Cara Tetap Langsing Meski Sering Makan Saat Libur Lebaran
Rahmi Anjani - wolipop
Senin, 20 Jul 2015 09:28 WIB
Jakarta
-
Lebaran adalah momen yang dinantikan banyak orang. Saat lebaran, kita bisa rehat sejenak dari pekerjaan untuk berkumpul dan bersilahturahmi dengan keluarga besar. Selain kediaman sanak saudara, libur Hari Raya juga kerap dimanfaatkan banyak orang untuk pergi ke berbagai tempat wisata.
Hal lain yang dinantikan saat Ramadan usai adalah menyantap makanan khas lebaran. Setelah satu bulan menahan lapar dan haus, biasanya kita memang jadi lebih lahap, bukan? Apalagi segala jenis makanan tak jarang disediakan melimpah baik di rumah sendiri maupun di kediaman saudara.
Kenyataannya tidak semua senang dengan banyaknya persediaan makanan. Bagi mereka yang berniat untuk menjaga pola makan atau berat badan, hal tersebut pasti sedikit meresahkan. Lalu bagaimana caranya menghindarkan diri untuk tidak kalap makan saat libur lebaran?
"Saat Hari Raya kita akan mendapat limpahan makanan. Kuncinya adalah kontrol diri. Saat jam makan, kita makan. Kalau bukan jam makan, kita stop," kata Dr Marya Haryono, M.Gizi, SpGK ketika mengisi talkshow yang diadakan Heavenly Blush di kawasan Menteng, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.
Menolak godaan untuk makan memang tidak gampang. Terkadang kita memiliki rasa tidak enak pada keluarga atau teman jika tidak mencicipi hidangan saat bersilahturahmi di rumah mereka. Untuk itu, batasi saja konsumsinya. Meski sering makan, pastikan bahwa porsi santapan tidak berlebihan dan sedikit dikurangi. Selain hidangan utama yang penuh santan dan minyak, Marya juga menyarankan agar kita membatasi cemilan.
"Hindari cemilan. Cemilan adalah makanan yang sering membuat kita kecolongan. Apalagi kue-kue itu kuning telurnya bisa 40 butir dan menteganya juga banyak. Kalau dikonsumsi berlebihan membawa efek buruk. Untuk itu, pilih jenis makanan (yang tepat)," saran Marya.
Santapan serta cemilan tinggi lemak memang sulit dihindari kala lebaran. Untuk tetap langsing dan kesehatan terjaga, Marya menyarankan agar Anda tetap menjalankan gaya hidup sehat. Misalnya dengan rutin berolahraga meski libur lebaran dipenuhi oleh jadwal silahturahmi. Agar pencernaan lebih sehat, konsumsi pula banyak serat.
Marya pun merekomendasikan yogurt untuk melengkapi asupan sehari-hari Anda. Menurutnya susu fermentasi itu mengandung prebiotik yang dapat memperbaiki sistem pencernaan. Produk itu bisa langsung diminum atau dicampur buah dan sayuran sehingga tidak membosankan.
(ami/ami)
Hal lain yang dinantikan saat Ramadan usai adalah menyantap makanan khas lebaran. Setelah satu bulan menahan lapar dan haus, biasanya kita memang jadi lebih lahap, bukan? Apalagi segala jenis makanan tak jarang disediakan melimpah baik di rumah sendiri maupun di kediaman saudara.
Kenyataannya tidak semua senang dengan banyaknya persediaan makanan. Bagi mereka yang berniat untuk menjaga pola makan atau berat badan, hal tersebut pasti sedikit meresahkan. Lalu bagaimana caranya menghindarkan diri untuk tidak kalap makan saat libur lebaran?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menolak godaan untuk makan memang tidak gampang. Terkadang kita memiliki rasa tidak enak pada keluarga atau teman jika tidak mencicipi hidangan saat bersilahturahmi di rumah mereka. Untuk itu, batasi saja konsumsinya. Meski sering makan, pastikan bahwa porsi santapan tidak berlebihan dan sedikit dikurangi. Selain hidangan utama yang penuh santan dan minyak, Marya juga menyarankan agar kita membatasi cemilan.
"Hindari cemilan. Cemilan adalah makanan yang sering membuat kita kecolongan. Apalagi kue-kue itu kuning telurnya bisa 40 butir dan menteganya juga banyak. Kalau dikonsumsi berlebihan membawa efek buruk. Untuk itu, pilih jenis makanan (yang tepat)," saran Marya.
Santapan serta cemilan tinggi lemak memang sulit dihindari kala lebaran. Untuk tetap langsing dan kesehatan terjaga, Marya menyarankan agar Anda tetap menjalankan gaya hidup sehat. Misalnya dengan rutin berolahraga meski libur lebaran dipenuhi oleh jadwal silahturahmi. Agar pencernaan lebih sehat, konsumsi pula banyak serat.
Marya pun merekomendasikan yogurt untuk melengkapi asupan sehari-hari Anda. Menurutnya susu fermentasi itu mengandung prebiotik yang dapat memperbaiki sistem pencernaan. Produk itu bisa langsung diminum atau dicampur buah dan sayuran sehingga tidak membosankan.
(ami/ami)
Pakaian Wanita
Bisa Simpan Kartu Hingga Jadi Dompet Mini! Ini Rekomendasi Lanyard ID Card yang Fungsional
Elektronik & Gadget
Video Makin Cinematic Tanpa Ribet dengan TNW M01 PRO Gimbal 3 Axis yang Bikin Konten Naik Level!
Elektronik & Gadget
Anti Gerah Saat Silaturahmi di Hari Lebaran, Ini Kipas Portable GOOJODOQ yang Wajib Kamu bawa!
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Kulit Lembut dan Glowing, Upgrade Sabun Mandi Biasa dengan Shower Oil Andalan yang Melembabkan Maksimal!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
10 Buah Paling Sehat Menurut Ahli Gizi, Wajib Dicoba
7 Jus untuk Diet saat Bulan Ramadhan yang Kaya Air dan Serat
Kenapa Puasa Bikin Cepat Lemas? Ini Kesalahan Makan yang Sering Dilakukan
7 Alasan Makan Kurma Saat Sahur Bikin Nggak Mudah Lemas
Sering Gelisah Saat Mau Tidur? Kenali Sleep Anxiety dan Cara Mengatasinya
Most Popular
1
Menteri Wanita Ini Didesak Jawab Isu Selingkuh dengan Penasihatnya
2
Penampilan Anna MEOVV di Fashion Show Chloe, Gayanya Bak Princess Jadi Viral
3
Foto: Bintang Bridgerton Bantah Disebut Plus Size, Ngaku Pakai Size M
4
Baju Lebaran 2026
Beli Sarimbit Lebaran di Bazar Rendezvous AEON Tanjung Barat, Diskon 70%
5
Park Min Young Ungkap Kisah Adegan Ciuman dengan Wi Ha Joon di Siren's Kiss
MOST COMMENTED











































