Cara Memaksimalkan Manfaat Latihan Kardio
wolipop
Kamis, 21 Jul 2011 10:12 WIB
Jakarta
-
Latihan kardio atau aerobik, merupakan jenis olahraga yang berfungsi menguatkan jantung dan paru-paru. Gerakan-gerakan dalam olahraga ini membuat jantung berdetak lebih cepat dan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.
Latihan fisik ini biasanya dilakukan untuk membakar kalori berlebih dan lemak dalam tubuh. Lebih dari itu, latihan kardio bisa mengurangi risiko berbagai penyakit kronis, mengontrol berat badan dan meningkatkan mood.
Oleh karena itu, banyak para ahli menyarankan untuk melakukan aerobik setiap hari. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari latihan ini, Anda harus memerhatikan durasinya.
"Kita perlu olahraga untuk membakar lemak dan kalori berlebih. Tapi jangan sampai tubuh kekurangan oksigen. Akibatnya, yang terbakar bukan lemak tapi otot," jelas Dr. Inge Permadhi, MS, Sp.GK, ahli nutrisi klinis, kepada Wolipop.
Lalu, berapa durasi yang tepat untuk latihan kardio? The American College of Sports Medicine seperti dilansir Livestrong, merekomendasikan 30 menit adalah waktu yang tepat. Melakukan aerobik selama setengah jam setiap hari, cukup untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko penyakit kronis bagi orang dewasa dengan kondisi badan normal (tidak sakit atau lelah).
Tapi bila Anda ingin mempercepat pembakaran kalori, aerobik bisa dilakukan selama 60 menit. Jika merasa tidak sanggup latihan secara intens dalam satu sesi, Anda bisa membaginya menjadi dua sesi; 30 menit di sesi pertama, dan sisanya di sesi kedua. Beri jeda waktu 10 menit untuk istirahat.
Intensitas dan frekuensi yang tepat bisa membantu Anda mendapatkan keuntungan maksimal dari latihan ini. Lakukanlah Aerobik sesuai frekuensi yang direkomendasikan, yaitu lima hari seminggu.
Jika Anda masih bisa berbicara lancar (tidak terengah-engah) saat melakukan gerakan aerobik, berarti Anda berada dalam intensitas latihan yang tepat. Namun untuk memastikannya, cobalah hitung detak jantung Anda dengan alat pengukur khusus yang biasanya disediakan di tempat fitnes.
Meskipun latihan kardio memberi banyak manfaat bagi tubuh, Anda tetap harus memeriksa kondisi kesehatan. Bila Anda pernah mengalami sakit parah, atau kondisi yang tidak aman untuk olahraga, sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter sebelum memulai latihan ini. Bagi pemula, jangan langsung ikut sesi olahraga dengan intensitas tinggi karena bisa menyebabkan cedera. Pilihlah latihan aerobik yang nyaman buat Anda, sehingga tidak cepat bosan.
(hst/kik)
Latihan fisik ini biasanya dilakukan untuk membakar kalori berlebih dan lemak dalam tubuh. Lebih dari itu, latihan kardio bisa mengurangi risiko berbagai penyakit kronis, mengontrol berat badan dan meningkatkan mood.
Oleh karena itu, banyak para ahli menyarankan untuk melakukan aerobik setiap hari. Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari latihan ini, Anda harus memerhatikan durasinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, berapa durasi yang tepat untuk latihan kardio? The American College of Sports Medicine seperti dilansir Livestrong, merekomendasikan 30 menit adalah waktu yang tepat. Melakukan aerobik selama setengah jam setiap hari, cukup untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko penyakit kronis bagi orang dewasa dengan kondisi badan normal (tidak sakit atau lelah).
Tapi bila Anda ingin mempercepat pembakaran kalori, aerobik bisa dilakukan selama 60 menit. Jika merasa tidak sanggup latihan secara intens dalam satu sesi, Anda bisa membaginya menjadi dua sesi; 30 menit di sesi pertama, dan sisanya di sesi kedua. Beri jeda waktu 10 menit untuk istirahat.
Intensitas dan frekuensi yang tepat bisa membantu Anda mendapatkan keuntungan maksimal dari latihan ini. Lakukanlah Aerobik sesuai frekuensi yang direkomendasikan, yaitu lima hari seminggu.
Jika Anda masih bisa berbicara lancar (tidak terengah-engah) saat melakukan gerakan aerobik, berarti Anda berada dalam intensitas latihan yang tepat. Namun untuk memastikannya, cobalah hitung detak jantung Anda dengan alat pengukur khusus yang biasanya disediakan di tempat fitnes.
Meskipun latihan kardio memberi banyak manfaat bagi tubuh, Anda tetap harus memeriksa kondisi kesehatan. Bila Anda pernah mengalami sakit parah, atau kondisi yang tidak aman untuk olahraga, sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter sebelum memulai latihan ini. Bagi pemula, jangan langsung ikut sesi olahraga dengan intensitas tinggi karena bisa menyebabkan cedera. Pilihlah latihan aerobik yang nyaman buat Anda, sehingga tidak cepat bosan.
(hst/kik)
Perawatan dan Kecantikan
Anti Lepek Saat Puasa, Rambut Tetap Fresh Tanpa Keramas Setiap Hari dengan Dry Shampoo Favorit!
Elektronik & Gadget
Wajib Punya Saat Mudik! Kipas Turbo Mini 100 Gear & Powerbank dalam Satu Genggaman!
Elektronik & Gadget
SONY WF-1000XM5 Noise Cancelling True Wireless Earbuds, True Wireless Premium dengan Noise Cancelling Paling Serius di Kelasnya!
Perawatan dan Kecantikan
Rekomendasi Sunscreen Lokal Favorit yang Wajib Dicoba di Bulan Ramadan Supaya Kulit Tetap Terjaga dari Sinar Matahari!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
7 Jus untuk Diet saat Bulan Ramadhan yang Kaya Air dan Serat
Kenapa Puasa Bikin Cepat Lemas? Ini Kesalahan Makan yang Sering Dilakukan
7 Alasan Makan Kurma Saat Sahur Bikin Nggak Mudah Lemas
Sering Gelisah Saat Mau Tidur? Kenali Sleep Anxiety dan Cara Mengatasinya
Begadang dan Telat Makan, Ini Dampaknya ke Jam Biologis Hati Kamu!
Most Popular
1
8 Foto Chuando Tan Pria Paling Awet Muda, Ultah ke-60 Tahun Wajah Bak 30 Tahun
2
Foto: Kate Moss Kembali ke Catwalk Gucci, Seksi Pakai Gaun G-String
3
Pesona Natural Steffi Zamora Usai Lewati Flamingo Era, Makin Glowing & Fresh
4
10 Artis Korea yang Paling Laku Jadi Bintang Iklan, Byeon Woo Seok No. 1
5
Baju Lebaran 2026
Tren Dress Lebaran 2026 di Tanah Abang: Motif Floral & Etnik, Busui Friendly
MOST COMMENTED











































