Viral di TikTok, Makanan Anjing Jadi Inspirasi Menu Diet
Tren diet di media sosial semakin beragam, dan tak jarang terdengar cukup nyeleneh. Salah satu yang tengah viral di TikTok adalah 'boy kibble', menu diet yang disebut-sebut bisa membantu meningkatkan massa otot sekaligus menurunkan berat badan.
Seperti namanya, diet ini disebut-sebut terinspirasi dari makanan anjing, yang memicu rasa penasaran sekaligus kontroversi . Istilah 'kibble' sendiri merujuk pada makanan kering untuk hewan peliharaan, terutama anjing, yang biasanya berbentuk butiran kecil dan diformulasikan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi mereka.
Dalam konteks tren ini, 'boy kibble' digunakan sebagai istilah yang sedikit jenaka untuk menggambarkan menu praktis berbahan dasar daging sapi cincang dan nasi putih. Di media sosial, para influencer fitness mempopulerkan menu ini sebagai 'bahan bakar' untuk tubuh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada versi paling sederhana, boy kibble hanya terdiri dari dua bahan utama, yakni daging sapi cincang dan nasi putih. Tapi beberapa orang ada yang menambahkan bahan lain seperti alpukat, keju, edamame, atau bumbu tambahan agar rasanya lebih variatif.
"Memberi label 'boy kibble' cukup lucu dan tidak terlalu serius, dan saya justru mengapresiasi hal itu," ujar Clara Nosek, seorang ahli gizi, seperti dikutip dari Huffpost.
Daya tarik utama dari diet ini terletak pada kandungan proteinnya. Banyak pria muda mengandalkannya sebagai sumber energi untuk mendukung latihan fisik, membangun otot, hingga membantu proses penurunan berat badan. Selain itu, menu ini juga dinilai praktis dan relatif terjangkau, sehingga mudah diikuti sebagai rutinitas harian.
Dari sisi nutrisi, kombinasi nasi putih dan daging sapi memang memberikan asupan makronutrien yang cukup baik.
@sillz Replying to @Eden Venter Nutrient-dense boy kibble #health #nutrition ♬ vlog, chill out, calm daily life(1370843) - SUNNY HOOD STUDIO
"Nasi putih dan daging sapi adalah sumber karbohidrat dan protein yang bagus," jelas Danielle Straub, ahli gizi dari OnPoint Nutrition.
Meski begitu, dia menekankan bahwa menu ini belum sepenuhnya seimbang. Menurutnya, menambahkan sayuran seperti paprika, wortel, atau zucchini bisa membantu melengkapi kebutuhan nutrisi. Selain itu, mengganti nasi putih dengan nasi merah atau mengombinasikan keduanya juga bisa meningkatkan asupan serat.
Kekurangan lain dari boy kibble adalah minimnya kandungan kalsium. Padahal, nutrisi ini penting untuk mendukung fungsi otot dan kesehatan tulang.
"Menu ini hampir tidak mengandung kalsium," ujar Jennifer Vittitow, direktur layanan nutrisi di Eating Recovery Center.
Dia menyarankan untuk menambahkan keju atau mengonsumsi susu sebagai pelengkap. Meski terlihat praktis dan tinggi protein, para ahli mengingatkan bahwa mengonsumsi menu ini setiap hari tidak terlalu ideal untuk keseimbangan gizi.
@svenddiesel "Boy Kibble" is trending on social media, but it's nothing new and always delicious. Simple. Cheap(ish). High protein. And stupid good. Today I leveled it up with Snake River Farms American Wagyu ground beef, hit it with Spiceology Black Magic Cajun, and served it over a bowl of rice and broccoli. Then the finishing move... Bachan's Hot & Spicy Japanese BBQ sauce. That's it. No fancy technique. No complicated recipe. Just beef, rice, veggies, and flavor that you could eat every single day. Keep is basic with just Beef and Rice, add an egg, or whatever you want. Pro tip: hit the pan with a paper towel to soak up the extra grease before building your bowl. I don't know who named it Boy Kibble... but I know I've already had it 4 times this week. #BoyKibble #HighProteinMeals #MealPrepIdeas #GroundBeefRecipe #mealprep @Made In Cookware @SPICEOLOGY @Snake River Farms ♬ original sound - Svenddiesel
Pola makan yang monoton berisiko menyebabkan kekurangan berbagai mikronutrien penting, seperti vitamin A, zat besi, zinc, dan vitamin D, yang umumnya diperoleh dari buah, sayur, dan biji-bijian utuh.
"Yang paling penting dalam pola makan adalah variasi," tegas Jennifer.
Untuk membangun otot pun tidak hanya bergantung pada protein dan karbohidrat, tetapi juga melibatkan banyak faktor lain seperti asupan vitamin, hidrasi, hingga kualitas tidur.
Selain itu, kebutuhan nutrisi setiap orang berbeda-beda. Tidak semua orang cocok mengonsumsi daging merah, baik karena alasan kesehatan maupun preferensi pribadi. Jadi, jika tren boy kibble tidak sesuai dengan kondisi fisik, sebaiknya jangan memaksakan diri hanya demi mengikuti yang sedang viral.
(hst/hst)










































