Influencer Kanada Rilis Hijab Ramah Lingkungan, Angkat Citra Islam

Gresnia Arela Febriani - wolipop Senin, 22 Feb 2021 14:34 WIB
Pasangan muslim suami istri yang berasal dari Toronto, Ontario, Kanada ini yang dikenal karena konten edukasi di TikTok dan YouTube. Kini keduanya membuat gebrakan terbaru dengan terjun ke dunia industri hijab. Foto: Instagram @sanasalehofficial
Kanada -

Pasangan muslim suami istri yang berasal dari Toronto, Ontario, Kanada ini yang dikenal karena konten edukasi di TikTok dan YouTube. Kini keduanya membuat gebrakan terbaru dengan terjun ke dunia industri hijab.

Ialah Will dan Sana Saleh yang memproduksi hijab pola tie dye yang sempat populer pada 2000-an. Keduanya membuka bisnis hijab dengan merek Lala Hijabs.

Sana mengatakan kepada blogTO bahwa mereka mulai berbisnis hijab pada Agustus 2020. Influencer yang mempunyai lebih dari 30 ribu pengikut itu mengaku terinspirasi oleh tren tie dye yang pernah sangat terkenal.

Pasangan muslim suami istri yang berasal dari Toronto, Ontario, Kanada ini yang dikenal karena konten edukasi di TikTok dan YouTube. Kini keduanya membuat gebrakan terbaru dengan terjun ke dunia industri hijab.Pasangan muslim suami istri yang berasal dari Toronto, Ontario, Kanada ini yang dikenal karena konten edukasi di TikTok dan YouTube. Kini keduanya membuat gebrakan terbaru dengan terjun ke dunia industri hijab. Foto: Instagram @lalahijabs

"Saya ingat ketika melihat Will dan bertanya-tanya mengapa tidak ada hijab dengan motif tie dye di pasaran. Bukankah motif itu keren?" ucap Sana.

Kemudian Sana membuka lemarinya dan menemukan hijab warna krem yang sudah pudar. Lalu Sana mewarnainya dengan pewarna yang ada dijual di Walmart, Amerika Serikat.

Ketika Sana berhasil membuat motif hijab tersebut dengan cantik, ia mengunggah di akun TikToknya dan medapatkan sambutan positif dari pengikutnya di TikTok. Sehingga dia memutuskan untuk memulai bisnis.

Lala Hijabs mengklaim sebagai salah satu perusahaan hijab pertama yang menggunakan kemasan berkelanjutan atau ramah lingkungan. Mereka tergerak melakukan hal itu setelah melihat sampah plastik menggunung di rumah.

Pasangan muslim suami istri yang berasal dari Toronto, Ontario, Kanada ini yang dikenal karena konten edukasi di TikTok dan YouTube. Kini keduanya membuat gebrakan terbaru dengan terjun ke dunia industri hijab.Pasangan muslim suami istri yang berasal dari Toronto, Ontario, Kanada ini yang dikenal karena konten edukasi di TikTok dan YouTube. Kini keduanya membuat gebrakan terbaru dengan terjun ke dunia industri hijab. Foto: Instagram @sanasalehofficial

"Kami tahu tidak bisa membiarkan itu terjadi lagi (sampah plastik). Sehingga kami harus melakukan sesuatu tentang hal itu," kata Will. "Sekarang ketika kami menerima ratusan potongan, mereka datang dalam satu tas, kadang-kadang bahkan karung goni."

Hijab produksi rumahan tersebut, awalnya memakai pewarna tangan yang dilakukan Sana dan Will sendiri. Terkadang keduanya juga melibatkan kedua putri mereka untuk membantu pewarnaan.

Bahan pewarna tersebut tidak beracun dan ramah lingkungan. Hasil pewarnaan tersebut digantung hingga kering, dilipat dengan tangan dan dibungkus dengan kertas ramah lingkungan yang bisa didaur ulang.

"Meskipun lebih mahal untuk melakukannya seperti itu, kami ingin menginvestasikan uang tambahan itu untuk menggunakan bahan kompos karena jauh lebih baik untuk lingkungan," terang Sana.

Pasangan muslim suami istri yang berasal dari Toronto, Ontario, Kanada ini yang dikenal karena konten edukasi di TikTok dan YouTube. Kini keduanya membuat gebrakan terbaru dengan terjun ke dunia industri hijab.Pasangan muslim suami istri yang berasal dari Toronto, Ontario, Kanada ini yang dikenal karena konten edukasi di TikTok dan YouTube. Kini keduanya membuat gebrakan terbaru dengan terjun ke dunia industri hijab. Foto: Instagram @sanasalehofficial

Will percaya bahwa apa yang mereka lakukan adalah salah satu alasan mengapa mereka mendapatkan banyak dukungan dari pelanggannya. Sana maupun Will tidak ada pengalaman sebelumnya di industri hijan dan bukan berasal dari latar belakang dunia mode.

Mereka menyebutkan jika TikTok telah mengubah hidupnya dan tanpa media sosial tersebut mereka tidak akan pernah memulai bisnis hijab. Selain itu, Sana dan Will bertujuan untuk terus menyatukan orang-orang dari semua iman, latar belakang, dan orientasi. Mereka juga ingin memberikan pemahaman kepada dunia tentang Islam.

Pasangan muslim suami istri yang berasal dari Toronto, Ontario, Kanada ini yang dikenal karena konten edukasi di TikTok dan YouTube. Kini keduanya membuat gebrakan terbaru dengan terjun ke dunia industri hijab.Pasangan muslim suami istri yang berasal dari Toronto, Ontario, Kanada ini yang dikenal karena konten edukasi di TikTok dan YouTube. Kini keduanya membuat gebrakan terbaru dengan terjun ke dunia industri hijab. Foto: Instagram @lalahijabs

"Pada akhirnya, salah satu alasan terbesar kami mengapa melakukan ini adalah untuk mengangkat identitas umat Islam. Saya difitnah karena saya tumbuh bukan sebagai seorang Muslim dari kecil dan apa yang saya lihat melalui media," ungkap pria yang mempunyai jambang tebal itu.

"Kami memiliki begitu banyak orang yang menghubungi kami setiap hari. Warganet berterima kasih kepada kami karena membantu untuk menghapuskan kesalahpahaman dan menunjukkan sisi manusia orang Muslim, yang kerap dilihat sebagai sosok yang jahat," tambah Will.

Kini keduanya semakin populer di media sosial. Hanya dalam setahun TikTok mereka telah mendapatkan lebih dari 1,1 juta pengikut dan subcriber di YouTube juga semakin bertambah, menjadi lebih dari pengikut 343 ribu hanya dalam beberapa bulan.

Pasangan muslim suami istri yang berasal dari Toronto, Ontario, Kanada ini yang dikenal karena konten edukasi di TikTok dan YouTube. Kini keduanya membuat gebrakan terbaru dengan terjun ke dunia industri hijab.Pasangan muslim suami istri yang berasal dari Toronto, Ontario, Kanada ini yang dikenal karena konten edukasi di TikTok dan YouTube. Kini keduanya membuat gebrakan terbaru dengan terjun ke dunia industri hijab. Foto: Instagram @sanasalehofficial
(gaf/eny)