Intimate Interview

Kenalan dengan Melani Putri, Atlet Olimpiade Tokyo Calon Guru Asal Karawang

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 29 Jul 2021 06:45 WIB
Atlet Dayung Rowing Melani Putri. Foto Mutia dan Melani. Foto: Dok. NOC media.
Jakarta -

Melani Putri merupakan andalan Indonesia di cabang olahraga rowing di Olimpiade Tokyo 2021. Sisi lain Melani, ternyata dia merupakan calon guru asal Karawang, Jawa Barat.

Sebelum berlaga di Olimpiade Tokyo 2020, sederet kejuaraan pernah diikuti Melani. Atlet berhijab itu pernah mengikuti Pekan Olahraga Pelajar tingkat Nasional (POPNAS) 2015 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar 2016. Dia meraih emas di kelas Quadruple dan perunggu di kelas Single Scull.

Melani juga pernah berpartisipasi di South East Asia Rowing Federation (SEARF) yang diselenggarakan di Vietnam pada 2017. Pada saat itu dia mendapat medali perunggu di kelas Double Scull, dan Single Scull.

Selanjutnya, Melani berlomba di Asian Rowing Cup II di Korea pada 2018, di kelas Quadruple. Dan dia berhasil mendapat perak. Pada tahun yang sama di Pekan Olahraga Daerah (PORDA), wanita muda itu mendapat medali emas. Prestasi lainnya saat mengikuti SEARF Thailand 2019, Melanie mendapat perunggu.

Pada ajang Olimpiade Tokyo 2020, Melani dan rekannya Mutiara Rahma Putri bertanding di Sea Forest Waterway, Tokyo Bay, Minggu (25/7/2021). Sayangnya dia dan Mutiara belum berhasil menembus babak semifinal.

Meskipun gagal, Melani tak patah semangat. Dia dan Mutiara menyebut hasil di Olimpiade Tokyo 2020 ini sebagai pelajaran berharga. Pada saat bertanding mereka membukukan waktu 8 menit 3, 19 detik dan berada di peringkat enam pada heat pertama.

Mutiara Rahma Putri/Melani PutriMutiara Rahma Putr dan Melani Putri. Foto: Dok. PB PODSI.

Awal Melani Putri Menjadi Atlet Dayung

Wolipop mewawacarai Melani Putri, srikandi Indonesia di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Melani berbagi kisahnya awal mula dia menjadi atlet dayung.

Melanie mencoba olahraga dayung sejak 2014. Dia pun langsung jatuh cinta pada olahraga yang biasa dilakukan di danau atau situ itu.

"2014 mulai mengikuti dayung. Awalnya diajak oleh pelatih dayung di Karawang dan saya ikut aja. Ditekuni terus latihan lama-lama terbiasa," ungkap Melani saat berbincang dengan Wolipop, Senin (26/7/2021)

Wanita 21 tahun itu bersyukur mendapatkan dukungan dari kedua orangtuanya untuk menjadi atlet dayung. Apalagi setelah menjadi atlet, Melani bisa punya pengalaman ke luar negeri. Namun di sisi lain, dia juga harus tetap semangat latihan dalam kondisi cuaca apapun.

"Mau hujan atau nggak tetap menjalani latihan," kata Melani.

Kini Melani merasakan buah dari perjuangannya latihan dalam kondisi cuaca apapun. Dia dan Mutiara didapuk mewakili Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020.

"Prestasi yang sangat berharga buat saya adalah bisa mengikuti Olimpiade Tokyo. Bangga, senang dan bersyukur," ujarnya.

Sebelum berangkat untuk Olimpiade, anak bungsu dari 10 orang bersaudara itu dengan sungguh-sungguh mengikuti pelatihan. Dia melatih fisik dan daya tahan tubuhnya.

Namun usaha kerasnya belum meraih mendali. Dia pun mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Indonesia yang sudah mendukungnya.

"Mungkin untuk hasil pertandingan kemarin ke depannya harus lebih kerja keras lagi. Untuk persiapan event-event berikutnya. Dan terimakasih atas dukungan dan doanya dari masyarakat Indonesia," ucapnya haru.

Atlet Dayung Rowing Melani Putri.Atlet Dayung Rowing Melani Putri. Foto: Dok. M Hadris Rowing Coach.

Melani Calon Guru Asal Karawang

Bersama Mutiara Rahma, Melani menjadi salah satu atlet berhijab di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Dia mengungkapkan sudah berhijab sejak 2014. Baginya hijab bukan halangan untuk meraih mimpi menjadi atlet.

"Berhijab memang sudah kewajiban seorang muslim. Dan tidak mengganggu untuk latihan juga. Awal mulanya saya memang sudah berhijab, tetapi masuk Pelatnas pernah dibuka buat latihan. Tapi saya mantap lagi memakai hijab untuk latihan. Dan sampai sekarang alhamdulillah saya selalu menurut aurat," lanjutnya lagi.

Sisi lain Melani selain hijabnya adalah, dia kini tengah menempuh pendidikan sebagai calon guru. Dia kuliah di jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan.

"Untuk sekarang saya masih kuliah di jurusan Pendidikan Jasmani dan Kesehatan Rekreasi (PJKR) di Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang (UNSIKA)," jelasnya.

Jurusan tersebut sesuai dengan minat dan bakatnya di dunia olahraga. Jika sudah tidak menjadi atlet, Melani memang ingin menjadi guru olahraga.

Semoga sukses terus Melani!

Foto Mutiara dan Melani saat mengikuti Olimpiade TokyoFoto Mutiara dan Melani saat mengikuti Olimpiade Tokyo Foto: Dok. M Hadris Rowing Coach.
(gaf/eny)