatikan sih karena memang berhijab bukan masalah harus heboh dari atas sampai bawah tapi bagaimana kita harus me-mix and match pakaian kita," kata Jenahara usai audisi di Kartini Ballroom, Hotel Polonia, Jalan Jenderal Soedirman 14, Medan, Minggu, (21/3/2016).

Merasa masih banyak yang perlu diperbaiki, Jenahara pun mengungkap sejumlah kesalahan berbusana para konstentan. Berikut empat di antaranya yang bisa dijadikan pelajaran bagi peserta di audisi lainnya:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Terlalu Bling-bling
Wanita yang akrab disapa Jena tersebut cukup sering mengomentari sepatu peserta yang tampak terlalu 'bling-bling' atau gemerlap. Ia pun melihat hal tersebut sebagai salah satu kesalahan karena kurang tepat untuk dikenakan di acara audisi.

2. Busana Pesta
Beberapa kali presenter Dua Hijab itu juga mengritik peserta yang memakai baju pesta. "Jadi tadi aku lihat secara keseluruhan mungkin menurut mereka heboh itu harus pakai sepatu bling-bling, bajunya baju pesta. Padahal ini kan ajang pemilihan bakat jadi aku rasa karakter yang harus ditonjolin bukan pakai baju heboh dan banyak bling-bling," katanya lagi.

3. Baju Tak Sesuai dengan Usia
Sebaiknya para kontestan juga menyesuaikan gaya busana dan hijab dengan usia mereka. Beberapa kontestan pun disarankan demikian.

"So far, cara berpakaiannya masih belum tahu how to mix and match. Mungkin belum nonton Dua Hijab," ungkapnya seraya tertawa.

4. Perpaduan Kurang Serasi
Seperti yang disebutkan Jena sebelumnya, sejumlah peserta Medan belum tahu cara tepat memadukan busana. Ia pun melihat cukup banyak hijabers yang bajunya kurang selaras, baik dari pemilihan warna dan motif.

"Sebenarnya bermain warna nggak masalah asal tahu cara mix and match-nya. Jangan pakai warna jedar sama jebar, print sama print. Berbusana hijab memang nggak mudah kalau nggak tahu mix and match. Makanya, harus banyak belajar. Nonton acara fashion, googling, cari referensi," saran Jena.

5. Kerudung
Selain busana, desainer yang sering menampilkan busana monokrom tersebut juga memperhatikan gaya hijab mereka. Ada beberapa yang dianggapnya berlebihan, Jena pun berharap jika kontestan lain menerapkan tatanan kerudung yang simpel saja. (asf/asf)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads