Ini yang Terjadi Pada Tubuh Saat Anda Tertawa
Hestianingsih - wolipop
Selasa, 03 Nov 2015 15:37 WIB
Jakarta
-
Tertawa bisa menimbulkan efek positif bagi kesehatan. Dikutip dari Times of India, memanfaatkan waktu selama 15 menit saja sudah cukup untuk memberikan manfaat baik pada kesehatan tubuh. Reaksi apa yang terjadi pada tubuh ketika seseorang tertawa? Dari ujung kepala hingga ujung kaki, simak penuturannya seperti dilansir Huffington Post.
1. Kepala/Otak
Tertawa bisa mengurangi efek dari stres hormon. Membantu meredakan stres dan rasa gelisah yang berlebihan sehingga mood positif pun meningkat. Endorphin yang dihasilkan saat tertawa membuat perasaan jauh lebih baik.
2. Membakar Kalori
Tahukah Anda, tertawa secara spontan selama 10-15 menit bisa membakar hingga 10-40 kalori per hari? Selain itu tertawa juga membantu mengatur dan mengoptimalkan leptin dan grehlin (hormon nafsu makan) sehingga Anda bisa lebih mengontrol kapan tubuh perlu makanan. Bukan sekadar ingin makan karena faktor emosional.
3. Daya Tahan Tubuh
Tertawa meningkatkan produksi antibodi di dalam tubuh. Selain itu juga mengaktifkan sel-sel pelindung tubuh, termasuk T-cell yang bisa membunuh aktivitas sel tumor.
Sebuah studi menunjukan bahwa antibodi mampu memerangi infeksi yang ada dalam tubuh saat tertawa. Hal itu disebabkan karena kadar oksigen meningkat ketika Anda tertawa.
4. Jantung
Menurut dr S.K Gupta, senior consultant di Indraprastha Apollo Hospitals, "Tertawa merupakan latihan bagi jantung dan juga paru-paru. Saat seseorang tertawa, denyut jantung meningkat dan otak menjadi lebih relaks."
5. Rasa Sakit
Tertawa meningkatkan kemampuan tubuh Anda dalam mentoleransi rasa sakit. Saat tertawa, tubuh melepaskan endorphin yang juga dikenal sebagai hormon bahagia. Ketika hormon ini dilepaskan, Anda jadi tidak terlalu merasakan sakit pada luka maupun rasa nyeri lainnya. Tertawa tidak akan menyembuhkan sakit kronis Anda, tetapi bisa membantu meringankan rasa sakit yang diderita.
(hst/hst)
1. Kepala/Otak
Tertawa bisa mengurangi efek dari stres hormon. Membantu meredakan stres dan rasa gelisah yang berlebihan sehingga mood positif pun meningkat. Endorphin yang dihasilkan saat tertawa membuat perasaan jauh lebih baik.
2. Membakar Kalori
Tahukah Anda, tertawa secara spontan selama 10-15 menit bisa membakar hingga 10-40 kalori per hari? Selain itu tertawa juga membantu mengatur dan mengoptimalkan leptin dan grehlin (hormon nafsu makan) sehingga Anda bisa lebih mengontrol kapan tubuh perlu makanan. Bukan sekadar ingin makan karena faktor emosional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tertawa meningkatkan produksi antibodi di dalam tubuh. Selain itu juga mengaktifkan sel-sel pelindung tubuh, termasuk T-cell yang bisa membunuh aktivitas sel tumor.
Sebuah studi menunjukan bahwa antibodi mampu memerangi infeksi yang ada dalam tubuh saat tertawa. Hal itu disebabkan karena kadar oksigen meningkat ketika Anda tertawa.
4. Jantung
Menurut dr S.K Gupta, senior consultant di Indraprastha Apollo Hospitals, "Tertawa merupakan latihan bagi jantung dan juga paru-paru. Saat seseorang tertawa, denyut jantung meningkat dan otak menjadi lebih relaks."
5. Rasa Sakit
Tertawa meningkatkan kemampuan tubuh Anda dalam mentoleransi rasa sakit. Saat tertawa, tubuh melepaskan endorphin yang juga dikenal sebagai hormon bahagia. Ketika hormon ini dilepaskan, Anda jadi tidak terlalu merasakan sakit pada luka maupun rasa nyeri lainnya. Tertawa tidak akan menyembuhkan sakit kronis Anda, tetapi bisa membantu meringankan rasa sakit yang diderita.
(hst/hst)











































