Elzatta Sukses Pamer Koleksi Busana Hijab di New York
Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 01 Jun 2015 13:18 WIB
Jakarta
-
Elzatta baru saja menggelar fashion show koleksi terbarunya, Sabtu (30/5/2015). Kali ini, parade busana brand muslimah tersebut terasa spesial karena ditampilkan di New York, Amerika Serikat. Acara itu merupakan bagian dari diskusi antar agama yang diadakan Nusantara Foundation, sebuah organisasi nirlaba yang fokus dalam mengkampanyekan wajah Islam Indonesia kepada dunia.
Bertempat di Gedung 4 W 43rd Street, fashion show dimulai pukul 18:30 waktu setempat. Pameran busana tersebut dihadiri kurang lebih 400 orang dari berbagai kalangan, bukan hanya orang Indonesia. Bahkan ada beberapa perwakilan brand internasional, yakni Maria dari Adriana Papell dan Dustan dari brand Rocawear.
"Saya tidak tahu busana hijab bisa indah dan stylish seperti ini," kata Maria.
Sambutan yang diterima dari fashion show tersebut pun cukup positif dan meriah. "Kami bersyukur mendapatkan sambutan meriah dari warga New York. Kami ingin menunjukkan wajah Islam di Nusantara itu ceria dan tidak kaku, lewat fashion-nya," kata Elidawati selaku pimpinan Benzaya Group yang membawahi Elzatta.
Sesuai dengan lokasi peragaan, Elzatta menampilkan 22 busana hijab yang terinspirasi dari gaya khas para New Yorker. Pakaian-pakaian tersebut dihadirkan dengan warna-warna terang bernuansa sunrise dan earth tone. Meski begitu, busana tidak terlalu ramai karena ditawarkan dengan potongan yang lebih minimalis. Untuk koleksi kali ini, Elzatta pun menawarkan material baru, yakni chiffon. Koleksi bertajuk Shades of Archipelago tersebut dibawakan oleh delapan orang model lokal.
Elidawati mengaku merasa senang dan lega dengan suksesnya fashion show ini. Ia pun berharap agar masyarakat internasional bisa mengenal hijab Indonesia yang fashionable dan kaya warna, tidak melulu gelap seperti Timur Tengah. Pameran busana tersebut juga dihadirkan demi memantapkan posisi Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia.
"Saya sudah 25 tahun bergelut di industri ini. Semoga cita-cita Indonesia untuk menjadi kilbat busana muslimah dunia bisa tercapai," tambah Elidawati.
(Rahmi Anjani/Rahmi Anjani)
Bertempat di Gedung 4 W 43rd Street, fashion show dimulai pukul 18:30 waktu setempat. Pameran busana tersebut dihadiri kurang lebih 400 orang dari berbagai kalangan, bukan hanya orang Indonesia. Bahkan ada beberapa perwakilan brand internasional, yakni Maria dari Adriana Papell dan Dustan dari brand Rocawear.
"Saya tidak tahu busana hijab bisa indah dan stylish seperti ini," kata Maria.
Sambutan yang diterima dari fashion show tersebut pun cukup positif dan meriah. "Kami bersyukur mendapatkan sambutan meriah dari warga New York. Kami ingin menunjukkan wajah Islam di Nusantara itu ceria dan tidak kaku, lewat fashion-nya," kata Elidawati selaku pimpinan Benzaya Group yang membawahi Elzatta.
Sesuai dengan lokasi peragaan, Elzatta menampilkan 22 busana hijab yang terinspirasi dari gaya khas para New Yorker. Pakaian-pakaian tersebut dihadirkan dengan warna-warna terang bernuansa sunrise dan earth tone. Meski begitu, busana tidak terlalu ramai karena ditawarkan dengan potongan yang lebih minimalis. Untuk koleksi kali ini, Elzatta pun menawarkan material baru, yakni chiffon. Koleksi bertajuk Shades of Archipelago tersebut dibawakan oleh delapan orang model lokal.
Elidawati mengaku merasa senang dan lega dengan suksesnya fashion show ini. Ia pun berharap agar masyarakat internasional bisa mengenal hijab Indonesia yang fashionable dan kaya warna, tidak melulu gelap seperti Timur Tengah. Pameran busana tersebut juga dihadirkan demi memantapkan posisi Indonesia sebagai kiblat fashion muslim dunia.
"Saya sudah 25 tahun bergelut di industri ini. Semoga cita-cita Indonesia untuk menjadi kilbat busana muslimah dunia bisa tercapai," tambah Elidawati.
(Rahmi Anjani/Rahmi Anjani)










































