Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Sunsilk Hijab Hunt 2015

Ini Rencana 8 Finalis Jika Berhasil Jadi Juara Sunsilk Hijab Hunt 2015

Arina Yulistara - wolipop
Minggu, 05 Jul 2015 15:25 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Sunsilk Hijab Hunt
Jakarta - Minggu (5/7/2015), menjadi hari penentu pemenang Sunsilk Hijab Hunt 2015. Delapan finalis akan bersaing di grand final ajang pencarian hijabers berbakat itu pada malam nanti di Britama Arena, Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Malam grand final juga akan disiarkan secara langsung di Trans7 mulai pukul 20.00 WIB dan streaming lewat detikcom. Para finalis kini sedang mempersiapkan diri untuk tampil maksimal. Mereka berharap bisa menjadi juara kontes unjuk bakat berskala nasional ini. Para finalis pun sudah mempunyai rencana bila menjadi juara nanti. Berikut harapan delapan finalis Sunsilk Hijab Hunt.

Mayang Ayu Faluthamia

Mayang yang merupakan salah satu finalis asal Jakarta mengatakan menang atau kalah bukan masalah bagi dirinya. Ia mengaku merasa bersyukur sudah bisa masuk delapan besar Sunsilk Hijab Hunt 2015. Namun jika diberikan kesempatan menjadi juara, Mayang berencana akan umrah bersama kedua orangtuanya. Sementara uang tunai yang didapatkannya ingin ditabung hingga bisa membuat orangtua naik haji.

Devi Handayani

Berbeda dengan rencana finalis asal Bandung, Devi Handayani. Hijabers dengan bakat dubbing tersebut mengaku sudah memiliki nazar ingin infaq untuk anak-anak asuh yang dekat dengannya. Selain itu, ia juga ingin mendirikan taman dongeng di Bandung, Jawa Barat.

"Devi pengen bikin taman dongeng di Bandung, selain kita bisa beramal, Devi juga mau menjadikannya program sosial. Sisanya baru ditabung buat nanti lanjut usia," ujar hijabers 21 tahun itu.

Rusfa Tursina

Sementara finalis asal Aceh, Rusfa Tursina memiliki niat berbeda. Sebagai seorang dokter, Rusfa ingin membantu pasien-pasiennya yang dari kalangan tak mampu agar bisa tetap mendapatkan pengobatan terbaik. Ia juga ingin berbagi ke panti asuhan baru sisanya diberikan ke orangtua.

Bella Almira

Bella berencana jika menang nanti ingin menyumbangkan sebagian uangnya ke orang yang membutuhkan. Sisanya ia akan tabung untu membayar kuliah. Namun bila kalah ia sudah siap menerimanya dengan ikhlas.

"Kalah atau menang aku ikhlas, aku sudah senang bisa bikin pendukungku bangga dengan sampai di sini, khususnya untuk orangtua dan seluruh wanita muda di indonesia agar bisa menginspirasi mereka untuk bisa terus berkarya. Buktikan kalau kemampuan nggak terbatas dengan usia, kalau kita yang muda juga bisa setara dengan yang sudah berpengalaman," tutur Bella yang dikenal sebagai gadis ukulele asal Jakarta itu.

Ninda Putri Laili

"Insya Allah kalau menang sudah nazar sepertiganya dibelikan hewan kurban dan dikasih ke anak yatim-piatu. Sisanya lagi buat orangtua. Umrahnya kalau boleh dialihkan buat orangtua saja karena waktu itu sudah mengumpulkan uang untuk umrahin orangtua tapi karena satu dan lain hal jadi kepakai uangnya. Semoga kalau memang ini rezeki buat orangtua saja," harap Ninda yang merupakan perwakilan asal Lombok, Nusa Temggara Barat.

Jika Ninda kalah, ia mengaku sudah menyiapkan diri. Wanita 22 tahun dengan bakat menyanyi itu sudah terbiasa menerima kegagalan maka ia akan ikhlas jika namanya tidak disebut sebagai pemenang.

Wiedya Permata Putri Hamid

Finalis asal Purwakarta, Wiedya Permata Putri Hamid berencana mengumrahkan sang ibunda bila menang nanti. Ia juga sudah berjanji kalau uang yang didapatkan dari kontes ini akan disisihkan ke orang-orang membutuhkan. Baru sisanya untuk mengembangkan bisnis fashion miliknya bernama 'Ekada'.

Carla Rizki

Serupa dengan Wiedya, finalis yang jago Taekwondo, Carla Rizki, juga mempunyai harapan untuk mengumrahkan orangtua. Ia juga memiliki harapan bila menang nanti bisa berpeluang terjun ke dunia entertainment.

"Kalau menang salah satu tujuan aku ingin berangkatkan orangtua umrah. Terus kalau ada kesempatan di bidang entertainment ingin jadi bintang film action tapi tetap pakai jilbab," ujarnya.

Sabrina Cyndi Azhari Pasaribu

Finalis asal Medan, Sabrina mengatakan jika dapat memenangkan kontes muslimah berbakat ini, maka hadiah yang berupa uang akan dipakai untuk kebutuhan kuliah dan disumbangkan ke tempat pengajian dekat rumahnya. Namun kalau kalah Sabrina tetap bersyukur karena masih bisa mewujudkan niatnya berdakwah.

"Kalau kalah setidaknya niat dakwah untuk mengajak wanita Indonesia kembali dekat dengan Al-Quran sudah tercapai. Alhamdulillah Sabrina sudah ikut karantina jadi ingin terus berusaha," urainya.
(aln/kik)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads