Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Yogurt Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Asal...

Rahmi Anjani - wolipop
Kamis, 09 Jul 2015 11:43 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Jakarta -

Yogurt diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Produk olahan susu tersebut bisa memperbaiki saluran pencernaan hingga mencegah penyakit kanker. Yogurt pun dapat menjadi sumber energi yang mengandung nutrisi seimbang sehingga cocok dikonsumsi saat sahur dan berbuka di bulan Ramadan.

Minuman yang juga mengandung lemak, karbohidrat, protein, dan mineral ini pun aman untuk dikonsumsi anak kecil, penderita maag, atau orang yang alergi laktosa atau produk olahan susu.

Mempunyai begitu keunggulan, bisakah yogurt dijadikan asupan untuk menurunkan berat badan? Dokter gizi‎ Marya W. Haryono, MGizi, SpGk pun memberikan pandangannya. Menurutnya kunci melangsingkan tubuh adalah membatasi kalori harian. Untuk itu, yogurt bisa berperan sebagai pengganjal perut agar orang yang diet tidak terlalu banyak makan, apalagi yang tidak sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"‎Biasanya, orang dengan berat badan berlebih inginnya makan terus. Makanannya yang enak-enak, seperti es krim, gorengan, dan biasanya jumlahnya banyak. Dengan mengurangi dan menggantinya dengan yogurt tentu kita akan dapat manfaat," kata Marya saat mengisi talkshow yang diadakan Heavenly Blush beberapa waktu lalu.

Marya pun yakin jika yogurt bisa dijadikan pengganti cemilan kurang sehat karena minuman fermentasi itu rasanya enak. Apalagi yogurt dapat dikonsumsi dengan berbagai macam ‎cara. Bisa langsung diminum sebagai pengganti susu atau makanan penutup. Atau menjadi pelengkap salad buah atau sayur.

"Apalagi yogurt juga memiliki kandungan asam amino yang bisa membakar lemak," tambah Ivone Aryanti selaku Marketing Director Heavenly Blush.‎

Meski terbukti bisa membantu ‎program penurunan berat badan, Anda tentu tetap harus menjaga pola makan. Seperti yang disebutkan Marya sebelumnya, kunci penurunan berat adalah mengurangi asupan kalori. Untuk itu, Anda masih perlu membatasi asupan seperti nasi, gorengan, atau ‎makanan manis.

"Dari pada makan yang manis-manis tapi tidak ada prebiotiknya, lebih baik yogurt. Tapi sudah makan yogurt tapi makannya banyak, ya manfaatnya akan berkurang," saran Marya.

(ami/ami)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads