Banyak orang mengira puasa otomatis membuat berat badan turun. Faktanya, tidak sedikit yang justru mengalami kenaikan berat badan selama Ramadan.
Sebuah survei dalam jurnal nutrisi bahkan menemukan hampir 60 persen orang mengalami peningkatan berat badan selama bulan puasa. Tanpa pola makan sehat dan kontrol porsi yang tepat, berat badan bisa naik akibat konsumsi gula berlebihan, gorengan, serta minuman manis saat berbuka.
Jadi, kunci utamanya bukan sekadar menahan lapar, melainkan memiliki strategi yang terencana. Jika dilakukan dengan strategi yang tepat, puasa justru bisa menjadi momen ideal untuk menerapkan cara turun berat badan saat Ramadan secara sehat dan berkelanjutan.
Prinsip Diet Saat Puasa Ramadan, Beribadah Bonus Turun Berat Badan
1. Kalori Masuk vs Kalori Keluar
Prinsip utama penurunan berat badan tetap sama: defisit kalori, yaitu mengonsumsi kalori lebih sedikit daripada yang dibakar tubuh. Meski waktu makan lebih singkat, risiko makan berlebihan saat berbuka tetap tinggi jika tidak mengontrol porsi.
Perhatikan ukuran porsi dan jenis makanan saat sahur maupun berbuka. Kombinasikan dengan aktivitas fisik ringan hingga sedang, seperti jalan kaki setelah tarawih, agar defisit kalori tetap tercapai.
Simak Video "Video: Urutan Pemakaian Skincare Selama Puasa"
(hst/hst)