Kisah Nyata Pasien Corona Dikarantina di RS: Belajar Pasang Oksigen Sendiri

Gresnia Arela Febriani - wolipop Jumat, 20 Mar 2020 11:42 WIB
farah salwani Foto pasien coronya yang sudah pulih di Malaysia. Foto: Instagram @farah_salwani
Jakarta -

Malaysia memberlakukan lockdown selama dua minggu sejak 18-31 Maret 2020 terkait wabah virus corona atau COVID-19. Pada (18/3/2020) malam, jumlah kasus COVID-19 di Malaysia mencapai 622 kasus dan 2 orang meninggal. Pihak Kementerian Kesehatan Malaysia turut membantu untuk memulihkan beberapa warga yang telah terkena virus ini.

Salah satu wanita yang bisa pulih kembali dari virus corona atau COVID-19 adalah Farah Salwani. Farah yang positif terinfeksi virus corona itu membagikan pengalamannya melalui akun Instagramnya @farah_salwani saat menjalani isolasi selama 12 hari.

Menurut Farah sebaiknya masyarakat tidak usah panik dan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk menangani masalah tersebut. Berikut pengalaman Farah saat menjalani masa isolasi setelah dinyatakan postif terinfeksi corona:

Kisah Nyata Pasien Corona Dikarantina di RS: Belajar Pasang Oksigen SendiriFoto Farah Salwani. Foto: Instagram @zulfandiharis


Jalani 5 kali tes swab
Tes swab merupakan pengambilan sampel spesimen lendir di saluran pernapasan yang akan diuji di laboratorium, apakah mengandung virus corona baru atau tidak. Menurut Farah setelah dinyatakan positif corona dari Rumah sakit Kuala Lumpur, dia menjalani lima kali tes swab. Dua dari lima tes tersebut menunjukkan bahwa ia negatif COVID-19. Namun tiga dari lima menunjukkan dirinya positif terinfeksi virus Corona. Oleh karena itulah dia harus menjalani isolasi di rumah sakit.


Farah menceritakan dia tidak diberikan tambahan obat. Pihak rumah sakit hanya memeriksa tekanan darah dan suhu badan. Pihak rumah sakit juga melakukan pemeriksaan terhadap keluarganya yang tinggal bersamanya.

Kisah Nyata Pasien Corona Dikarantina di RS: Belajar Pasang Oksigen SendiriFoto: Instagram @farah_salwani



Sendirian di Kamar
Di rumah sakit, Farah berada di dalam satu kamar yang tidak ada satu pun orang yang berlalu lalang, kecuali dokter dan perawat. Yang menemaninya hanyalah jendela pintu yang ditutup rapat dan udara dari AC. Semenjak di kamar itu ia mengalami penurunan nafsu makan. Selain itu ia mengalami sesak nafas dan perlu memakai oksigen sendiri setelah belajar dari perawat yang menganganinya. Dia harus belajar memakai oksigen sendiri saat sesak nafas karena jumlah tenaga media terbatas sementara pasien lainnya sangat banyak

Tidak ada vaksin atau penawar COVID-19
Farah mengatakan COVID-19 belum ada vaksinnya, antibiotik atau obat penawarnya. Jika pasien demam dengan suhu melebihi 38,5 derajat celcius, dokter akan memberikan paracetamol. Menurutnya yang bisa melawan virus COVID-19 adalah imum atau anti bodi diri sendiri.

Kisah Nyata Pasien Corona Dikarantina di RS: Belajar Pasang Oksigen SendiriFoto: Instagram @farah_salwani


Indikasi penyakitnya berbeda tergantung kesehatan individu masing-masing.
Penyakit karena virus Corona ini menurut Farah tergantung bagaimana kondisi tubuh dan imun pada diri seseorang. Ada yang tidak mengalami demam padahal positif. Ada juga yang tidak mengalami sesak nafas.

Kisah Nyata Pasien Corona Dikarantina di RS: Belajar Pasang Oksigen SendiriFoto: Instagram @farah_salwani



Barang atau makanan dari keluarga boleh diterima pasien
Walaupun berada dalam masa isolasi, pihak keluarga masih bisa memberikan makanan atau minuman untuk pasien seperti Farah. Akan tetapi makanan itu hanya boleh diterima oleh perawat yang bertugas.

Kisah Nyata Pasien Corona Dikarantina di RS: Belajar Pasang Oksigen SendiriFoto: Instagram @farah_salwani



Jangan menganggap remeh wabah COVID-19
Farah menuliskan di Instagramnya, agar terhindar dari virus Corona, sebaiknya kamu jangan menghadiri rapat atau bertemu dengan teman. Jangan berjabat tangan atau bersalaman untuk menghindari kontak dengan orang lain. Dan juga kamu tak perlu ke rumah sakit jika kamu sebelumnya tidak ada riwayat bertemu dengan orang yang positif tertular COVID-19. "Lebih baik worh from home agar bisa menjaga kesehatan diri sendiri," katanya.

Kisah Nyata Pasien Corona Dikarantina di RS: Belajar Pasang Oksigen SendiriFoto: Instagram @farah_salwani



Rumah Farah turut disempot disinfektan oleh pihak Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM)
Sebelum dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, Farah mengaku sudah membersihkan seluruh rumahnya dengan cairan antiseptik. Namun setelah dirinya dinyatakan terkena corona, tim rumah sakit mendatangi kediamannya. Setiap sudut rumahnya disemprot mulai dari bantal, sofa, dapur hingga area-area lainnya.


Kisah Nyata Pasien Corona Dikarantina di RS: Belajar Pasang Oksigen SendiriFoto: Instagram @farah_salwani


Simak Video "Wow! Ada Sarung Tangan Mirip Kulit Manusia untuk Cegah Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)