5 Makanan yang Penting Dikonsumsi Wanita
wolipop
Rabu, 02 Mar 2011 08:47 WIB
Jakarta
-
Lima makanan ini punya nutrisi penting bagi wanita saat menjalani diet. Karena kaya serat, vitamin, zat besi dan potassium yang baik untuk kesehatan tubuh juga mampu mengontrol berat badan.
Apa saja jenisnya? Cari tahu di bawah ini!
1. Sayuran Hijau
Sayuran hijau sepetrti bayam, kacang polong, asparagus, selada dan brokoli kaya sumber serat, vitamin C, vitamin K dan folic acid. Sayuran ini juga menghasilkan mineral penting seperti kalsium, magnesium, zat besi dan potassium. Konsumsi satu jenis sayuran ini minimal satu porsi sehari.
2. Gandum Utuh
Gandum utuh punya 96 persen serat, nutrisi esensial dan vitamin dibandingkan tepung gandum. Ahli nutrisi Honey Shah, seperti dikutip Times of India menerangkan, "Saya menyarankan klien Saya untuk makan roti gandum, pasta gandum dan beras merah karena mengandung banyak nutrisi penting untuk tubuh serta tidak menambah berat badan."
Awali hari Anda dengan sarapan sereal dari gandum utuh, atau roti gandum panggang.
3. Kacang
Masukkan kacang dalam menu diet Anda. Taburkan cacahan kacang di atas salad atau sereal sarapan atau campurkan bersama yoghurt. Kacang kaya akan kandungan protein, magnesium, vitamin B dan vitamin E yang menjadikannya bahan tepat untuk melawan penyakit kanker dan jantung. Kacang mengandung lemak tinggi, tapi lemak tersebut tidak berbahaya dan bersahabat bagi jantung. Namun pastikan konsumsi kacang Anda tidak berlebihan. Cukup makan 15 - 20 butir almond, kacang mede, atau walnut per minggu.
4. Yoghurt
Yoghurt rendah lemak merupakan sumber vitamin, protein dan kalsium. Yoghurt juga menyimpan bakteri baik yang bisa melawan berbagai penyakit. Konsumsi tiga sampai empat cangkir yoghurt per minggu sudah cukup untuk diet Anda. Tapi pastikan yoghurt tidak mengandung gula. Pilih yoghurt tanpa rasa dan tambahkan buah segar di dalamnya.
5. Buah Berry
Pernah bertanya kenapa sebagian besar produk-produk diet mengandung buah berry di dalamnya? Karena buah berry tinggi serat juga membantu mencegah kegemukan. Berry mempunyai kandungan anti oksidan paling tinggi dibandingkan buah lainnya. Antioksidan dalam buah berry tidak hanya menurunkan risiko terkena penyakit, tapi juga mencegah kepikunan. Konsumsi semangkuk penuh buah berry (strawberry, bluberry, raspberry), tiga kali seminggu.
Cari informasi lainnya tentang makanan sehat untuk diet di sini:
3 Mitos Yang Keliru Tentang Makanan
4 Menu Sarapan Sehat yang Rendah Kalori
3 Makanan Pencuci Mulut yang Tidak Bikin Gemuk
Ingin Mengontrol Nafsu Makan? Hindari Makanan Ini!
(hst/hst)
Apa saja jenisnya? Cari tahu di bawah ini!
1. Sayuran Hijau
Sayuran hijau sepetrti bayam, kacang polong, asparagus, selada dan brokoli kaya sumber serat, vitamin C, vitamin K dan folic acid. Sayuran ini juga menghasilkan mineral penting seperti kalsium, magnesium, zat besi dan potassium. Konsumsi satu jenis sayuran ini minimal satu porsi sehari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gandum utuh punya 96 persen serat, nutrisi esensial dan vitamin dibandingkan tepung gandum. Ahli nutrisi Honey Shah, seperti dikutip Times of India menerangkan, "Saya menyarankan klien Saya untuk makan roti gandum, pasta gandum dan beras merah karena mengandung banyak nutrisi penting untuk tubuh serta tidak menambah berat badan."
Awali hari Anda dengan sarapan sereal dari gandum utuh, atau roti gandum panggang.
3. Kacang
Masukkan kacang dalam menu diet Anda. Taburkan cacahan kacang di atas salad atau sereal sarapan atau campurkan bersama yoghurt. Kacang kaya akan kandungan protein, magnesium, vitamin B dan vitamin E yang menjadikannya bahan tepat untuk melawan penyakit kanker dan jantung. Kacang mengandung lemak tinggi, tapi lemak tersebut tidak berbahaya dan bersahabat bagi jantung. Namun pastikan konsumsi kacang Anda tidak berlebihan. Cukup makan 15 - 20 butir almond, kacang mede, atau walnut per minggu.
4. Yoghurt
Yoghurt rendah lemak merupakan sumber vitamin, protein dan kalsium. Yoghurt juga menyimpan bakteri baik yang bisa melawan berbagai penyakit. Konsumsi tiga sampai empat cangkir yoghurt per minggu sudah cukup untuk diet Anda. Tapi pastikan yoghurt tidak mengandung gula. Pilih yoghurt tanpa rasa dan tambahkan buah segar di dalamnya.
5. Buah Berry
Pernah bertanya kenapa sebagian besar produk-produk diet mengandung buah berry di dalamnya? Karena buah berry tinggi serat juga membantu mencegah kegemukan. Berry mempunyai kandungan anti oksidan paling tinggi dibandingkan buah lainnya. Antioksidan dalam buah berry tidak hanya menurunkan risiko terkena penyakit, tapi juga mencegah kepikunan. Konsumsi semangkuk penuh buah berry (strawberry, bluberry, raspberry), tiga kali seminggu.
Cari informasi lainnya tentang makanan sehat untuk diet di sini:
3 Mitos Yang Keliru Tentang Makanan
4 Menu Sarapan Sehat yang Rendah Kalori
3 Makanan Pencuci Mulut yang Tidak Bikin Gemuk
Ingin Mengontrol Nafsu Makan? Hindari Makanan Ini!
(hst/hst)
Perawatan dan Kecantikan
Rahasia Make Up Ringan yang Tetap Bikin Wajah Glowing
Kesehatan
Mau Mulut Tetap Fresh Saat Puasa? 3 Oral Care Ini Bisa Jadi Penyelamat Bau Mulut dan Sariawan
Kesehatan
Kulit Kusam Padahal Sudah Pakai Skincare? Ini Rahasia yang Banyak Orang Lewatkan
Kesehatan
Kenapa Saat Puasa Banyak Orang Butuh Tablet Tambah Darah? Ini Penjelasannya
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Langkah Emas Raih Kemenangan
Sering Lemas Saat Puasa? Ahli Gizi Ungkap Penyebab dan Cara Mengatasinya
8 Kebiasaan Buruk Saat Puasa yang Diam-diam Bikin Berat Badan Naik
Langkah Emas Raih Kemenangan
7 Buah yang Cocok untuk Sahur, Jadi Tidak Gampang Haus dan Lapar
Langkah Emas Raih Kemenangan
Tips Sahur Sehat agar Tidak Lemas Saat Puasa Seharian
Viral di TikTok, Tren Diet 'Makan Plastik' untuk Turun Berat Badan
Most Popular
1
Foto Song Hye Kyo Bikin Fans Salfok, Pria di Belakangnya Diduga Lee Min Ho
2
6 Artis Indonesia Raih Beasiswa LPDP, Kuliah di Monash hingga Stanford
3
Viral Verificator
Tanpa Sewa Ruko, Viral Pria Buka Usaha Laundry di Kamar Sempit Jadi Cuan
4
Ramalan Zodiak 23 Februari: Leo Hadapi Tantangan, Virgo Raih Kesempatan
5
Langkah Emas Raih Kemenangan
Sering Lemas Saat Puasa? Ahli Gizi Ungkap Penyebab dan Cara Mengatasinya
MOST COMMENTED











































