Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tak Sadar Hamil, Wanita 41 Tahun Melahirkan Usai Diperiksa Soal Benjolan

Gresnia Arela Febriani - wolipop
Jumat, 23 Okt 2026 16:00 WIB
...
Seorang wanita 41 tahun di Inggris kaget mendapati dirinya hamil tua saat memeriksakan benjolan di perut. Ia melahirkan bayi sehat beberapa jam kemudian.
Seorang wanita 41 tahun di Inggris kaget mendapati dirinya hamil tua saat memeriksakan benjolan di perut. Ia melahirkan bayi sehat beberapa jam kemudian. Foto: Dok. Sammy Evans/Triangle News/SWNS/People.
Inggris -

Sammy Evans (41 tahun) awalnya mengira benjolan di dekat tulang rusuknya adalah hernia. Namun, pemeriksaan dokter justru mengungkap bahwa ia sedang hamil tua, hingga ia melahirkan seorang bayi laki-laki sehat hanya beberapa jam setelahnya.

Wanita asal Bournemouth, Dorset, Inggris ini mengalami cryptic pregnancy atau kehamilan samar, kondisi ketika seseorang tidak menyadari dirinya hamil hingga usia kehamilan sudah lanjut atau bahkan saat proses persalinan dimulai.

"Aku memang merasa agak aneh. Aku sudah merasakannya beberapa lama dan nggak yakin itu apa," kata Evans dikutip dari People.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Evans menjelaskan bahwa ia sudah tidak mengalami menstruasi selama beberapa bulan. Namun, ia mengira perubahan tersebut terjadi akibat penurunan berat badan, rutinitas olahraga dan faktor usia.

Dua tahun sebelumnya, ia menjalani operasi gastric band dan berhasil menurunkan berat badan hingga 63 kg. Prosedur medsis itulah yang diyakininya menjadi alasan utama ia tidak menyadari tanda-tanda kehamilan.

Saat berkonsultasi ke dokter umum pada 14 September 2026 untuk memeriksa benjolan di perut beserta gejala lainnya, dokter sempat menduga hernia. Namun, tes kehamilan tetap dilakukan sebagai bagian dari pemeriksaan.

Meski tes awal terlihat negatif, dokter melihat garis samar dan menyarankan Evans melakukan tes ulang di rumah. Hasil tes kedua menunjukkan positif, tetapi ia sama sekali tidak menyangka sudah sangat dekat dengan waktu melahirkan.

Malam itu, Evans tetap menjalankan rutinitasnya seperti biasa, termasuk meminum antibiotik untuk infeksi saluran kemih dan mengikuti kelas aerobik air. Namun sekitar pukul 1 pagi, ia mulai merasakan sakit perut saat tidur bersama putranya. Awalnya ia mengira itu hanya kram menstruasi.

Ketika rasa sakitnya semakin hebat, putranya menawarkan untuk memanggil layanan darurat. Evans akhirnya sadar harus segera ke rumah sakit. Setibanya di rumah sakit, tes kehamilan kembali menunjukkan hasil positif, dan hasil USG memastikan keberadaan janin.

"Aku bilang, 'Oke, jadi apa aku keguguran? Apa rasa sakit ini karena itu?' Soalnya waktu anak pertamaku, aku operasi caesar darurat dan induksi. Aku tidak tahu gimana rasanya sakit kontraksi melahirkan, jadi aku tidak bisa menyambungkannya," ungkap Evans.

Sekitar pukul 7 malam, Evans diberitahu bahwa ia hamil. Tim medis saat itu belum bisa memastikan usia kandungannya atau apakah bayinya akan lahir prematur. Kejutan semakin besar ketika dokter menyatakan ia sudah dalam proses melahirkan.

Evans langsung menghubungi pasangannya, Triston McKend (38 tahun), yang sedang bekerja di Spanyol. Pasangan ini sebelumnya telah sepakat untuk tidak menambah anak karena Evans sudah memiliki putra berusia 10 tahun dan McKend memiliki putri berusia 16 tahun. Ketika McKend tiba di rumah sakit, putra mereka, Noah, sudah lahir dengan berat 3,6 kg dalam kondisi sehat dan cukup bulan.

Sebelum melahirkan, Evans juga sempat menghubungi ibunya. Karena sang ibu harus menjaga putra pertama Evans di rumah, ibunya meminta seorang rekan kerjanya untuk mendampingi putrinya itu di rumah sakit.

"Dia datang dan jadi pendamping persalinanku. Kasihan dia, dia melihat jauh lebih banyak dari yang dia bayangkan untuk ukuran teman kerja," tutur Evans.

Meski sempat terguncang dengan kehadiran bayi yang mendadak, Evans perlahan mulai beradaptasi.

"Aku sempat berpikir, 'Ya Tuhan, apa dia beneran ada?' Aku cuma tidak bisa memprosesnya. Aku tidka bisa bilang langsung ada ikatan batin saat itu juga. Aku cuma berpikir 'Ya ampun, itu bayiku'," ucapnya.

Cryptic pregnancy yang dialami Sammy Evans merupakan fenomena medis yang nyata. Data Cleveland Clinic, Inggris, menunjukkan sekitar 1 dari 475 kehamilan tidak terdeteksi hingga usia pertengahan kehamilan, dan sekitar 1 dari 2.500 kehamilan baru terungkap saat proses melahirkan. Kondisi ini dapat terjadi karena minimnya gejala, gejala yang dikira penyakit lain, atau hasil tes kehamilan yang kurang akurat.

(gaf/eny)
...
Hide Ads