Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Banyak Makan Buah dan Sayuran Segar Bikin Anda Lebih Bahagia

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 15 Okt 2012 09:38 WIB
...
Dok. Thinkstock
Jakarta - Makan buah dan sayuran segar sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Tak hanya itu, pola makan sehat ini juga bisa membuat Anda lebih bahagia.

Para ilmuwan mengatakan, diet dengan mengonsumsi sedikitnya delapan porsi buah dan sayuran segar setiap hari akan membuat Anda lebih bahagia dan optimis memandang masa depan. Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti menganalisa hasil survei yang diikuti oleh 80 ribu responden.

Survei tersebut ingin melihat bagaimana pola makan mereka serta pengaruhnya terhadap emosi dan perasaan secara umum. Setiap responden diberikan skor antara 0 sampai 10 berdasarkan tingkat kepuasan mereka dalam hidup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Seperti dikutip dari Health Me Up, studi tersebut menemukan bahwa responden yang makan sekitar delapan porsi buah dan sayuran mencatat skor rata-rata lebih tinggi satu poin dibandingkan mereka yang tidak makan sayur dan buah sebanyak itu. Hasil analisa tersebut tidak berubah meskipun pola diet juga dibarengi dengan olahraga --olahraga juga bisa memengaruhi mood.

Meskipun belum belum diketahui secara pasti bagaimana buah dan sayur bisa meningkatkan kesehatan rohani, tapi ada satu zat yang dinilai menjadi salah satu faktornya. Zat itu adalah antioksidan, yang selain melindungi tubuh dari radikal bebas yang merusak, juga diketahui juga mengurangi tingkat stres.

Studi tersebut juga menemukan, anak-anak yang makan lebih banyak buah dan sayur, risiko mengalami depresi saat dewasa nanti akan berkurang. "Studi ini telah menunjukkan hasil yang mengejutkan. Kami tahu bahwa buah dan sayur mengandung banyak antioksidan yang berfungsi melindungi tubuh dari serangan luar," ujar Andrew Oswald dari Warwick University's Department of Economics, yang memimpin penelitian.

Ia melanjutkan, "Tapi bagaimana itu bekerja hingga ke pikiran dan emosi, para peneliti belum tahu."

(hst/hst)
...
Hide Ads