Atasi Emosi dengan Minum Jus Jeruk
Vera Farah Bararah - wolipop
Minggu, 22 Mei 2011 12:15 WIB
Jakarta
-
Biasanya mendengarkan musik atau mearik napas dalam-dalam menjadi solusi untuk meredam emosi atau amarah. Tapi kini ada juga cara yang terbilang unik namun terbukti cukup efektif, yakni minum segelas jeruk manis.
Cara ini tidak akan mengubah seseorang menjadi benar-benar sabar dan pemaaf, sebab pada titik tertentu kemarahan itu tetap akan muncul. Namun setidaknya campuran gula dalam perasan jeruk membuat batas-batas kesabaran lebih longgar dari yang seharusnya.
Kuncinya memang bukan pada air jeruk melainkan pada glukosa atau gula sederhana dalam minuman tersebut. Di dalam darah, glukosa dikirim juga ke otak sebagai sumber energi yang antara lain berguna untuk mengontrol temperamen dan emosi negatif lainnya.
Kurangnya pasokan gula ke otak bisa menyebabkan emosi negatif tidak terkendali, sehingga menjadi lebih agresif dan mudah tersinggung. Itulah sebabnya hingga batas tertentu es jeruk yang dipermanis dengan gula bisa meredam kemarahan yang meledak-ledak.
Manfaat minum jeruk manis bukan sekedar dugaan teoritis sebab tim dari Ohio State University telah membuktikannya baru-baru ini. Sebanyak 62 pelajar sekolah menengah dilibatkan dalam eksperimen pembuktian yang dipimpin oleh Prof Brad Bushman ini.
Dikutip dari ScienceDaily, para pelajar itu dibagi 2 kelompok, masing-masing diberi minum air jeruk yang sama-sama diberi pemanis. Bedanya, satu kelompok menggunakan pemanis gula sedangkan kelompok yang lain memakai pemanis buatan yang bebas glukosa.
Setelah diberi jeda sekitar 6 menit untuk memberi waktu bagi penyerapan gula ke dalam darah, seluruh partisipan diminta menjalani uji reaksi. Masing-masing saling melakukan provokasi dengan suara-suara berisik yang memekakkan telinga.
Kelompok yang mendapat pemanis buatan lebih mudah terpancing kemarahannya dan mulai tampak agresif pada tingkat kebisingan yang lebih rendah. Sedangkan yang minum air jeruk dengan pemanis gula butuh suara lebih berisik dan juga waktu yang lebih lama sebelum benar-benar terpancing kemarahannya.
"Hasil ini sekaligus menjelaskan mengapa orang-orang dengan gangguan metabolisme gula cenderung lebih agresif, misalnya diabetes. Banyak gula dalam darah, tapi metabolismenya terganggu sehingga tidak sampai otak," ungkap Prof Bushman.
(eya/eya)
Cara ini tidak akan mengubah seseorang menjadi benar-benar sabar dan pemaaf, sebab pada titik tertentu kemarahan itu tetap akan muncul. Namun setidaknya campuran gula dalam perasan jeruk membuat batas-batas kesabaran lebih longgar dari yang seharusnya.
Kuncinya memang bukan pada air jeruk melainkan pada glukosa atau gula sederhana dalam minuman tersebut. Di dalam darah, glukosa dikirim juga ke otak sebagai sumber energi yang antara lain berguna untuk mengontrol temperamen dan emosi negatif lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manfaat minum jeruk manis bukan sekedar dugaan teoritis sebab tim dari Ohio State University telah membuktikannya baru-baru ini. Sebanyak 62 pelajar sekolah menengah dilibatkan dalam eksperimen pembuktian yang dipimpin oleh Prof Brad Bushman ini.
Dikutip dari ScienceDaily, para pelajar itu dibagi 2 kelompok, masing-masing diberi minum air jeruk yang sama-sama diberi pemanis. Bedanya, satu kelompok menggunakan pemanis gula sedangkan kelompok yang lain memakai pemanis buatan yang bebas glukosa.
Setelah diberi jeda sekitar 6 menit untuk memberi waktu bagi penyerapan gula ke dalam darah, seluruh partisipan diminta menjalani uji reaksi. Masing-masing saling melakukan provokasi dengan suara-suara berisik yang memekakkan telinga.
Kelompok yang mendapat pemanis buatan lebih mudah terpancing kemarahannya dan mulai tampak agresif pada tingkat kebisingan yang lebih rendah. Sedangkan yang minum air jeruk dengan pemanis gula butuh suara lebih berisik dan juga waktu yang lebih lama sebelum benar-benar terpancing kemarahannya.
"Hasil ini sekaligus menjelaskan mengapa orang-orang dengan gangguan metabolisme gula cenderung lebih agresif, misalnya diabetes. Banyak gula dalam darah, tapi metabolismenya terganggu sehingga tidak sampai otak," ungkap Prof Bushman.
(eya/eya)
Elektronik & Gadget
Smartwatch Powerful! HUAWEI WATCH FIT 4 Series Bisa Tahan 10 Hari & Punya GPS Akurat
Perawatan dan Kecantikan
Jerawat Bandel Hilang Semalaman? Ini 2 Acne Patch yang Wajib Kamu Coba!
Elektronik & Gadget
Kerja di Tempat Ramai Tapi Tetap Fokus? Rahasianya Ternyata Hanya dengan TWS Ini
Perawatan dan Kecantikan
Tetap Glowing di Tengah Jadwal Super Padat? Ini Rahasia Maskeran Anti Kusam
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Suplemen Multivitamin Vs. Vitamin Satuan, Mana Lebih Baik untuk Tubuh?
Tren Suplemen Patch, Vitamin & Mineral Tak Lagi Ditelan Tapi Ditempel di Kulit
Jerawat di Selangkangan Jangan Diabaikan, Kenali Jenis dan Cara Mengatasinya
Viral di TikTok, Makanan Anjing Jadi Inspirasi Menu Diet
Cara Mandi yang Benar agar Kulit Bersih & Sehat Menurut Dokter, Ini Urutannya
Most Popular
1
TikTok Viral Verificator
Viral Kamar dan Tempat Tidur Penuh Sampah, Identitas Penghuninya Bikin Kaget
2
Dari Paris ke Jakarta, Melihat Lebih Dekat Koleksi Dior Spring-Summer 2026
3
Ramalan Zodiak 3 April: Aquarius Beda Prinsip, Pisces Lebih Sabar
4
Potret Rina Nose Liburan ke Melbourne Bareng Suami, Memukau Usai Oplas Hidung
5
Pangeran Harry Pernah Chat Genit dengan Reporter, Pesannya Kini Terungkap
MOST COMMENTED











































