Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Olahraga Teratur Buat Orang Mau Makan Sehat

wolipop
Senin, 05 Des 2011 10:15 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Olahraga atau latihan fisik secara teratur ternyata dapat memengaruhi pola makan seseorang jadi lebih sehat. Orang yang senang olahraga, otaknya jadi lebih mudah mengontrol perilaku makan dan mendorongnya untuk memilih makan sehat.

Menurut hasil studi terbaru, olahraga dapat mendorong pola makan sehat dengan mengubah bagian otak yang memengaruhi perilaku impulsif (terus menerus). Ulasan studi baru tersebut dilakukan oleh para peneliti dari Spanyol dan Amerika Serikat yang telah diterbitkan dalam jurnal Obesity Reviews.

Para peneliti menyimpulkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, orang dikelilingi oleh makanan-makanan lezat yang menggoda. Sehingga, bagian dari otak yang bertanggung jawab untuk mengontrol makan mengalami ketegangan tanpa henti. Namun dengan melakukan olahraga secara teratur bisa meningkatkan kemampuan mengontrol makan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak penelitian menunjukkan bahwa latihan fisik atau olahraga tampaknya dapat memicu pola diet yang sehat. Bahkan, ketika olahraga disertakan dalam program penurunan berat badan, maka program tersebut akan lebih sukses," kata Dr. Miguel Alonso Alonso, seorang ahli saraf Spanyol yang bekerja di Harvard-affiliated Beth Israel Deaconess Medical Center seperti dikutip dari detikhealth.

Ada bukti bahwa latihan fisik atau olahraga secara teratur dapat menyebabkan perubahan kerja dan struktur otak. Para peneliti menyimpulkan bahwa, perubahan tersebut tampaknya mendukung gagasan bahwa olahraga secara teratur memperbaiki fungsi eksekutif otak, dan peningkatan hubungan dengan korteks pre-frontal. Salah satu fungsi eksekutif otak adalah kontrol inhibisi (kontrol pencegahan) yang membantu menahan perilaku impulsif seseorang.

Latihan fisik secara teratur menghasilkan efek potensial pada fungsi eksekutif otak, termasuk kemampuan untuk kontrol inhibisi. Sehingga dapat membantu seseorang untuk melawan banyak godaan makanan yang dihadapi sehari-hari, terutama makanan yang tinggi kalori.

"Olahraga juga membawa manfaat lain, seperti membuat otak lebih peka terhadap tanda-tanda fisiologis. Hal tersebut tidak hanya membantu untuk mengontrol nafsu makan, tetapi juga memodifikasi respon impulsif terhadap rangsangan makanan," kata para peneliti.

Manfaat dari latihan fisik yang dirasakan dalam jangka pendek, yaitu mempercepat metabolisme tubuh. Sedangkan manfaat dalam jangka panjang adalah mengubah perilaku atau pola makan. Maka itu penting untuk menyertakan olahraga dalam rutinitas sehari-hari baik di rumah, sekolah, atau kantor.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads