- Salah satu event mode terbesar di Asia, Hong Kong Fashion Week tengah berlangsung. Pagelaran yang dimulai sejak 13 Januari hingga 16 Januari 2014 itu juga diisi oleh koleksi desainer internasional dari 29 negara berbeda, termasuk di antaranya dari Indonesia. Simak seperti apa tren keluaran terbaru dari koleksi Fall/Winter 2014 dengan klik next:
Pertunjukan hari pertama dibuka oleh desainer negeri sendiri, yaitu Ika Butoni. Desainer Indonesia yang kini berbasis di Hong Kong itu menampilkan koleksi gaun malam kaya detail. Selain gaun malam, ada juga padanan bernuansa edgy, terdiri atas jaket atau vest biker berbahan kulit. Sentuhan animal printed juga dituangkan sang desainer ke dalam koleksi berpotongan tegas itu.
Masih di hari pertama, desainer Hong Kong bernama Ken So menampilkan koleksi bridal yang didominasi warna putih yang klasik.
Berikutnya ada pagelaran mode yang mendatangkan desainer dari Peru, Henry Vela dengan labelnya Velavera. Show di hari kedua itu menampilkan koleksi musim dingin yang terdiri atas dress ataupun sweater berbahan rajut.
Koleksi penuh rajutan juga hadir dalam koleksi Danielle Chiel. Koleksi Danielle tampak sederhana dan begitu kasual. Misalnya saja sweatshirt putih berbahan rajut yang dipadu bersama celana kuning neon. Ataupun atasan rajut dengan detail cape.
Pertunjukan berikutnya mungkin terinspirasi dari kemegahan show tahunan Victoria's Secret. Pagelaran itu datang dari brand lingerie Sky-High Underwear. Para model tampak mengenakan properti yang sesuai dengan tema underwear, seperti topeng, bunga, kipas, bahkan sayap.
Burma's Mogok Pauk Pauk, salah seorang desainer berbakat asal Hong Kong menghadirkan koleksi bridal yang tampak modern. Misalnya saja gaun warna coklat keemasan dengan rok bulu dan taburan payet berikut ini.
Desainer Indonesia kembali mengisi panggung runway HKFW. Kali ini giliran Linda Mariani dengan koleksi gaun malam couture yang glamour. Permainan detail dan aksesori berukuran besar menjadi highlight di koleksi Linda.
Berikutnya ada koleksi bernuansa minimalis dari label Volare by Franco Yeung. Palet putih mendominasi rangkaian koleksi satu ini. Clutch berukuran besar warna emas terlihat menghiasi penampilan para model.
Potongan bergaya minimalis dengan palet monokrom juga hadir di pertunjukan House of V. Salah satunya adalah setelan atasan dan celana bermotif geometris berpotongan unik ini. Tampak sang desainer menambahkan aksen bulu di bagian pergelangan tangan baju-baju rancangannya.
Label asal Hong Kong, Weave menghadirkan koleksi bergaya maskulin untuk tren Fall/Winter 2014. Namun padanan itu dibuat lebih glamour dengan material metalik. Salah satunya adalah setelan blazer dan celana skinny berikut ini. Bisa jadi inspirasi Anda untuk dikenakan ke pesta.
(Alissa Safiera / als)