Jakarta - Rose Nocturnalia hobi bergaya Lolita Gothic yang memang tak biasa. Sering mendapat komentar tak menyenangkan, Rose semakin sering diserang karena warna kulitnya
Rose Nocturnalia atau Chelsea Clarke punya banyak pengikut di media sosial karena gayanya yang tidak biasa. Ia suka berpakaian Gothic Lolita yang dianggap aneh bagi sebagian orang. Rose pun sering mendapat komentar kurang menyenangkan karena berkulit hitam. Foto: Instagram @rosenocturnalia
Rose pertama kali terpukau dengan gaya busana Lolita Gothic karena terlihat keren. Berkat internet, wanita 28 tahun tersebut mulai menyukai musik gotik sejak usia 11 tahun lalu dari sejumlah forum, ia menemukan gaya busana ini menarik karena menggabungkan Victoria yang klasik tapi kelam dan kawaii di saat bersamaan. Foto: Instagram @rosenocturnalia
"Ada sedikit miskonsepsi populer bahwa Lolita adalah tahapan aneh dari perkembangan yang terjebak, terobsesi dengan masa anak-anak, atau menolak untuk bergabung dengan dunia dewasa. Pada kenyataannya, kebanyakan dari kami adalah orang dewasa, orang bekerja berusia 20-40, kamu butuh kerja untuk membayar semua ini, kami hanya suka berdandan dan bersenang-senang," katanya dilansir Vogue. Foto: Instagram @rosenocturnalia
Lolita Gothic pun membuatnya berkomitmen untuk tidak menjadi orang konsumtif. Rose kebanyakan mendapatkan busananya dari forum-forum yang menjual baju gotik atau Lolita bekas. Foto: Instagram @rosenocturnalia
Sayangnya karena gaya berpakaian itu, Rose sering menjadi target bully. Terlebih banyak orang yang salah menyangka bahwa komunitas mereka itu depresi, keras, atau memakai narkoba. Bahkan pernah beberapa guru Rose mendatanginya dan bertanya apa ia menggunakan obat-obatan. Foto: Instagram @rosenocturnalia
"(Saat di sekolah) beberapa guruku mendatangiku, khawatir aku menggunakan obat-obatan, padahal kenyataannya aku terlalu takut untuk mencobanya. Orang dewasa pada dasarnya memperlakukanku dengan banyak kecurigaan," kata wanita yang juga YouTuber itu. Foto: Instagram @rosenocturnalia
"Aku bahkan tidak bisa pergi ke toko tanpa diikuti oleh staf sementara teman-temanku benar-benar tidak dipedulikan. Aku bahkan pernah dihentikan oleh polisi beberapa kali padahal aku tidak tidak pernah membayangkan remaja yang kurus bisa begitu mengancam," katanya. Foto: Instagram @rosenocturnalia
Hal tersebut tentu membuatnya terluka karena sebenarnya Rose ingin disukai orang. Sempat bersikap negatif sebagai mekanisme bertahannya, namun kini ia telah menerima dirinya sendiri. Foto: Instagram @rosenocturnalia
Rose juga sering dikomentari jahat karena berkulit hitam dan berpakaian Lolita. Namun ia senang bisa berbagi mengenai masalahnya ituΒ di YouTube terlihat banyak orang yang mengalami hal serupa. Foto: Instagram @rosenocturnalia
"Tidak banyak influencer gotik di YouTube seperti itu. Hampir tidak ada orang kulit berwarna. Hanya dengan bisa terlihat di platform ini sebagai orang kulit berwarna mengirim pesan bahwa kita juga punya tempat di subkultur gotik," Foto: Instagram @rosenocturnalia
(Rahmi Anjani)