7 Tips Kuruskan Badan Sebelum Tidur

Vina Oktiani - wolipop Senin, 12 Agu 2019 21:10 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Pada malam hari tubuh akan membakar setidaknya 300 hingga 400 kalori. Ini setara dengan energi yang dikeluarkan saat berlari atau jogging selama satu jam. Menurut para ahli, tidur cukup memang dapat membantu menurunkan berat badan. Selain itu ada kebiasaan-kebiasaan pada malam hari yang juga dapat berpengaruh pada penurunan berat badan saat tidur. Seperti dikutip dari Brightside, berikut ini 7 cara yang dapat dilakukan sebelum tidur untuk menurunkan berat badan.

1. Tidur Dengan Suhu Dingin
Para ahli merekomendasikan untuk tidur dengan suhu sekitar 18 derajat Celcius. Menurut Dr. Michael Breus, tubuh kita dirancang untuk mulai mendingin pada sore hingga malam hari. Tubuh kita mengoperasikan proses yang disebut termoregulasi pada siklus 24 jam, seperti halnya siklus tidur-bangun yang dapat membuat tubuh menyesuaikan suhu inti. Menurunkan suhu tubuh di malam hari dapat membantu tidur agar lebih lelap. Tapi dengan menaikannya juga dapat membuat tubuh bergerak ke dalam kondisi kewaspadaan di pagi hari.

Sehingga menurut Dr. Breus sangat penting untuk menemukan keseimbangan antara panas dan dingin. Untuk itu perlu dipahami bahwa suhu kamar optimal untuk tidur adalah sekitar 18 derajat celcius. Dan manfaat terbaik dari tidur dengan suhu tubuh yang lebih dingin adalah dapat membuat tubuh membakar lebih banyak energi untuk mempertahankan panas. Inilah sebabnya tubuh akan terlihat lebih langsing saat di pagi hari.

2. Minum Jus Anggur
Menurut penelitian, buah beri, salah satunya anggur ternyata dapat membantu untuk membakar kalori. Ilmuwan dari Washington State University melakukan penelitian ini pada tikus. Tikus akan menerima reservatol dalam jumlah yang setara dengan 12 ons per hari untuk manusia. Reservatol adalah polifenol, sejenis antioksidan yang ditemukan dalam sebagian besar buah-buahan, termasuk buah anggur.

Mereka yang mengonsumsi reservatol memiliki 40% kemungkinan lebih kecil untuk mengalami obesitas. Profesor ilmu hewan, Min Du dan ilmuwan, Songbo Wang menunjukkan bahwa tikus yang diberi makan diet yang mengandung 0,1 persen resveratrol mampu mengubah kelebihan lemak putih menjadi lemak krem aktif yang membakar energi. Jadi dengan meminum segelas jus anggur pada malam hari dapat membantu pembuangan lemak pada tubuh.


3. Tidur dan Bangun di Waktu Yang Sama
Dengan mengatur jam tidur yang sama setiap harinya dapat menurunkan berat pada tubuh. Misalnya, tidur pukul 11 malam dan bangun pukul 7 pagi setiap harinya. Menurut penelitian yang dilakukan oleh professor Bruce Bailey, mereka yang memiliki pola tidur baik akan memiliki berat lebih sehat karena waktu tidur dan bangun yang konsisten akan berhubungan pada lemak tubuh yang lebih rendah.

Riset menunjukkan tidur kurang dari 6,5 jam atau lebih dari 8,5 jam dapat membuat tubuh memproduksi lemak yang lebih tinggi. Penelitian dilakukan dengan merekam aktivitas beberapa wanita selama satu minggu. Dan berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa partisipan yang tidur dan bangun pada waktu yang konsisten setiap harinya memiliki lemak tubuh yang lebih rendah.

4. Sembunyikan Gadget di Malam Hari
Menggunakan gadget pada malam hari akan membuatmu lebih sulit untuk tidur. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, orang yang terpapar sinar gadget rata-rata akan membutuhkan waktu 10 menit lebih lama untuk tidur, sehingga akan bangun dengan kondisi lelah karena kurang tidur.

Selain itu sinar biru yang terpancar dari gadget akan menghambat produksi melantonin pada tubuh. Melantonin adalah hormon pada tubuh yang mempengaruhi waktu tidur, dan beberapa eksperimen menemukan bahwa kadar melantonin yang rendah dapat menimbulkan kanker.

Sebuah studi di Harvard juga menemukan adanya hubungan cahaya biru pada gadget dengan diabetes dan kemungkinan obesitas. Penelitian ini dilakukan pada 10 orang yang dengan secara bertahap menggeser waktu tidur mereka demi bisa tetap melihat ponsel. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa kadar gula mereka menjadi tinggi, membuat mereka dalam kondisi pradiabetes, dan kadar leptin turun. Leptin adalah hormon yang membuat orang merasa kenyang setelah makan.

5. Makan Makanan Berprotein
Tidak ada salahnya untuk mengonsumsi beberapa makanan sebelum tidur selama dilakukan dengan cara yang benar. Konsumsilah makanan-makanan yang berprotein tinggi, seperti greek yoghurt, dada ayam tanpa kulit, keju rendah lemak, pisang, kefir, almond, atau selai kacang.

Penelitian yang dilakukan Department of Human Movement Sciences, NUTRIM School for Nutrition, Belanda, membuktikan mengonsumsi makanan berprotein sebelum tidur dapat menjadi sumber nutrisi yang efektif untuk meningkatkan ketersediaan asam amino plasma, merangsang sintesis protein otot rangka, sehingga meningkatkan keseimbangan protein pada tubuh selama tidur malam.

6. Lakukan Latihan Fisik
Melakukan latihan fisik dapat menghilangkan stress dan menaikkan metabolisme pada tubuh sebelum tidur. Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan pada jurnal Progress in Cardiovascular Diseases, kombinasi latihan kardio dan resistensi dapat membantu penurunan berat badan yang signifikan, terutama jika melakukan kardio dengan volume tinggi. Penelitian lain juga menemukan bahwa berolahraga pada malam hari tidak akan mengganggu siklus tidur.


7. Minum Teh Herbal
Teh herbal dapat membuat badan menjadi lebih sehat. Salah satu teh yang dapat dicoba adalah teh kayu manis. Beberapa penelitian menemukan bahwa kayu manis dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes. Penelitian lain menemukan bahwa kayu manis dapat menurunkan kolesterol. Berdasarkan hasil tes laboratorium, kayu manis juga dapat mengurangi peradangan, memiliki kandungan antioksidan dan dapat melawan bakteri pada tubuh.

Selain kayu manis, teh peppermint juga membantu mengurangi nafsu makan, sedangkan teh dengan kandungan chamomile berfungsi untuk meningkatkan pencernaan serta melemaskan saraf.

Simak Video "Cerita Gracia Indri Turunkan Berat Badan hingga 23 Kg"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/vio)