Alasan Untuk Mulai Mengonsumsi Makanan Berserat
wolipop
Kamis, 16 Sep 2010 18:01 WIB
Jakarta
-
Makanan berserat sering dijadikan menu utama saat melakukan diet. Tapi sebelumnya Anda perlu memahami apa itu dan bagaimana cara kerjanya agar lebih menyukai makanan berserat.
Seperti yang dikutip dari carefair, sebenarnya serat termasuk dalam kategori karbohidrat hanya saja tidak memiliki banyak kalori. Serat terbagi menjadi dua yaitu, serat yang larut dalam air dan yang tidak larut.
Serat larut air adalah serat makanan yang dapat larut dalam air hangat atau panas. Ia dapat diendapkan oleh air yang telah dicampur dengan empat bagian alkohol.
Pektin, gum, musilase dan beberapa hemiselulosa adalah serat yang larut dalam air. Serat ini bisa Anda temukan di kacang polong, kedelai, kacang-kacangan, buah, sayuran.
Serat yang larut dalam air akan membentuk gel, sehingga dapat mempercepat penuhnya isi lambung. Keadaan inilah yang menyebabkan rasa lebih cepat kenyang karena membuat volume makanan menjadi besar.
Sementara itu, serat tidak larut diartikan sebagai serat makanan yang tidak dapat larut dalam air hangat ataupun dingin. Serat ini ada pada gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, buah dan sayuran.
Walau tidak larut, serat ini memiliki manfaat yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan menurunkan penyerapan glukosa darah, karena itu, serat ini baik bagi penderita diabetes mellitus.
Menurut para ahli medis, rata-rata orang dewasa diharuskan mengonsumsi serat antara 5 hingga 14 gram per harinya. Namun, jumlah yang tepat tergantung pada usia dan gender pada masing-masing individu. Jika Anda ingin mengetahui jumlah yang tepat, bicaralah dengan dokter Anda untuk mengetahui berapa banyak kebutuhan spesifik Anda.
(eya/eya)
Seperti yang dikutip dari carefair, sebenarnya serat termasuk dalam kategori karbohidrat hanya saja tidak memiliki banyak kalori. Serat terbagi menjadi dua yaitu, serat yang larut dalam air dan yang tidak larut.
Serat larut air adalah serat makanan yang dapat larut dalam air hangat atau panas. Ia dapat diendapkan oleh air yang telah dicampur dengan empat bagian alkohol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serat yang larut dalam air akan membentuk gel, sehingga dapat mempercepat penuhnya isi lambung. Keadaan inilah yang menyebabkan rasa lebih cepat kenyang karena membuat volume makanan menjadi besar.
Sementara itu, serat tidak larut diartikan sebagai serat makanan yang tidak dapat larut dalam air hangat ataupun dingin. Serat ini ada pada gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, buah dan sayuran.
Walau tidak larut, serat ini memiliki manfaat yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah dan menurunkan penyerapan glukosa darah, karena itu, serat ini baik bagi penderita diabetes mellitus.
Menurut para ahli medis, rata-rata orang dewasa diharuskan mengonsumsi serat antara 5 hingga 14 gram per harinya. Namun, jumlah yang tepat tergantung pada usia dan gender pada masing-masing individu. Jika Anda ingin mengetahui jumlah yang tepat, bicaralah dengan dokter Anda untuk mengetahui berapa banyak kebutuhan spesifik Anda.
(eya/eya)











































