Kopi sudah menjadi teman sehari-hari bagi banyak orang. Minuman ini kerap dikonsumsi untuk menambah mood, meningkatkan energi, atau bahkan menjadi rutinitas wajib harian. Berbagai manfaat kopi membuatnya terasa seperti "teman" setia untuk memulai aktivitas di pagi hari.
Namun, jika kamu juga mengonsumsi suplemen tertentu, seperti vitamin atau mineral, penting untuk memahami bagaimana kopi dapat memengaruhi penyerapan nutrisi agar manfaatnya tetap optimal.
"Penyerapan zat besi dapat diperlambat oleh kafein, dan kafein juga dapat memengaruhi nutrisi tertentu melalui sifat diuretiknya," ujar Philip Ngo, Pharm.D, dikutip dari Eating Well. Oleh karena itu, ada beberapa jenis suplemen yang sebaiknya tidak dikonsumsi bersamaan dengan kopi.
Berikut empat jenis suplemen yang perlu dipertimbangkan sebelum dikonsumsi bersama kopi:
Zat Besi
Zat besi merupakan suplemen yang paling terpengaruh oleh kopi. Kopi mengandung polifenol, terutama asam klorogenik, yang dapat mengikat zat besi non-heme di saluran pencernaan sehingga menyulitkan tubuh untuk menyerapnya.
"Zat besi paling jelas terpengaruh oleh kopi, dan ini paling penting bagi orang yang kekurangan zat besi, sedang menstruasi, hamil, atau menjalani pola makan nabati," ujar dokter Karan Rajan, kepala sains Throne Science, kepada The Post.
Agar manfaatnya maksimal, konsumsi suplemen zat besi sebaiknya diberi jarak setidaknya satu hingga dua jam setelah minum kopi.
Simak Video "Video: Pengalaman Dea Ananda Alami Gerd Ketika Hamil"
(eny/eny)