Sunsilk Hijab Hunt 2016
Jenahara Merasa Tertantang Jadi Juri Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2016
Arina Yulistara - wolipop
Minggu, 20 Mar 2016 15:03 WIB
Jakarta
-
Bagi Anda penggemar dunia fashion tentu tidak asing lagi dengan nama Jenahara Nasution. Desainer tersebut dikenal dengan gaya hijabnya yang edgy dan bernuansa monokrom.
Untuk pertamakalinya, anak dari Ida Royani itu akan menjadi juri Sunsilk Hijab Hunt 2016. Hari ini, Minggu (19/3/2016), ia pun tengah dipasangkan dengan Desi Ratnasari untuk menguji bakat peserta 20 besar di Medan, Sumatera Utara.
Kepada Wolipop, wanita yang akrab disapa Jena tersebut mengungkapkan perasaan senangnya bisa dipercaya jadi juri. Terlebih ini adalah kali ppertama Jena menjurikan sebuah ajang pencarian bakat.
"Aku beberapa kali memang pernah menjadi juri tapi fashion show, jadi lebih melihat penampilan. Aku sih merasa tertantang. Senang juga bisa dipercaya jadi juri mudah-mudahan bisa menilai dengan baik," kata Jena yang ditemui sebelum mulai audisi.
Ia pun mengaku tidak hanya akan menilai berdasarkan penampilan namun juga inner beauty atau kecantikan dari dalam. Perancang tersebut juga akan melihat bagaimana si peserta berkomunikasi.
"Karena berawal dari desainer, aku merasa penampilan itu penting. Walau tidak bermaksud men-judge, setiap orang pasti melihat first impression. Aku akan fokus pada cara dia berpakaian dan cara bertuturnya," kata Jena. (ays/ays)
Untuk pertamakalinya, anak dari Ida Royani itu akan menjadi juri Sunsilk Hijab Hunt 2016. Hari ini, Minggu (19/3/2016), ia pun tengah dipasangkan dengan Desi Ratnasari untuk menguji bakat peserta 20 besar di Medan, Sumatera Utara.
Kepada Wolipop, wanita yang akrab disapa Jena tersebut mengungkapkan perasaan senangnya bisa dipercaya jadi juri. Terlebih ini adalah kali ppertama Jena menjurikan sebuah ajang pencarian bakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia pun mengaku tidak hanya akan menilai berdasarkan penampilan namun juga inner beauty atau kecantikan dari dalam. Perancang tersebut juga akan melihat bagaimana si peserta berkomunikasi.
"Karena berawal dari desainer, aku merasa penampilan itu penting. Walau tidak bermaksud men-judge, setiap orang pasti melihat first impression. Aku akan fokus pada cara dia berpakaian dan cara bertuturnya," kata Jena. (ays/ays)











































