Foto: Sambut HUT RI, Wajah Ahok Menjelma Jadi Kain Perca Merah-Putih
Daniel Ngantung - wolipop
Kamis, 17 Agu 2017 10:25 WIB
tautan telah disalin
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
Jakarta - Pameran Kriya Wastra Merah Putih di Museum Tekstil Jakarta ymenampilkan koleksi kain perca dan kain etnik bernuansa merah-putih. Psst, ada wajah Ahok juga.
Pameran digelar oleh Perkumpulan Wastra Indonesia. Menyapa tamu di depan pintu museum, sebuah kain perca berukuran 2,4 x 2,7 meter karya 72 perajin quilting atau quilters. Adapun angka 72 merujuk pada usia RI tahun ini. Diungkapkan Lita Jonathans dari Litbang Wastra Indonesia, kain ini akan diberikan kepada pihak museum. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Koleksi kain perca mendominasi pameran ini dengan total 80an benda pamer. "Hanya 1-2 kain yang sudah ada sejak lama. Sisanya baru dibuat, khusus untuk pameran ini, kata Lita. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Kain perca menjelma dalam beragam bentuk, mulai dari sarung bantal, sendal, tas, selimut, hingga seperti lukisan.Β Beberapa di antaranya tampil dalam instalasi seni yang unik. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Tidak hanya warna, tapi motif-motif yang diangkat juga menggambarkan keragaman budaya Nusantara. Mulai dari motif binatang khas Indonesia hingga rumah-rumah adat. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Hadir pula kain dengan motif kelima butir Pancasila lengkap dengan lambangnya. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Benda pamer lainnya yang menarik perhatian adalah kain perca bergambar wajah mantan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok. Karya M. Laksmintarti Soeparwoto ini bertajuk 'Badai'. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Β Kain perca bergambar wajah Ahok itu bersandingan dengan Proklamator Kemerdekaan RI sekaligus Presiden Pertama RI, Ir. Sukarno. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Selain kain perca, pameran ini turut mengangkat kekayaan wastra Nusantara, mulai dari batik, tenun, bahkan hingga bordir dan sulam. Foto: Daniel Ngantung/Wolipop
Perkumpulan Wastra Indonesia juga menggelar bazaar, workshop, serta diskusi dengan topik seputar kekayaan kain tradisional Indonesia. Rangkaian acara berlangsung hingga 26 Agustus mendatang. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)
Lita berharap, kegiatan ini dapat menumbuhkan rasa cinta masyarakat pada budaya Indonesia yang begitu kaya, sekaligus memotivasi untuk aktif berpartisipasi dalam upaya pelestariannya. (Foto: Daniel Ngantung/Wolipop)