Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Liputan Khusus Aroma Miss V

Bagaimana Seharusnya Aroma Miss V yang Normal?

Intan Kemala Sari - wolipop
Jumat, 29 Mei 2015 11:52 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta -

Salah satu keresahan yang menjadi permasalahan wanita adalah ketidaktahuan mereka tentang aroma yang dihasilkan dari organ kewanitaannya. Maka tak heran banyak yang bertanya-tanya bagaimana seharusnya aroma Miss V yang normal.

Di samping itu, banyak juga para wanita yang beranggapan bahwa seharusnya aroma Miss V mengeluarkan wewangian yang harum dan lembut. Lantas, benarkah demikian? Sebenarnya, seperti apakah aroma Miss V yang normal?

Ahli kesehatan dr. Sara Gottfried, M.D mengatakan bahwa tidak ada patokan khusus untuk mengetahui apakah aroma yang dihasilkan dari organ intim wanita normal atau tidak. Menurutnya, organ intim wanita tidak seharusnya berbau harum seperti wangi bunga, namun juga tidak berbau amis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengetahui apakah aroma Miss V normal atau memiliki gangguan, bisa dilihat dari kadar asam (pH) di cairan vagina. "Selama siklus menstruasi, ada waktu tertentu di mana vagina memiliki perubahan aroma. Banyak wanita yang menyadarinya setelah menstruasi berakhir. Aroma tersebut berkaitan dengan asam di dalam vagina," ujar dr. Sara.

Dokter yang berpraktik di The Gottfried Center for Integrative Medicine California menjelaskan, pH di dalam Miss V berkisar di bawah 4.7. Tetapi jika Anda sedang dalam masa haid atau tengah berhubungan seksual, pH tersebut bisa meningkat.

"Saat mengalami menstruasi, darah yang dikeluarkan memiliki pH 7.4. Inilah yang membuat aroma vagina menjadi menyengat dan amis. Tetapi kondisi tersebut masih normal," lanjutnya.

Penulis buku 'The Hormone Cure' ini menilai masih banyak para wanita yang merasa malu atau kebingungan saat memiliki aroma Miss V yang tidak sedap. Hal ini dikarenakan banyak dari mereka yang masih 'terjebak' pada pemikiran bahwa setiap wanita diharapkan untuk memiliki aroma yang harum pada bagian kewanitaannya untuk dapat terlihat menarik.

"Banyak wanita yang ingin merasa harum sehingga ia memiliki aroma 'palsu' pada bagian kewanitaannya. Itu hanya membuat Anda semakin merasa bersalah karena itu bukan aroma manusia yang normal," tuturnya.

Jika Anda ingin mengetahui apakah pH pada Miss V masuk ke dalam kategori normal atau tidak, bisa dilakukan dengan cara menguji tingkat keasaman dengan kertas pH yang dapat dibeli di apotek. Tetapi untuk hasil yang lebih akurat, tak ada salahnya memeriksakan diri Anda ke dokter.

(int/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads