Mengenal 4 Atlet Berhijab Wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 26 Jul 2021 14:30 WIB
Foto atlet Rowing Mutia dan Melani. Atlet Indonesia berhijab di Olimpiade Tokyo 2020. Foto: Dok. Instagram @melaniputri2107.
Jakarta -

Olimpiade Tokyo digelar pada 23 Juli hingga 10 Agustus 2021. Upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020 digelar di Tokyo Olympics Stadium, Jumat (23/7/2021).

Lebih dari 11 ribu atlet ambil bagian di Olimpiade 2020. Dan Indonesia sendiri mengirim sebanyak 28 atlet yang akan bertanding di delapan cabang olahraga dari 33 yang dipertandingkan.

Dari delapan atlet yang menjadi kontigen Merah Putih di Olimpiade Tokyo 2020, ada empat atlet berhijab. Para hijabers ini bertanding di cabang olahraga angkat besi (Weightlifting), panahan (Archery) dan olahraga dayung (Rowing). Siapa saja atlet berhijab asal Indonesia tersebut? Yuk, kenal lebih dekat dengan 4 atlet Olimpiade Tokyo yang berhijab :

1. Nurul Akmal

lifter aceh Nurul AkmalFoto Nurul Akmal Foto: ist.

Atlet berhijab yang menjadi wakil Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 adalah Nurul Akmal. Sosok Nurul bersama Rio Waida sudah terlihat di pembukaan Olimpiade 2020 saat menjadi pembawa bendera Indonesia. Opening ceremony Olimpiade Tokyo dilakukan pada hari Jumat (23/7) kemarin.

Nurul Akmal lahir pada 12 Februari 1993. Atlet angkat besi 28 tahun itu berdomisili di Aceh. Ia merupakan lifter kelas +87 kg dan dinyatakan lolos setelah berhasil menempati peringkat enam kualifikasi Olimpiade.

Lolosnya Nurul ke Olimpiade Tokyo 2020 sekaligus menjadi pencapaian tersendiri. Ia menjadi atlet putri pertama Indonesia yang lolos di kelas berat -- Merah Putih biasanya meloloskan atletnya di kelas-kelas ringan.

Selain itu, Nurul juga menjadi atlet pertama dari Aceh yang tampil di Olimpiade sejak 33 tahun silam. Kali terakhir ada atlet asal Aceh lain yang tampil adalah Alkindi pada cabang anggar di Olimpiade 1988 Seoul, Korea Selatan.

Dalam kariernya, Nurul Akmal menorehkan sejumlah catatan yang mengharumkan nama Indonesia. Sebut saja medali perak Islamic Solidarity Games di Baku 2017, emas di test event Asian Games 2018, dan satu perak serta dua perunggu di Qatar Cup 2019.

"Sudah lolos Olimpiade kemudian diminta membawa bendera Merah Putih itu rasanya bangga sekali. Luar biasa dan tidak disangka-sangka," kata Nurul Akmal dalam sebuah percakapan dengan detikSport.

2. Diananda Chairunisa

Indonesia's Diananda Choirunisa (R) and Riau Salsabila celebrate after beating the USA in the mixed team eliminations during the Tokyo 2020 Olympic Games at Yumenoshima Park Archery Field in Tokyo on July 24, 2021. (Photo by ADEK BERRY / AFP)Foto Diananda Choirunisa dan Riau Salsabila. (Photo by ADEK BERRY / AFP) Foto: AFP/ADEK BERRY

Pada Olimpiade Tokyo 2020, tim panahan Indonesia meloloskan empat atlet. Mereka ialah Riau Ega Salsabila (Recurve perorangan/beregu campuran/beregu putra), Arif Dwi Pangestu (Recurve perorangan/beregu putra), Bagas Prastyadi (Recurve perorangan/beregu putra), dan Diananda Chairunisa (Recurve putri/beregu campuran). Dari empat atlet itu, Diananda Chairunisa satu-satunya pemanah putri Indonesia yang menempati peringkat ke-40.

Diananda Chairunisa merupakan istri dari Serda Danie Pratama (Danru 3/II/B Yonnif Mekanis Raider 411/Pandawa/6/2 Kostrad). Suaminya juga seorang atlet sepak bola profesional. Sang suami dikontrak bermain di Liga 2 Indonesia musim 2021 oleh Sulut United.

3. Mutiara Rahma Putri

Foto atlet dayung, Mutiara Rahma Putri.Foto atlet dayung, Mutiara Rahma Putri. Foto: Dok. Instagram @mutia.rp.

Atlet berhijab berikutnya yang mewakili Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020 adalah Mutiara Rahma Putri. Mutiara adalah atlet dayung.

Dia bermain berpasangan dengan Melani Putri. Sebagai timnas rowing, keduanya bertolak ke Tokyo pada 20 Juli 2021. Pada 25 Juli 2021, Melani dan Mutiara bertanding di Sea Forest Waterway, Tokyo Bay.

Sayangnya keduanya tak lolos ke semifinal Olimpiade Tokyo 2020. Meski demikian Mutiara Rahma Putri dan Melani Putri tak patah semangat dan menyebut hasil di Olimpiade jadi pelajaran berharga.

Mereka membukukan waktu 8 menit 3, 19 detik dan berada di peringkat enam pada heat pertama. Hasil ini pun membuat mereka tak mampu melanjutkan pertandingan di empat besar.


4. Melani Putri

Foto atlet Rowing Mutia dan Melani.Foto atlet Rowing Mutia dan Melani. Foto: Dok. Instagram @melaniputri2107.

Atlet berhijab Melani Putri, andalan Indonesia di cabang olahraga rowing di Olimpiade Tokyo 2020. Selain atlet, Melani merupakan calon guru asal Karawang, Jawa Barat,

Sederet kejuaraan pernah diikuti Melani. Di antaranya, Pekan Olahraga Pelajar tingkat Nasional (POPNAS) tahun 2015 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) Jabar tahun 2016 contohnya. Dia meraih emas di ajang lima tahun itu di kelas Quadruple dan perunggu di kelas Singgle Scull.

Melani juga pernah berpartisipasi di South East Asia Rowing Federation (SEARF) yang diselenggarakan di Vietnam pada 2017. Dia mendapat perunggu di kelas Double Scull, dan Single Scull.

Selanjutnya, Melani berlomba di Asian Rowing Cup II di Korea pada 2018, di kelas Quadruple dan mendapat perak. Dan di tahun yang sama di Pekan Olahraga Daerah (PORDA) dia mendapat medali emas. Pada 2019, di SEARF Thailand Melani mendapat perunggu.

(gaf/eny)