Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Ibtihaj Muhammad, Hijabers Pertama yang Wakili Amerika di Olimpiade

Arina Yulistara - wolipop
Kamis, 25 Feb 2016 13:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Instagram
Jakarta - Kini wanita berhijab semakin diberikan kesempatan untuk unjuk diri. Tak heran bila banyak hijabers yang bisa membanggakan ketika tampil di kompetisi atau ajang kejuaraan dunia. Salah satunya Ibtihaj Muhammad yang terpilih untuk mewakili Amerika di Olimpiade 2016.

Terpilihnya Ibtihaj membuat ia menjadi atlet berhijab pertama yang mewakili Amerika di Olimpiade. Wanita 30 tahun itu akan mewakili Amerika di cabang olahraga anggar dalam Olimpiade 2016 yang digelar di Rio de Janeiro, Brazil, pada Agustus mendatang.

Wanita berdarah Afrika itu berhasil terpilih menjadi salah satu atlet yang terjun ke Olimpiade setelah memenangkan medali perunggu di Women's Sabre World Cup yang berlangsung di Athens, Yunani, pada awal 2016 lalu. Ibtihaj merasa bangga dan sangat bersemangat untuk menjadi atlet terbaik di Olimpiade 2016.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aku akan berada di Olimpiade untuk Amerika Serikat. Ras, agama, dan jenis kelamin tidak akan menghalangi kita untuk meraih mimpi kita," ujar Ibtihaj seperti dilansir dari News Week.

Wanita asal New Jersery ini akan bertanding secara individu di Olimpiade. Ia ditemani oleh rekan atlet wanita lainnya Mariel Zagunis. Ini akan menjadi Olimpiade pertama bagi Ibtihaj karena sebelumnya ia gagal lolos untuk mengikuti Olimpiade di London, Inggris, pada 2012 lalu. Kala itu, ia sedang cedera lengan sehingga tidak bisa bertanding.

Ibtihaj berharap keikutsertaannya tersebut bisa mencetak sejarah dunia sebagai atlet Amerika Serikat pertama yang mengenakan jilbab saat tanding di Olimpiade. Wanita lulusan Duke University itu juga telah melakukan persiapan yang maksimal untuk menghadapi Olimpiade.

"Aku suka kenyataan bahwa aku berbeda dari lainnya. Tapi itu tidak akan menghalangi jalanku, aku selalu percaya kalau kerja keras, ketekunan akan membuahkan hasil yang baik," ujar wanita yang pernah meraih medali emas di World Fencing Championships, Kazan, Russia, pada 2014 itu.

Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro Brazil berlangsung mulai 5 Agustus hingga 21 Agustus 2016. Sebanyak kurang lebih 12.500 atlet bertanding di ajang kejuaraan dunia tersebut. Para atlet berasal dari 206 negara. (ays/ays)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads