Jakarta - Puteri Pariwisata 2008 Chika Mailoa menceritakan pengalamannya saat dua kali positif Corona hingga sembuh total. Ini sosok Chika dan kisahnya.
Puteri Pariwisata Indonesia 2008 Albertina Fransisca Mailoa atau akrab disapa Chika Mailoa termasuk salah satu dari belasan ribu orang di Indonesia yang terinfeksi virus Corona. Dia bahkan dua kali dinyatakan positif COVID-19. Foto: instagram @chikamailoa
Chika mengungkapkan kisahnya terpapar virus Corona dua kali hingga akhirnya bisa sembuh. Dia menduga dirinya terinfeksi dari sang ibu. Foto: instagram @chikamailoa
Tak kunjung sembuh saat merasakan gejala flu, pada 19 Maret 2020, Chika memutuskan berobat ke tetangganya yang seorang dokter. Saat itu sang dokter meresepkannya vitamin, tanpa obat antibiotik. Namun dokter tersebut sudah memperingatkannya kalau sakitnya ini mirip dengan gejala virus Corona. Dokter pun menyarankannya untuk segera ke rumah sakit jika merasakan sesak nafas. Foto: instagram @chikamailoa
Pada 25 Maret 2020 dini hari, sekitar waktu Subuh, Chika memutuskan pergi ke IGD salah satu rumah sakit di Makassar, bersama ayah dan ibunya. Saat itu, ayahnya juga dalam kondisi sakit diabetes, hipertensi dan pernah menderita stroke. Foto: instagram @chikamailoa
Pada 26 Maret 2020, Chika dan ibunya menjalani tes swab. Empat hari kemudian hasilnya keluar dan keduanya dinyatakan positif terinfeksi virus Corona. Pada 27 Maret, Chika dan ibunda dipindahkan ke gedung lain dari rumah sakit tersebut untuk isolasi. "Kita dipindah ke gedung isolasi, ada gedung baru, kamarnya lumayan bagus, bersih, ada AC, kamar mandi dan manusiawilah. Kita di rumah sakit selama tiga minggu karena mau menunggu papa dan menunggu swab test yang ketiga," jelasnya saat dihubungi Wolipop via telepon. Foto: instagram @chikamailoa
Setelah pertamakali dinyatakan positif Corona, Chika menjalani tes swab kedua dan hasilnya negatif. Namun dia harus menjalani tes swab ketiga untuk memastikan di dalam tubuhnya benar-benar sudah tidak ada virus Corona. Wanita 35 tahun itu bersyukur hasil tes swab ketiganya dirinya dinyatakan negatif virus Corona. Begitu juga dengan ayah dan ibunya. Chika dan kedua orangtuanya pun memutuskan menjalani isolasi mandiri di rumah. Foto: instagram @chikamailoa
Β Namun pada 13 April 2020, belum sampai sebulan setelah pertamakali dinyatakan Corona, Chika kembali merasakan demam dan keirngat dingin. "Badanku itu kayak tertusuk-tusuk, keluar dingin dann agak panas. Aku mulai stres lagi, emang sih aku sudah pisah tidur dengan anak-anak, cuman semuanya sudah siap-siap mau hidup normal lagi di dalam rumah," ujar ibu dua anak itu. Foto: instagram @chikamailoa
Chika pun memutuskan kembali menjalani tes swab. Begitu juga kedua orangtuanya. Tak disangka, dia kembali dinyatakan positif COVID-19, sedangkan kedua orangtuanya negatif. "Itu rasanya kayak lebih terguncang da sedih banget dibandingkan dinyatakan pertama kalinya itu. Ini kenapa kok bisa terulang lagi, langsung saya telepon dokter. Dokter pun memberikan penjelasan dan obat anti virus dari rumah sakit. Dokter minta aku jangan memikirkan apa-apa, fokus kepengobatan," katanya. Foto: instagram @chikamailoa
Dua kali dinyatakan positif COVID-19, Chika langsung melakukan lockdown pada dirinya sendiri. Dia tinggal di dalam kamar saja. "Aku nggak boleh ke mana-mana. Makan pun menunggu orang rumah langsung diantar ke kamarku. Kegiatanku di dalam kamar terus, itu sedihnya minta ampun. Dua hari itu saya menangis terus. Aku sudah gembar-gembor di media sosial kalau aku sudah sembuh, teman-teman aku sudah memberikan selamat," tuturnya. Foto: instagram @chikamailoa
Β Chika bersyukur kini dirinya kembali dinyatakan sudah terbebas dari virus Corona. Berdasarkan tes swab keempat yang dijalaninya pada 22 April 2020, hasilnya negatif. Begitu juga dari tes swab kelima yang dilakukannya pada 27 April, hasilnya juga negatif. "Jadi sekarang aku masih menunggu surat dari dinas kesehatan bahwa aku bebas COVID-19. Dan aku masih belum boleh ke mana-mana dulu," ucapnya. Foto: instagram @chikamailoa
(Pool)