Hindari Minum Kopi dan Teh Agar Tetap Bugar Saat Puasa
Arina Yulistara - wolipop
Jumat, 19 Jul 2013 11:46 WIB
tautan telah disalin
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Dok. Thinkstock
Jakarta -
Bagi sebagian orang, kopi dan teh menjadi minuman wajib setiap pagi dan sore. Tidak jarang dari mereka yang selalu menyediakan teh atau kopi saat sahur dan berbuka. Padahal kopi dan teh seharusnya dikurangi selama bulan puasa karena kandungannya yang tidak sehat dikonsumsi terus-menerus. Selain kedua minuman itu, ada enam makanan dan minuman lain yang sebaiknya dihindari. Ini dia uraiannya seperti yang dikutip dari buku 'Food Combining di Bulan Ramadhan'.
1. Kopi
Kopi bisa membuat tubuh kehilangan asupan penting dan membuat seseorang lebih cepat dehidrasi tanpa disadari. Mengonsumsi secangkir kopi membuat Anda kehilangan cairan tubuh sebanyak tiga cangkir. Ini akan membuat tubuh Anda makin lemah selama puasa di bulan Ramadhan. Maka dari itu, sebaiknya hindari minum kopi selama berpuasa.
2. Teh
Teh dianggap menyehatkan bagi sebagian orang. Padahal teh juga menjadi penyumbang kafein walaupun tidak sebesar minum kopi. Dr. Hiromi Shinya, ahli bedah gastroenterologi dari Albert Einstein College of Medicine, mengungkapkan bahwa tidak satu pun pengonsumsi kopi dan teh yang memiliki sistem cerna atau usus besar yang sehat.
3. Beras Putih
Dalam buku yang ditulis oleh praktisi yoga, Erikar Lebang, secara akumulatif pemutih yang digunakan untuk beras bisa berbahaya untuk kesehatan. Nasi putih juga mudah dikonsumsi tapi sulit dikunyah sehingga bisa membebani pencernaan. Oleh karena itu, sebaiknya kurangi mengonsumsi nasi putih selama bulan Ramadhan demi kesehatan dan berguna untuk menjaga berat badan Anda.
4. Roti
Roti kerapkali dianggap makanan ringan yang bisa mengenyangkan bila dikonsumsi saat sahur. Ternyata penggunaan ragi pada roti bisa membuat pencernaan Anda terganggu. Hindari mengonsumsi roti saat sahur karena bisa membuat tubuh lemah, cepat lapar, dan mengalami masalah pencernaan karena puasa seharian.
5. Sereal
Beberapa wanita yang sedang menjalani program diet terkadang lebih memilih sereal sebagai menu sahur mereka daripada makanan berat. Menurut Erikar, sereal kaya akan gluten yang sulit dicerna. Belum lagi campuran susu putih yang membuat sistem cerna makin buruk ketika dikonsumsi pagi hari.
6. Daging Merah
Daging merah kerap kali dimasak sebagai hidangan utama ketika sahur dan berbuka puasa. Padahal daging merah sulit mencerna protein dan kandungannya tidak mudah diproses menjadi asam amino untuk tubuh. Butuh waktu minimal empat jam untuk mencerna daging merah. Sebaiknya kurangi mengonsumsi daging merah selama Ramadhan agar kondisi tubuh tetap stabil dan tidak mengalami gangguan kesehatan.
7. Susu
Bagi sebagian orang, susu menjadi minuman wajib di kala sahur ataupun berbuka puasa. Ternyata susu hewan terutama sapi bisa mengganggu proses pencernaan. Susu memang bergizi tinggi tapi faktanya susu hewan tidak baik dikonsumsi secara rutin untuk kesehatan. Untuk itu, Anda bisa menggantikan susu dengan minum banyak air putih.
8. Makanan Olahan
Makanan olahan seperti bakso, sosis, atau daging asap mengandung garam yang tinggi pada saat proses pengolahannya. Hal ini bisa berbahaya bagi tubuh jika dikonsumsi secara rutin, terutama ketika Ramadhan karena kondisi kesehatan sedang tidak stabil.