Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Semua Model Dolce & Gabbana Berkulit Putih, Bella Hadid Geram

Daniel Ngantung - wolipop
Selasa, 20 Jan 2026 09:03 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Bella Hadid menghadiri pemutaran perdana serial FX The Beauty di Museum of Modern Art pada 14 Januari 2026 di New York City.
Bella Hadid (Foto: Getty Images/Theo Wargo)
Milan -

Bella Hadid mengkritik rumah mode Dolce & Gabbana usai pergelaran koleksi menswear mereka di Milan Fashion Week baru-baru ini. Kritik tersebut menyoroti minimnya keberagaman model yang tampil di panggung peragaan.

Dalam sebuah video Instagram yang menyoroti peragaan busana Dolce & Gabbana Menswear Fall/Winter 2026-2027, terlihat bahwa seluruh model yang ditampilkan adalah pria kulit putih. Menanggapi hal tersebut, Bella Hadid menuliskan komentar bernada keras.

"Terkejut masih ada orang yang mendukung perusahaan ini. Sangat memalukan. Model, stylist, casting. Semuanya," tulis perempuan 29 tahun itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak berhenti di situ, ia menambahkan komentar lanjutan yang menegaskan sikapnya. "Sudah lama 'dibatalkan'... bertahun-tahun rasisme, seksisme, fanatisme, xenofobia. Kenapa kita masih kaget?" tulisnya. Pernyataan tersebut dengan cepat menarik perhatian publik dan memicu perdebatan di kalangan penggemar maupun pelaku industri mode soal representasi dan inklusivitas.

Bella Hadid menghadiri pemutaran perdana serial FX Bella Hadid menghadiri pemutaran perdana serial FX "The Beauty" di Museum of Modern Art pada 14 Januari 2026 di New York City. (Foto: WireImage/Michael Loccisano)

Bella dikenal kerap bersuara lantang mengenai isu sosial dan politik. Ia sering memanfaatkan platform media sosialnya untuk mengkritik perilaku atau praktik yang dianggap merugikan dan eksklusif. Komentar terbarunya ini kembali memantik diskusi luas mengenai pentingnya keberagaman dan akuntabilitas dalam industri fashion, terlebih di ajang besar berskala global seperti Milan Fashion Week.

ADVERTISEMENT

Dolce & Gabbana sendiri bukan pertama kali diterpa kontroversi. Rumah mode besutan duo desainer Domenico Dolce dan Stefano Gabbana tersebut pernah menghadapi sejumlah kritik serius. Pada 2013, keduanya divonis bersalah dalam kasus penggelapan pajak. Dua tahun kemudian, mereka menuai kecaman dari sejumlah selebriti setelah melontarkan pernyataan kontroversial mengenai bayi tabung (IVF) dan struktur keluarga alternatif.

Kontroversi lain muncul pada 2018 ketika merek tersebut dituding melontarkan komentar rasis terhadap China. Saat itu, pihak Dolce & Gabbana mengklaim akun media sosial mereka diretas dan merilis video permintaan maaf, yang kemudian dihapus.

Meski demikian, Dolce & Gabbana hingga kini masih rutin menggelar peragaan di pekan mode dunia dan tetap menarik kehadiran para bintang papan atas. Para selebriti juga terlihat masih memakai koleksi Dolce & Gabbana di karpet merah. Madonna bahkan belum lama ini tampil sebagai bintang iklan parfumnya.

Sampai saat ini, pihak Dolce & Gabbana belum memberikan tanggapan resmi terkait kritik terbaru dari Bella Hadid.

(dtg/dtg)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads